Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pemain Top yang Menerima Gaji Terlalu Rendah, Siapa Saja?
Trent Alexander-Arnold. (liverpoolfc.com)

Seorang pesepak bola top tentu erat kaitannya dengan gaji tinggi dan kehidupan yang mewah. Hal tersebut memang sejalan dengan apa yang ia raih dan berikan bagi klubnya masing-masing. Semakin bagus performa seorang pemain, akan semakin besar juga gajinya.

Namun, hal tersebut tak terjadi pada beberapa pesepak bola top saat ini. Meski tampil impresif dan memberikan kontribusi besar bagi timnya, 5 pemain ini justru mendapatkan bayaran yang terbilang murah dibandingkan rekan satu timnya. Siapa sajakah pemain tersebut? Berikut daftarnya.

1. Phil Foden - 12 ribu pounds/pekan

premierleague.com

Phil Foden kini menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu gelandang muda terbaik saat ini. Bersama Manchester City, ia mendapat menit bermain yang melimpah dan menjadi pemain kunci. Namun, di balik kegemilangannya saat ini, Foden menerima gaji yang cukup murah.

Per minggunya, pemain berpaspor Inggris ini hanya menerima bayaran sebesar 12 ribu pounds atau sekitar Rp238 juta. Gaji yang cukup kecil bagi seorang pemain yang tengah naik daun. Namun, kemungkinan gajinya akan naik tentu semakin besar lantaran performa Foden yang ciamik dalam beberapa pertandingan terakhir.

2. Scott McTominay - 20 ribu pounds/pekan

Scott McTominay. (90min.com)

Meski tak selalu tampil di setiap pertandingannya, Scott McTominay turut memegang peranan penting di lini tengah Manchester United. Bersama nama-nama lain macam Fred dan Nemanja Matic, mereka bergiliran mengisi gelandang jangkar Setan Merah.

Uniknya, McTominay malah menerima gaji yang cukup murah dibandingkan kontribusi yang telah ia berikan. Pemain jebolan akademi The Red Devils tersebut hanya menerima gaji sebesar 20 ribu pounds atau setara Rp398 juta per pekannya. Jumlah yang kalah jauh ketimbang David De Gea yang menerima gaji tertinggi.

3. Lautaro Martinez - 50 ribu pounds/pekan

Lautaro Martinez. (sempreinter.com)

Sejak direkrut Inter Milan pada musim 2018/2019 lalu, Lautaro Martinez menjelma sosok penting Nerazzuri di lini serang. Di usianya yang masih 24 tahun, Lautaro sudah dipercaya mengisi posisi penyerang Inter Milan dan berduet dengan Romelu Lukaku sejak musim lalu.

Duet maut tersebut tampil begitu produktif dengan rentetan gol yang terus hadir di tiap laganya. Namun, meski tampil apik, Lautaro tak mendapatkan gaji yang tinggi bersama Nerazzuri. Ia hanya menerima bayaran sebesar 50 ribu pounds atau sekitar Rp994 juta per pekannya.

4. Ferland Mendy - 53 ribu pounds/pekan

Ferland Mendy. (therealchamps.com)

Kehadiran sosok Ferland Mendy di sisi kiri pertahanan Real Madrid tampaknya terbilang tepat. Ia mampu menjalankan perannya tersebut dengan baik dan menggusur Marcelo yang kian menurun performanya ke bangku cadangan. Mendy juga berperan di balik kesuksesan El Real meraih beberapa gelar.

Tercatat, gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol berhasil ia persembahkan untuk Los Blancos. Namun, berbanding terbalik dengan itu, Mendy merupakan salah satu pemain Madrid yang menerima gaji termurah saat ini. Bagaimana tidak, per pekannya Mendy hanya mendapat bayaran 53 ribu pounds atau sekitar Rp1 miliar.

5. Trent Alexander-Arnold - 60 ribu pounds/pekan

Trent Alexander-Arnold. (liverpoolfc.com)

Nama Trent Alexander-Arnold mulai mencuri atensi penggemar sepak bola sejak promosi ke skuad utama Liverpool pada musim 2016/2017 lalu. Beberapa musim setelahnya, Arnold sukses didapuk menjadi bek kanan utama The Reds berkat performa apik yang ia tunjukkan. Ia juga berhasil merengkuh berbagai gelar ke Anfield.

Mulai dari Champions League, Premier League, hingga Piala Dunia Antarklub pernah ia raih bersama Liverpool. Tak ayal, harga pasar Arnold melonjak drastis setelahnya. Namun, hal serupa tak berlaku bagi gaji yang ia terima. Arnold mendapatkan gaji yang terbilang murah, hanya 60 ribu pounds atau sekitar Rp1,2 miliar per pekannya.

 

Itulah 5 pemain top yang mendapatkan gaji kurang berkelas. Meski menunjukkan performa gemilang, para pemain di atas justru mendapat gaji yang terbilang murah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy