Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
11 Pemain yang Pernah Juara EPL dengan 2 Klub Berbeda
eplscouts.com

Pemain yang dapat memenangi Premier League menjadi salah satu prestasi tersendiri. Mendapatkan trofinya satu kali saja sudah merupakan torehan yang luar biasa dan masuk ke dalam buku sejarah. Jadwal super padat dan persaingan yang merata membuat tingkat kesulitan Premier League dinilai lebih tinggi dari kompetisi lain.

Meski demikian, nyatanya ada beberapa pemain yang mampu memenangi Premier League dengan 2 klub yang berbeda. Bukan hanya keberuntungan yang memihak, namun pemain tersebut juga bergabung dengan klub yang tepat. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya.

1.N'Golo Kante (Leicester City dan Chelsea)

premierleague.com

Awal N’Golo Kante berkarier di Premier League bergabung bersama Leicester City pada tahun 2015. Di musim perdananya itu, ia berperan penting dalam kesuksesan Leicester merengkuh trofi tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Semusim berselang, pemain asal Prancis itu direkrut oleh Chelsea dengan banderol mencapai 32 juta poundsterling.

Keberuntungan seperti memihak pada Kante. Bersama Chelsea, ia kembali memenangi trofi Premier League di musim 2016/2017. Meskipun pada musim 2017/2018 tak lagi menjadi juara Premier League, pemain berusia 29 tahun itu mampu menambahkan Piala FA ke lemari trofi.

2.Riyad Mahrez (Leicester City dan Manchester City)

metro.co.uk

Riyad Mahrez memenangi gelar Premier League pertama kalinya bersama Leicester City. Sama seperti Kante, Mahrez memegang peranan penting dalam keberhasilan The Foxes merengkuh trofi pada musim 2015/2016. Pada musim itu, ia juga berhasil memenangi penghargaan PFA Player of the Year dan finis ketujuh dalam nominasi Ballon d'Or.

Pada tahun 2018, pemain asal Aljazair itu diboyong oleh Manchester City dengan biaya 61 juta poundsterling. Di musim perdananya berseragam The Citizens, ia berhasil kembali merengkuh trofi Premier League dan menyumbang tujuh gol untuk pasukan Pep Guardiola itu.

3.James Milner (Manchester City dan Liverpool)

talksport.com

James Milner menikmati karier yang luar biasa bersama Leeds United, Aston Villa dan Newcastle United sebelum akhirnya pindah ke Manchester City. Gelar Premier League pertama Milner datang pada musim 2011/2012 bersama The Citizens. Milner kembali mengulangi prestasi tersebut pada musim 2013/2014 sebelum akhirnya pindah ke Liverpool pada 2015.

Bukan hanya dikenal karena etos kerjanya saja, ia juga pemain yang multifungsi, bisa ditempatkan di posisi mana saja. Pada musim lalu, trofi Premier League kembali bertambah bagi Milner. Meski usianya sudah menginjak 34 tahun, pemain asal Inggris itu belum terlihat mengalami penurunan performa.

4.Ashley Cole (Arsenal dan Chelsea)

premierleague.com

Ashley Cole berhasil memenangi trofi Premier League sebanyak dua kali bersama Arsenal yaitu pada musim 2001/2002 dan 2003/2004. Setelah saga transfer yang panjang pada musim panas 2006, Cole menandatangani kontrak dengan Chelsea dalam kesepakatan yang membuat William Gallas berlabuh ke Arsenal.

Selama delapan tahun membela The Blues, Cole hanya sekali menjuarai Premier League tepatnya pada musim 2009/2010. Selain itu, pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini juga menyumbangkan trofi Liga Champions dan Liga Eropa.

5.Carlos Tevez (Manchester United dan Manchester City)

bleacherreport.com

Setelah sukses selamatkanWest Ham dari jurang degradasi, Tevez kemudian dipinjam oleh Sir Alex Ferguson ke Manchester United. Selama dua musim membela The Red Devils, ia berhasil mempersembahkan dua trofi Premier League dan 1 trofi Liga Champions. Namun kesepakatan permanen tidak menemukan hasil di United, Tevez malah bergabung ke klub rival yaitu Manchester City pada 2009.

Meski sempat dikecam oleh pendukung United, ia tidak menghiraukan hal tersebut dan sukses kembali meraih gelar Premier League di musim 2011/2012 bersama Manchester City.

