Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Pemain yang Pernah Berkostum Real Madrid dan Atletico Madrid
Thibaut Courtois (skysports.com)

Intinya sih...

  • Hugo Sanchez, striker tajam dengan 234 gol, lima kali top skor LaLiga, bermain untuk Atletico sebelum sukses di Real Madrid.

  • Bernd Schuster, kontroversial pindah dari Barcelona ke Real Madrid, lalu ke Atletico dan menjadi pelatih Real Madrid.

  • Santiago Solari, andalan Atletico yang terdegradasi, sukses bersama Real Madrid dengan 2 gelar LaLiga dan 1 Liga Champions.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Rivalitas antara Real Madrid dan Atlético Madrid dikenal sebagai salah satu yang paling panas dalam sepak bola dunia. Derby Madrid bukan sekadar soal perebutan kemenangan, tetapi juga menyangkut identitas, sejarah, dan kebanggaan dua kubu pendukung yang berbeda.

Menariknya, di balik panasnya rivalitas tersebut, ada sejumlah pemain yang pernah merasakan membela kedua klub. Keputusan untuk mengenakan kostum Real Madrid dan Atlético Madrid tentu bukan hal mudah, mengingat tekanan besar dari media dan suporter masing-masing tim.

Namun, beberapa pemain justru mampu meninggalkan jejak penting di dua klub rival ini. Performa mereka di lapangan membuat nama-nama tersebut tetap dikenang, baik sebagai legenda, figur kontroversial, maupun simbol profesionalisme di tengah kerasnya persaingan sekota. Berikut tujuh pemain terbaik yang pernah berkostum Real Madrid dan Atletico Madrid.

1. Hugo Sanchez

Hugo Sanchez (marca.com)

Hugo Sanchez merupakan salah satu striker tajam dalam sejarah LaLiga. Penyerang asal Meksiko ini telah mencatatkan 234 gol dan menjadi urutan keempat top skor sepanjang masa LaLiga, di bawah Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Telmo Zarra. Sanchez juga pernah lima kali menyabet gelar top skor.

Sanchez sendiri pertama kali merumput di Spanyol pada 1981 usai Atletico Madrid membelinya dari klub Meksiko, UNAM. Bersama Los Rojiblancos ia sukses mencatatkan 54 gol dari 111 kali tampil di liga. Ia juga turut mempersembahkan trofi Copa del Rey pada musim 1983/1984.

Usai empat musim membela Atletico, ia kemudian berlabuh ke Santiago Bernabeu pada 1985. Bersama El Real, kariernya terbilang lebih sukses dengan raihan 5 gelar LaLiga, 1 Copa del Rey, dan 1 UEFA Cup. Ia mengakhiri petualangannya di Spanyol pada 1992 dengan kembali ke Meksiko untuk membela America.

2. Bernd Schuster

Bernd Schuster (marca.com)

Bernd Schuster sempat membuat kontroversi ketika ia memutuskan pindah ke Real Madrid dari Barcelona pada tahun 1988. Dalam dua musim bersama Los Blancos, Schuster sukses memberikan 2 gelar LaLiga dan 1 trofi Copa del Rey.

Pada 1990, ia kembali membuat keputusan mengejutkan ketika memutuskan bergabung dengan Atletico Madrid. Kali ini, gelandang asal Jerman ini mampu membawa Atletico dua kali menjuarai Copa del Rey. Setelah pensiun ia juga sempat menjadi pelatih bagi Real Madrid.

3. Santiago Solari

Santiago Solari (marca.com)

Santiago Solari direkrut Atletico Madrid dari klub Argentina, River Plate, pada tahun 1998 dan langsung menjadi andalan di sektor lini tengah Los Rojiblancos. Sayang, pada musim 1999/2000 mereka harus terdegradasi ke Segunda Division setelah hanya menempati peringkat ke-19.

Ia pun langsung direkrut Vicente del Bosque yang kala itu tengah menukangi Real Madrid. Lima musim bermain untuk Los Blancos, Solari sukses memberikan 2 gelar LaLiga dan 1 trofi Liga Champions.

Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama Inter Milan. Sama seperti Schuster, Solari juga sempat menjadi pelatih Real Madrid.

