Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Penampilan Swiss di Perempat Final Piala Dunia sebelum 2026
Swiss bertanding di Piala Dunia. (pexels.com/Rushi Patel)

Tim Nasional Swiss melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Hal tersebut terjadi berkat kemenangan lewat adu penalti atas Kolombia pada babak 16 besar. Sepanjang sejarah Piala Dunia sebelum edisi 2026, Swiss telah mencapai perempat final dalam tiga edisi berbeda. Lantas, bagaimana hasilnya?

1. Swiss kalah 2-3 dari Cekoslowakia pada 1934

Piala Dunia 1934 dimulai tanpa fase grup dan tim-tim yang berpartisipasi langsung bersaing pada babak 16 besar. Pada fase ini, Swiss berhasil memenangi duel kontra Belanda dengan skor akhir 3-2. Leopold Kielholz bersinar dengan mencetak brace dan ditambah sebuah gol dari Trello Abegglen. Di sisi lain, Belanda mencetak gol lewat aksi Kick Smit dan Leen Vente. Hasil itu membuat Swiss lolos ke perempat final untuk bertemu Cekoslowakia.

Melalui duel sengit pada 31 Mei 1934, Swiss harus mengakui keunggulan Cekoslowakia. Swiss berhasil unggul lebih dahulu. Gol pemecah kebuntuan tersebut dicetak Leopold Kielholz. Namun, lawan memberikan respons apik dan membalas dua gol yang keduanya hadir dari Frantisek Svoboda. Swiss berambisi menyamakan kedudukan hingga berhasil melakukannya lewat gol yang dicetak Willy Jaggi. Namun, Oldrich Nejedly muncul sebagai pahlawan Cekoslowakia. Ia mencetak gol penentu kemenangan memasuki menit-menit akhir laga, tepatnya pada menit 84.

2. Langkah Swiss dihentikan Hungaria dengan skor 0-2 pada 1938

Swiss melangkah ke perempat final Piala Dunia 1938 usai melakoni duel sengit dengan Jerman dalam dua pertemuan pada babak 16 besar. Pada laga pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. Lalu pada pertemuan kedua, Swiss mengakhiri duel dengan keunggulan 4-2. Langkah mereka lantas terhenti dan gagal lolos ke semifinal. Berjumpa Hungaria pada perempat final, Swiss takluk 0-2.

Swiss yang kala itu ditangani Karl Rappan tertinggal satu gol pada babak pertama. Gawang Willy Huber dibobol oleh penyerang Hungaria, Dr. Gyorgy Sarosi. Swiss kembali gagal memecah kebuntuan pada babak kedua. Di sisi lain, Hungaria menambah satu gol lagi lewat Gyula Zsengeller yang sekaligus menjadi golnya yang ketiga di ajang ini.

3. Swiss disingkirkan Austria pada 1950

Setelah absen selama lebih dari 1 dekade karena perang, Piala Dunia kembali hadir pada 1950. Swiss berpartisipasi dan tersingkir pada fase grup dalam edisi tersebut. Namun tak butuh waktu lama, Swiss kembali mencicipi perempat final pada 1954.

Keberhasilan mencapai perempat final didapat Swiss usai menang dalam laga penentuan fase grup menghadapi Italia. Swiss tampil ganas hingga unggul telak 4-1. Josef Hugi bersinar dengan mencetak brace. Sementara itu, dua gol lainnya dicetak Robert Ballamann dan Jacques Fatton.

Namun, langkah Swiss terhenti pada perempat final. Mereka sejatinya memulai laga dengan baik kontra Austria, unggul 3-0 dalam kurun waktu 4 menit lewat brace Josef Hugi dan sebuah gol Robert Ballamann. Secara mengejutkan, Austria membalas lima gol lewat Theodor Wagner (2 gol), Alfred Korner (2 gol), dan Ernst Ocwirk. Setelah Ballamann memperkecil ketertinggalan, Austria menambah gol lewat Wagner. Gol ketiga Josef Hugi pun disusul gol penutup dari Erich Probst.

Dari tiga penampilan perempat final sebelum edisi 2026, Swiss belum sekali pun menang dan mampu melangkah ke semifinal Piala Dunia. Meski begitu, pencapaian tersebut tetap menunjukkan bahwa Die Nati memiliki tradisi yang cukup baik dalam kompetisi sepak bola terbesar di dunia ini. Kini, keberhasilan menembus perempat final pada Piala Dunia 2026 memberi mereka kesempatan untuk memperbaiki catatan sejarah sekaligus memburu pencapaian terbaik sepanjang keikutsertaan di turnamen tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article