6.Henning Berg (Blackburn Rovers dan Manchester United)

football365.com

Namanya mungkin tak setenar pemain lain dalam daftar ini, namun Henning Berg merupakan pemain pertama yang mampu menjuarai gelar Premier League dengan dua klub yang berbeda. Bek asal Norwegia ini menjuarai Premier League untuk pertama kalinya bersama Blackburn Rovers pada musim 1994/1995.

Berkat penampilan apiknya bersama Blackburn, Berg diboyong Manchester United pada tahun 1997. Ia kemudian ikut mengantarkan Manchester United meraih dua juara Premier League pada musim 1998/1999 dan 1999/2000.

7.Kolo Toure (Arsenal dan Manchester City)

Twitter/sporf

Kolo Toure mampu membawa Arsenal juara Premier League pada musim 2003/2004 sekaligus menjadi bagian dalam skuad Invincibles. Pemain asal Pantai Gading ini hampir tak tergantikan posisinya pada musim itu. Namun pada tahun 2009, ia menyeberang ke Manchester City.

Toure sukses kembali jadi juara liga pada musim 2011/2012 meski hanya bermain 14 kali saja pada saat itu. Selain itu, ia juga mempersembahkan trofi Piala FA bagi publik Manchester Biru.

8.Gael Clichy (Arsenal dan Manchester City)

manchestereveningnews.co.uk

Sama seprti halnya Toure, Gael Clichy juga mampu meraih trofi Premier League dengan Arsenal dan Manchester City. Ia relatif tak terlalu menonjol saat mengantarkan Arsenal juara pada musim 2003/2004 karena kalah bersaing dengan Ashley Cole. Saat itu, Clichy masih berusia sangat muda yakni 18 tahun dan hanya membuat 12 penampilan saja.

Ia kemudian meninggalkan Arsenal pada 2011 dengan bergabung bersama Manchester City. Bersama The Citizen, pemain asal Prancis itu mampu mempersembahkan 2 gelar Premier League, yakni pada musim 2011/2012 dan 2013/2014 di era Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini.

9.Nicolas Anelka (Arsenal dan Chelsea)

chelseafc.com

Sebelum Thierry Henry, Arsenal pernah memiliki penyerang terbaik asal Prancis yaitu Nicolas Anelka. Didatangkan dari Paris Saint-Germain pada musim 1997/1998, Anelka langsung memberikan dampak yang signifikan. Di usianya yang masih 20 tahun saat itu, ia berhasil mengantarkan Arsenal juara Premier League dan Piala FA.

Sempat berpindah-pindah klub, Anelka lalu bergabung dengan Chelsea pada tahun 2008. Ia sukses menggantikan peran Didier Drogba yang sedang cedera saat itu dan meraih gelar top skor pada 2009. Di musim berikutnya, mantan pemain PSG itu berhasil meraih trofi Premier League.

10.Robert Huth (Chelsea dan Leicester City)

premierleague.com

Robert Huth adalah bagian dari tim Chelsea yang memenangi gelar di bawah asuhan Jose Mourinho pada musim 2004/2005 dan 2005/2006. Meski harus bersaing dengan nama-nama hebat seperti John Therry, William Gallas, dan Ricardo Carvalho, Huth masih mampu memberikan kontribusi yang apik saat diberi kepercayaan.

Ia kemudian hengkang ke Middlesbrough dan Stoke sebelum akhirnya ke Leicester City. Memasuki usia 30-an, penampilan Huth semakin matang dan menjadi rekan duet yang menjanjikan bersama Wes Morgan. Ia kemudian mengangkat trofi bersama The Foxes pada musim 2015/2016.

11.Mark Schwarzer (Chelsea dan Leicester City)

squawka.com

Mark Schwarzer menjadi satu-satunya penjaga gawang dalam daftar ini. kiper veteran asal Australia ini di umur 42 tahun baru sekali memenangi trofi Premier League bersama Chelsea pada musim 2014/2015. Tidak puas dengan itu, Schwarzer kemudian kembali meraih gelar Premier League pada musim berikutnya bersama Leicester City.

Ia juga menjadi pemain pertama di era Premier League yang memenangi gelar dalam dua musim berturut-turut dengan dua klub berbeda. Uniknya, pria yang kini berusia 47 tahun tidak memainkan satu pertandingan pun bagi kedua klub itu dalam meraih trofi. Ia hanya menjadi penjaga gawang pelapis.

Dari sekian nama di atas, beberapa pemain masih aktif bermain di Premier League dan berpotensi menambah pundi-pundi trofinya. Siapa menurutmu yang akan angkat trofi liga kasta tertinggi di Inggris tersebut?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Editorerwanto