Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Pemain Top yang Pernah Berseragam Tottenham dan Everton
potret Richarlison (instagram.com/richarlison)

Intinya sih...

  • Gary Lineker memenangi penghargaan PFA Player of the Year bersama Everton sebelum pindah ke Barcelona dan kemudian Tottenham Hotspur.

  • Gylfi Sigurdsson diboyong oleh Everton dari Swansea City setelah bermain untuk Tottenham Hotspur selama 2 musim.

  • Aaron Lennon menjadi penting bagi Tottenham Hotspur sebelum berlabuh ke Everton, di mana ia mencatatkan 77 penampilan dengan torehan 9 gol dan 6 assist.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tottenham Hotspur dan Everton merupakan klub yang bertahan cukup lama di kasta tertinggi Liga Inggris. Bahkan, kedua tim ini belum pernah terdegradasi sejak era English Premier League (EPL). Meskipun bukan tim favorit juara, Tottenham Hotspur dan Everton tetap menjadi ancaman serius bagi lawan-lawannya.

Tottenham Hotspur maupun Everton juga sering menghasilkan pemain-pemain berkualitas. Bahkan, beberapa pemain pernah memperkuat kedua klub ini.

Berikut lima pemain top yang pernah berseragam Tottenham Hotspur dan Everton.

1. Gary Lineker

Gary Lineker merupakan salah satu pesepak bola legendaris Inggris. Ia menjadi satu-satunya pemain yang mampu meraih gelar top skor Liga Inggris bersama tiga klub berbeda, yakni Leicester City, Everton, dan Tottenham Hotspur.

Penampilan apik Lineker bersama Leicester menarik perhatian Everton yang kemudian merekrutnya pada 1985/1986. Bersama Everton, Gary Lineker berhasil tampil konsisten dengan mencetak empat puluh gol di semua kompetisi.

Berkat penampilan tersebut, Lineker berhasil memenangi penghargaan PFA Player of the Year meskipun gagal mempersembahkan gelar juara bagi Everton. Gary Lineker hanya memperkuat Everton selama semusim sebelum melanjutkan kariernya di Liga Spanyol bersama Barcelona.

Setelah 3 tahun memperkuat Barcelona, Gary Lineker kembali ke Liga Inggris dengan berseragam Tottenham Hotspur. Bersama The Lilywhites, dirinya berhasil mencetak 80 gol dalam 138 penampilan. Lineker juga berhasil mengantarkan Tottenham Hotspur meraih gelar juara Piala FA 1990/1991.

2. Gylfi Sigurdsson

Gylfi Sigurdsson pertama kali didatangkan Tottenham Hotspur dari Hoffenheim pada 2012/2013. Gelandang Islandia ini diboyong dengan harga 8 juta pound sterling atau setara 142 miliar rupiah.

Gylfi Sigurdsson bermain untuk The Lilywhites selama 2 musim dengan mencatatkan 13 gol serta 9 assist dari 83 pertandingan di semua kompetisi. Sigurdsson kemudian berlabuh ke Swansea City pada  2014/2015.

Ia mampu menunjukkan performa  gemilang bersama Swansea City. Hal tersebut menarik perhatian Everton yang kemudian merekrutnya pada 2017/2018 dengan mahar 45 juta pound sterling atau setara 800 miliar rupiah. Bersama The Toffees, Sigurdsson telah mencetak 31 gol dan 25 assist dari 156 penampilan.

3. Aaron Lennon

Tottenham Hotspur mendatangkan Aaron Lennon dari Leeds United dengan biaya murah, yakni 1 juta pound sterling atau sekitar 17 miliar rupiah pada 2005/2006. Lennon kemudian menjelma jadi sosok penting bagi The Lilywhites. Pemain berposisi penyerang sayap ini dikenal memiliki kecepatan yang sering merepotkan pertahanan lawan.

Aaron Lennon menghabiskan waktu selama 1 dekade bersama Tottenham Hotspur sebelum berlabuh ke Everton pada 2015/2016. Bersama Everton, Lennon telah mencatatkan 77 penampilan dengan torehan 9 gol dan 6 assist. Aaron Lennon memperkuat Everton selama 3 musim sebelum hengkang ke Burnley pada 2017/2018.

