Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Tertua Inter Milan pada 2023/2024, Masih Jadi Andalan!
Henrikh Mkhitaryan (twitter.com/HenrikhMkh)

Inter Milan banyak kedatangan nama-nama baru pada musim panas 2023. Beberapa di antaranya merupakan pemain yang sudah berusia tua. Kendati tak lagi muda, kualitas mereka masih mampu bersaing dengan para pemain lain.

Sederet pemain gaek juga masih dipercaya Inter Milan. Mereka menjadi andalan berkat pengalaman matang. Peran mereka dengan pemain yang lebih muda membuat I Nerazzurri bisa bersaing di jalur juara. 

Siapa saja mereka? Berikut lima pemain tertua Inter Milan pada 2023/2024.

1. Francesco Acerbi merupakan pemain paling gaek di Inter Milan

Francesco Acerbi (instagram.com/francescoacerbi88)

Francesco Acerbi merupakan pemain tertua di skuad Inter Milan. Saat ini, sang bek sudah berusia 35 tahun. Ia baru saja dipermanenkan dari Lazio pada musim panas 2023 lalu. Hal tersebut tidak terlepas dari peran pentingnya selama masa peminjaman pada 2022/2023 lalu. Ia sukses membawa I Nerazzurri kompetitif dan menembus final Liga Champions Eropa. 

Bek internasional Italia ini sudah terlibat dalam 56 pertandingan di semua ajang. Acerbi mampu menyumbang 2 gol dan 1 assist. Selain membawa Inter Milan mencapai final Liga Champions Eropa pada musim lalu, ia juga menghadirkan prestasi lain. Ia berperan penting dalam keberhasilan I Nerazzurri merengkuh gelar juara Copa Italia dan Supercoppa Italiana. 

2. Juan Cuadrado baru bergabung pada musim panas 2023

Juan Cuadrado (instagram.com/cuadrado)

Juan Cuadrado bergabung ke Inter Milan secara bebas transfer pada musim panas 2023. Ia mengakhiri masa 8 tahunnya bersama Juventus. Pemain berusia 35 tahun ini datang ke skuad I Nerazzurri membawa pengalaman matang. 

Gelandang asal Kolombia ini telah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik di Serie A Italia. Selama memperkuat Juventus, Cuadrado telah meraih lima scudetto. Pencapaian tersebut juga diciptakan dalam 5 musim beruntun pada 2015–2020. Mental juara yang dimilikinya diharapkan dapat dipraktikkan di Inter Milan untuk kompetitif.

3. Yann Sommer menjadi andalan di pos penjaga gawang

Yann Sommer (instagram.com/ysommer1)

Yann Sommer direkrut Inter Milan dari Bayern Munich pada musim panas 2023. Ia diboyong dengan biaya senilai 6,75 juta euro atau Rp112 miliar. Kontrak berdurasi 3 tahun hingga 2026 menjadi kesepakatan yang dicapai. Kedatangannya ke Inter Milan ini ditujukan sebagai pengganti Andre Onana yang hengkang ke Manchester United.

Kendati sudah berusia 34 tahun, Sommer datang dengan pengalaman matang. Sejauh ini, ia menjadi andalan utama di bawah mistar gawang I Nerazzurri. Sejauh ini, kiper berpaspor Swiss sudah bermain dalam 10 laga di berbagai ajang. Ia mampu mencatatkan 6 clean sheet dan baru kebobolan 6 gol.

4. Alexis Sanchez kembali memperkuat Inter Milan untuk kedua kalinya

Alexis Sanchez (twitter.com/Inter)

Alexis Sanchez memutuskan kembali bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2023. Hal itu menyusul kontraknya yang habis bersama Olympique Marseille. Sebelumnya, ia membela I Nerazzurri pada 2020–2022. 

Bomber berusia 34 tahun ini menjadi salah satu pilar kebangkitan Inter Milan. Pada periode pertamanya, Sanchez memainkan 109 pertandingan dengan torehan 20 gol dan 23 assist. Ia juga turut membantu I Nerazzurri merengkuh scudetto pada 2020/2021 lalu. Kembalinya sang striker ini menambah kedalaman skuad di lini penyerangan.

5. Henrikh Mkhitaryan menjadi gelandang tengah andalan

Henrikh Mkhitaryan (twitter.com/HenrikhMkh)

Henrikh Mkhitaryan memasuki musim keduanya bersama Inter Milan pada 2023/2024. Ia bergabung pada musim panas 2022 lalu dari AS Roma secara bebas transfer. Usianya saat ini menginjak 34 tahun, tetapi kemampuannya sebagai gelandang masih terbukti ciamik.

Kualitasnya sebagai gelandang tengah mampu membawa Inter Milan kompetitif. Secara keseluruhan, Mkhitaryan telah bermain dalam 59 pertandingan di semua ajang. Ia mampu menciptakan 7 gol dan menghasilkan 3 assist. 

Para pemain di atas membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang. Kendati tak lagi muda, kualitas mereka bermain di level top masih bisa diandalkan. Mereka mampu membawa Inter Milan kompetitif dalam perebutan gelar juara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team