Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Penampilan Kepa Arrizabalaga di Final Piala Liga Inggris per 2026
ilustrasi kiper (pixabay.com/phillipkofler)
  • Arsenal kalah 0-2 dari Manchester City di final Piala Liga Inggris 2025/2026, dengan Kepa Arrizabalaga tampil buruk dan membuat blunder yang berujung gol pertama lawan.
  • Kepa sebelumnya juga gagal membawa Chelsea juara pada final Piala Liga 2018/2019 setelah menolak diganti dan kalah adu penalti dari Manchester City.
  • Pada final 2021/2022, Kepa kembali jadi sorotan negatif karena gagal menahan penalti dan justru meleset saat menendang, membuat Chelsea kalah 10-11 dari Liverpool.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Arsenal gagal menjuarai Carabao Cup alias Piala Liga Inggris 2025/2026. The Gunners keok dari Manchester City di final dengan skor 0-2. Kekalahan itu terbilang pantas dialami Arsenal. Selain karena Manchester City tampil, performa Arsenal pada laga tersebut memang di bawah standar.

Salah satu pemain Arsenal yang tampil mengecewakan adalah penjaga gawang mereka, Kepa Arrizabalaga. Kiper asal Spanyol itu membuat kesalahan yang berbuah gol pertama Manchester City. Kepa juga gagal mencegah gol kedua The Citizens dan tak membuat satu penyelamatan pun sepanjang laga.

Hasil itu menjadi bukti terbaru betapa Kepa tak berjodoh dengan trofi Piala Liga. Ia sudah tiga kali bermain di final Piala Liga Inggris, dan ketiganya selalu berujung kekalahan. Kepa bahkan selalu jadi sorotan pada setiap final, tetapi bukan karena alasan positif. Inilah tiga penampilan Kepa Arrizabalaga di final Piala Liga per 2026.

1. Kepa Arrizabalaga sempat bikin kisruh di final Piala Liga 2018/2019 dan gagal menangkan Chelsea

Penampilan pertama Kepa Arrizabalaga di final Piala Liga Inggris terjadi pada 2018/2019. Itu adalah musim pertama Kepa di Chelsea usai dibeli dari Athletic Bilbao dengan mahar 80 juta euro atau Rp1,6 triliun. Nilai itu menjadikan Kepa kiper termahal di dunia, bahkan hingga saat ini.

Kepa pun menjadi andalan Chelsea pada 2018/2019, termasuk di Piala Liga. Ia sukses membawa The Blues ke final, bahkan sempat jadi pahlawan pada babak adu penalti leg kedua semifinal melawan Tottenham Hotspur. Sayangnya, ia gagal memenangkan Chelsea di final kontra Manchester City. The Blues takluk 3-4 via adu penalti setelah bermain imbang 0-0.

Kepa sendiri sempat bikin kisruh pada laga final tersebut. Ia dengan konyol menolak ditarik keluar hingga berselisih dengan Pelatih Maurizio Sarri sebelum babak adu penalti. Aksi keras kepala Kepa memang seolah terbayar karena ia menepis satu penalti pemain Manchester City. Sialnya, dua pemain Chelsea juga gagal mencetak gol hingga mereka tetap kalah.

2. Kepa Arrizabalaga jadi pesakitan pada babak adu penalti final Piala Liga 2021/2022

Kiprah Kepa Arrizabalaga sebagai kiper utama Chelsea tak bertahan lama. Ia mulai tersisih ke bangku cadangan pada musim keduanya. Pada 2021/2022, Kepa menjadi andalan Chelsea hanya di Piala Liga. Bahkan, ia kembali ke bangku cadangan di final melawan Liverpool karena Chelsea lebih percaya pada Edouard Mendy.

Laga itu sendiri harus dituntaskan via adu penalti karena tak menghasilkan gol selama 120 menit. Uniknya, Kepa dimasukkan untuk menggantikan Mendy tepat sebelum adu penalti. Secara statistik, Kepa memang lebih andal menepis penalti dibanding Mendy. Sayangnya, kemampuannya itu tak terlihat pada laga tersebut.

Kepa tak mampu menahan satu pun tendangan dari sebelas eksekutor Liverpool. Sepuluh algojo pertama dari kubu Chelsea juga sukses menjalankan tugasnya. Namun, saat tiba giliran Kepa maju, sepakannya malah melambung jauh di atas mistar. Kepa pun menjadi pesakitan yang menentukan kekalahan Chelsea dengan skor 10-11.

3. Kepa Arrizabalaga bikin blunder di final Piala Liga 2025/2026

Kepa Arrizabalaga tampil di final Piala Liga untuk ketiga kalinya pada 2025/2026. Kali ini, ia sudah tak lagi berseragam Chelsea. Arsenal memboyongnya pada musim panas 2025 dan menjadikannya kiper utama di Piala Liga. Kepa selalu tampil penuh sejak putaran ketiga dan berhasil meloloskan The Gunners ke final.

Mikel Arteta sang pelatih Arsenal pun memilih tetap mengandalkan Kepa di final melawan Manchester City. Sayangnya, Kepa malah tampil buruk. Ia nyaris bikin kesalahan fatal pada menit 51 saat melanggar Jeremy Doku di dekat kotak penalti Arsenal. Beruntung, Kepa tidak diusir wasit dan hanya diberi kartu kuning.

Tak lama kemudian, Kepa benar-benar bikin blunder. Ia gagal menangkap umpan lambung Bernardo Silva pada menit 60 dengan sempurna. Bola lepas dari tangan Kepa dan ditanduk Nico O'Reilly hingga Arsenal tertinggal 0-1. Hanya 4 menit berselang, O'Reilly mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kekalahan Arsenal.

Tiga kali tampil di final Piala Liga Inggris, tiga kali pula Kepa Arrizabalaga merasakan kekalahan. Bahkan, ada saja aksi Kepa di final yang membuat dirinya mendapat sorotan negatif. Sampai kapan Kepa bakal tak berjodoh dengan trofi Piala Liga?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team