Persaingan memperebutkan scudetto di Serie A Italia 2025/2026 diprediksi akan berjalan semakin ketat dan penuh kejutan. Tak hanya mengandalkan talenta lokal, beberapa klub kini mulai melirik kembali pasar pemain asing, termasuk pemain asal Yunani. Musim ini, terdapat deretan pemain Yunani yang siap memberikan warna baru di kasta tertinggi sepak bola Italia. Hingga 16 Februari 2026, berikut tiga pemain Yunani yang berkiprah di Serie A 2025/2026.
3 Pemain Yunani di Serie A 2025/2026, Ada Anastasios Douvikas

Intinya sih...
Charalampos Lykogiannis membawa Bologna menjuarai Coppa Italia 2024/2025
Anastasios Douvikas diandalkan Como 1907 di posisi ujung tombak
Konstantinos Tsimikas lebih sering diturunkan pada babak kedua bersama AS Roma
1. Charalampos Lykogiannis membawa Bologna menjuarai Coppa Italia 2024/2025
Charalampos Lykogiannis mengawali kiprah di Serie A bersama Cagliari. Saat itu, ia didatangkan dari Sturm Graz pada Januari 2018 dengan biaya transfer 800 ribu euro atau Rp19,9 miliar. Bersama Cagliari, Lykogiannis bertahan selama 4,5 musim. Dirinya tampil dalam 109 pertandingan dengan mengemas 5 gol dan 7 assist.
Setelah kontraknya di Cagliari berakhir, Lykogiannis berlabuh ke klub Italia lainnya, yaitu Bologna. Bersama klub berjuluk I Rossoblu tersebut, Lykogiannis lebih sering berperan sebagai pemain pelapis. Ia kerap dimasukkan pada babak kedua untuk memberikan penyegaran. Pemain berusia 32 tahun tersebut biasanya beroperasi di sektor bek kiri.
Hingga saat ini, Lykogiannis telah memperkuat Bologna dalam 90 pertandingan. Selain itu, dirinya turut berkontribusi dengan mencetak 4 gol dan 9 assist. Lykogiannis juga meraih trofi pertamanya selama berkarier di Italia bersama Bologna. Ia berhasil membawa timnya keluar sebagai juara Coppa Italia 2024/2025.
2. Anastasios Douvikas diandalkan Como 1907 di posisi ujung tombak
Anastasios Douvikas merupakan pemain berkebangsaan Yunani yang berposisi sebagai penyerang tengah. Ia didatangkan Como 1907 pada jendela transfer musim dingin 2025. Untuk menebus Douvikas dari Celta de Vigo, Como harus mengeluarkan 14 juta euro atau Rp279 miliar. Dirinya menandatangani kontrak berdurasi 4,5 musim yang berlaku hingga Juni 2029.
Como menjadi klub Italia pertama yang diperkuat oleh Douvikas. Kedatangannya diharapkan dapat menambah daya gedor di lini serang I Lariani. Douvikas memiliki catatan mentereng sebagai seorang striker. Dirinya pernah menyabet gelar top skor Eredivisie Belanda 2022/2023 saat masih membela FC Utrecht dengan torehan 19 gol.
Sejauh ini, Douvikas cukup diandalkan Cesc Fabregas di posisi ujung tombak. Pemain berusia 26 tahun tersebut mampu berkontribusi lewat gol yang ia cetak. Dirinya tampil tajam dalam urusan menjebol gawang lawan. Douvikas telah membukukan 13 gol dan 3 assist dari 41 penampilan selama berkostum Como.
3. Konstantinos Tsimikas lebih sering diturunkan pada babak kedua bersama AS Roma
Konstantinos Tsimikas meraih berbagai trofi bergengsi bersama Liverpool. Namun, dirinya hanya menjadi pelapis Andrew Robertson di skuad The Reds. Kehadiran Milos Kerkez membuat posisi Tsimikas semakin tersisihkan. Ia kemudian memutuskan untuk pindah pada bursa transfer musim panas 2025.
Tsimikas hijrah ke Italia dengan bergabung AS Roma. Pemain berusia 29 tahun tersebut didatangkan dengan status pinjaman. Ia akan menjalani masa peminjaman selama semusim. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan opsi permainan bagi I Giallorossi.
Bersama AS Roma, Tsimikas jarang dimainkan sejak menit pertama. Ia lebih sering diturunkan pada babak kedua sebagai pemain pengganti. Dalam skema 3-4-3 andalan AS Roma, dirinya biasa ditempatkan di posisi gelandang kiri. Hingga kini, Tsimikas mencatatkan 19 penampilan di semua ajang dengan menyumbang 1 assist.
Itulah tiga pemain Yunani yang berkiprah di Serie A 2025/2026. Dengan kualitas yang mereka miliki, persaingan di kasta tertinggi sepak bola Italia akan semakin kompetitif dan menarik untuk disimak. Mereka tentu diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim masing-masing.