4. Raul Gonzalez

Raul Gonzalez (skysports.com)

Meskipun merupakan legenda Real Madrid dengan 741 penampilan dan 325 gol atas namanya, rupanya Raul justru mengawali karier di usia mudanya bersama Atletico Madrid. Pada 1992, ia kemudian memutuskan pindah ke Real Madrid kala usianya masih 15 tahun.

Bersama Los Blancos, karier Raul langsung meroket. Bahkan ia dipercaya menjabat sebagai kapten tim.

Raul juga telah membawa pulang berbagai gelar ke Santiago Bernabeu, termasuk 6 gelar LaLiga dan 3 trofi Liga Champions. Raul kemudian meninggalkan Real Madrid pada 2010 untuk berkostum Schalke.

5. Juanfran

Juanfran (skysports.com)

Juanfran merupakan salah satu pemain kunci kala Atletico Madrid dilatih Diego Simeone. Di mana ia memainkan peran krusial sebagai bek kanan dengan sangat baik. Atletico pun dibawanya meraih gelar LaLiga pada musim 2013/2014 dan dua kali menembus partai final Liga Champions.

Namun, tak banyak yang tahu ternyata Juanfran pertama kali mengawali kariernya untuk tim rival sekota mereka, Real Madrid, pada 2005. Sayang, kala itu ia gagal bersaing di tengah deretan pemain bintang di era Galacticos. Alhasil ia pun hanya bertahan dua musim sebelum pindah ke Espanyol.

6. Thibaut Courtois

Thibaut Courtois (skysports.com)

Thibaut Courtois mulai menjadi salah satu kiper yang diperhitungkan banyak orang ketika Atletico Madrid meminjamnya dari Chelsea pada 2011. Ia pun menjadi tembok kokoh di garis pertahanan terakhir Atletico dan sukses membawa mereka menjuarai LaLiga pada musim 2013/2014.

Berkat penampilannya itu, Chelsea kemudian memanggilnya kembali usai musim 2013/2014 berakhir. Dua kali membawa Chelsea merajai Premier League membuat Real Madrid kepincut dan akhirnya membeli Courtois pada 2018. Hingga kini, ia masih menjadi penjaga gawang utama Los Blancos.

7. Alvaro Morata

Alvaro Morata (skysports.com)

Alvaro Morata memulai debutnya di LaLiga bersama Real Madrid pada 2010. Empat musim bersama Real Madrid kariernya tak kunjung bersinar hingga kemudian ia memutuskan berlabuh ke Juventus. Namun, usai dua musim ia justru kembali ke Santiago Bernabeu.

Karier Morata sempat meredup ketika ia berseragam Chelsea, Atletico Madrid pun kemudian meminjamnya pada 2018 sebelum mempermanenkannya semusim berselang. Kini, ia justru kembali dipinjamkan ke Juventus.

Ketujuh pemain tersebut mempunyai kisahnya tersendiri ketika membela sesama klub asal ibu kota Spanyol tersebut. Menarik untuk menyaksikan siapa yang akan menjadi pemenang dalam derby Madrid nanti?

FAQ seputar Pemain yang Berkostum Real Madrid dan Atletico Madrid

Siapa pemain paling terkenal yang pernah membela Real Madrid dan Atlético Madrid?

Hugo Sánchez adalah pemain paling ikonik yang pernah bermain untuk kedua klub. Ia sukses besar di Real Madrid setelah sebelumnya bersinar bersama Atlético Madrid.

Apakah pernah ada pemain langsung pindah dari Atlético Madrid ke Real Madrid?

Ya, salah satu contoh paling terkenal adalah Thibaut Courtois, yang pindah ke Real Madrid pada 2018 setelah membela Atlético Madrid selama tiga musim.

Mengapa kepindahan antara Real Madrid dan Atlético Madrid dianggap kontroversial?

Karena keduanya adalah rival sekota. Pemain yang membela dua klub ini sering dianggap “berpindah kubu”, sehingga memicu reaksi keras dari suporter.

Apakah ada pemain yang lebih sukses di Atlético Madrid dibanding Real Madrid?

Ya. Diego Forlán tampil luar biasa bersama Atlético Madrid, sementara kariernya di Real Madrid tidak terlalu menonjol.

Apakah ada pemain Real Madrid dan Atlético Madrid yang juga sukses di Piala Super Spanyol?

Ada. Beberapa pemain seperti Álvaro Morata dan Courtois pernah tampil di ajang Supercopa de España bersama salah satu dari dua klub tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team