Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pemain mengangkat trofi
ilustrasi pemain mengangkat trofi (unsplash.com/Fauzan Saari)

Intinya sih...

  • Marcos Senna menjadi gelandang bertahan andalan Spanyol di Piala Eropa 2008

  • Santi Cazorla tampil lima kali bagi Spanyol di Piala Eropa 2008

  • Joan Capdevila menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2025 berkat kontribusi kolektif seluruh pemain mereka. Namun, ada beberapa nama yang perannya memang lebih menonjol. Salah satunya Pape Gueye, gelandang andalan Senegal. Gueye tampil 6 kali di Piala Afrika 2025 dan mencetak 3 gol, termasuk gol tunggal kemenangan Senegal di final.

Kiprah Gueye tak hanya mengangkat nama Senegal tetapi juga klubnya, Villarreal. Villarreal bukanlah klub yang sering memiliki pemain bintang. Namun, ada cukup banyak pemain yang pernah membawa negaranya meraih trofi mayor saat membela The Yellow Submarine. Termasuk Gueye, inilah lima nama di antaranya.

1. Marcos Senna menjadi gelandang bertahan andalan Spanyol di Piala Eropa 2008

Saat menjuarai Piala Eropa 2008, skuad Timnas Spanyol diisi dua pemain Villarreal. Salah satunya Marcos Senna, gelandang bertahan kelahiran Brasil yang membela Villarreal pada 2002–2013. Senna memang hanya mencatat 28 caps bagi Timnas Spanyol. Namun, perannya signifikan bagi La Furia Roja saat memenangi Piala Eropa 2008.

Senna tampil penuh dalam lima laga Spanyol di turnamen tersebut. Ia turut membuat gawang Spanyol nirbobol di perempat final, semifinal, dan final. Senna pun termasuk 23 pemain yang menjadi bagian Team of the Tournament. Sayangnya, Senna tak lama membela timnas. Ia pensiun setelah gagal masuk skuad Spanyol di Piala Dunia 2010.

2. Santi Cazorla tampil lima kali bagi Spanyol di Piala Eropa 2008

Santi Cazorla juga mewakili Villarreal di skuad Spanyol untuk Piala Eropa 2008. Cazorla dipanggil Spanyol untuk pertama kali setelah tampil apik bersama Villarreal pada 2007/2008. Ia bahkan baru debut bersama timnas 10 hari sebelum Piala Eropa 2008 dimulai. Namun, Cazorla diberi kesempatan tampil lima kali di turnamen tersebut.

Seluruh penampilan Cazorla memang bermula dari bangku cadangan. Namun, ia berperan cukup penting, khususnya di perempat final melawan Italia. Laga itu diakhiri dengan adu penalti dan Cazorla menjadi salah satu eksekutor Spanyol yang sukses. Belakangan, Cazorla juga turut memenangi Piala Eropa 2012, tetapi saat itu ia sudah tak membela Villarreal.

3. Joan Capdevila menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010

Joan Capdevilla malah pernah mengangkat trofi Piala Eropa dan Piala Dunia saat berseragam Villarreal. Capdevilla adalah bek kiri andalan Villarreal pada 2007–2011. Ia juga menjadi tumpuan Spanyol di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Dalam kedua turnamen tersebut, Capdevilla tak tergantikan di sisi kiri pertahanan La Furia Roja.

Capdevilla bahkan tak semenit pun absen di Piala Dunia 2010. Tak heran jika ia terpilih menjadi bagian tim terbaik turnamen. Sayangnya, Capdevilla tak lanjut membela Spanyol di Piala Eropa 2012. Ia pensiun dari timnas pada musim panas 2011, bersamaan dengan kepindahannya dari Villarreal ke Benfica.

4. Ikechukwu Uche turut membawa Nigeria juara Piala Afrika 2013

Sebelum Pape Gueye, ada pemain yang lebih dulu memenangi Piala Afrika saat berbaju Villarreal. Ia adalah Ikechukwu Uche, striker Nigeria yang membela The Yellow Submarine pada 2011–2015. Uche tampil tajam bersama Villarreal pada paruh pertama 2012/2013. Alhasil, ia dibawa Nigeria ke Piala Afrika 2013.

Uche memang akhirnya hanya jadi pelapis di turnamen tersebut. Ia tampil 3 kali di fase grup, 2 di antaranya sebagai pengganti. Namun, Uche secara mengejutkan dijadikan starter di final melawan Burkina Faso. Meski tak mencetak gol, ia turut membantu Super Eagles menang 1-0 dan menjadi juara.

5. Pape Gueye mencetak tiga gol bagi Senegal di Piala Afrika 2025

Pape Gueye menjadi pemain terbaru yang meraih trofi bersama timnas saat memperkuat Villarreal. Gueye sebenarnya sudah memenangi Piala Afrika sebelum 2025. Ia adalah bagian skuad juara Senegal pada edisi 2021. Namun, Gueye yang saat itu masih berseragam Olympique Marseille hanya dua kali jadi starter dan tak menyumbang gol.

Pada edisi 2025, Gueye punya peran lebih vital dalam keberhasilan Senegal. Ia selalu menjadi starter dalam enam penampilannya. Gueye juga mencetak 2 gol pada babak 16 besar dan 1 gol di final yang membawa negaranya juara. Gueye pun dengan layak masuk Best XI alias tim terbaik Piala Afrika 2025.

Villarreal sedang tampil apik di LaLiga Spanyol 2025/2026. Maka, beberapa pemain mereka kemungkinan akan dibawa timnas negaranya masing-masing ke Piala Dunia 2026. Bukan mustahil pula, salah satunya akan bersinar dan membawa negaranya menjadi juara dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team