4. Louis Saha

Louis Saha bergabung dengan Everton pada 2008 dan langsung menjadi striker utama. Ia mencetak banyak gol penting dan menjadi tumpuan lini depan The Toffees dalam beberapa musim. Meski sering diganggu cedera, kualitas finishing dan pergerakannya tetap membuatnya disegani.

Pada 2012, Saha pindah secara singkat ke Tottenham. Masa baktinya di Spurs tidak berlangsung lama, tetapi ia tetap sempat mencatatkan gol di Premier League. Pengalamannya yang luas di sepak bola Inggris menjadikannya figur senior di ruang ganti.

Saat ini, Louis Saha telah pensiun dari sepak bola profesional. Setelah gantung sepatu, ia aktif di dunia bisnis dan berbagai kegiatan di luar lapangan, termasuk proyek kewirausahaan dan pengembangan atlet.

5. Dele Alli

Dele Alli pernah digadang-gadang sebagai salah satu pemain bertalenta saat memperkuat Tottenham Hotspur. Dele didatangkan Spurs dari MK Dons pada 2014/2015. Di bawah asuhan Mauricio Pochettino, Dele Alli menjadi sosok yang tak tergantikan di lini tengah The Lilywhites

Setelah kepergian Pochettino pada 2019, Dele Alli kurang mendapatkan kepercayaan dari pelatih anyar Tottenham Hotspur. Dele kemudian hengkang ke Everton pada bursa transfer musim dingin 2022 dengan status bebas transfer. Saat ini, Dele Alli berstatus tanpa klub (free agent) setelah memutus kontraknya dengan klub Liga Italia, Como, pada September 2025.

6. Richarlison

Richarlison menjadi rekrutan anyar Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas 2022. Ia didatangkan dengan biaya transfer sebesar 52,2 juta pound sterling atau sekitar 918 miliar rupiah. Tottenham Hotspur menawarkan kontrak berdurasi  5 tahun kepada Richarlison.

Tottenham Hotspur menjadi klub Inggris ketiga yang dibela Richarlison. Sebelumnya, ia pernah berseragam Watford dan Everton. Selama 4 tahun berseragam Everton, Pemain asal Brasil ini telah mencetak 53 gol dan 15 assist dari 152 pertandingan di semua kompetisi.

Menarik untuk menantikan pemain selanjutnya yang akan memperkuat kedua tim tersebut. Dari daftar pemain di atas, siapa pemain favorit kamu?

FAQ seputar Pemain Top yang Pernah Berseragam Tottenham dan Everton

Pemain Tottenham mana yang pindah ke Everton?

Beberapa pemain yang pernah pindah atau bermain untuk kedua klub adalah Aaron Lennon (dipinjam lalu dipermanenkan Everton pada 2015), Dele Alli (pindah ke Everton pada 2022), serta Richarlison yang justru bergerak dari Everton ke Tottenham pada 2022.

Siapa pemain Everton yang memegang penampilan terbanyak?

Rekor penampilan terbanyak Everton dipegang oleh Neville Southall, mantan kiper legendaris yang mencatat lebih dari 750 pertandingan di semua kompetisi untuk The Toffees pada periode 1981–1998.

Kenapa Jose Mourinho dipecat Tottenham?

Tottenham memecat Jose Mourinho pada April 2021 karena hasil yang tidak konsisten di Premier League dan performa tim yang dinilai menurun. Keputusan itu diambil hanya beberapa hari sebelum final Piala Liga Inggris musim 2020/2021.

Siapa saja pemain terhebat sepanjang masa di Tottenham?

Beberapa nama yang sering dianggap sebagai pemain terhebat Tottenham antara lain Jimmy Greaves, Glenn Hoddle, Gareth Bale, Luka Modrić, dan Harry Kane, berkat kontribusi besar serta pencapaian individu maupun tim selama membela Spurs.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team