Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret markas Chelsea, Stamford Bridge
potret markas Chelsea, Stamford Bridge (pixabay.com/ahundt)

Intinya sih...

  • Caicedo memilih Chelsea karena dukungan, ambisi, dan komitmen yang lebih besar daripada Arsenal.

  • Chelsea selalu mendukung Caicedo meskipun kesulitan beradaptasi di musim pertamanya.

  • Arsenal merekrut Declan Rice setelah gagal mendapatkan Caicedo, namun manajer Chelsea menilai perbandingan antara keduanya tidak adil karena gaya bermainnya yang berbeda.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gelandang Chelsea, Moises Caicedo, menjadi salah satu sorotan dalam duel kontra Arsenal dalam derby London di Stamford Bridge, Minggu (30/11/2025). Tak heran, karena Caicedo sebenarnya merupakan pemain yang sempat diincar Arsenal, namun pada akhirnya memilih Chelsea.

Caicedo sebenarnya sempat ditawar Arsenal saat masih membela Brighton and Hove Albion beberapa kali. Bahkan, sebelum Chelsea melempar proposal, The Gunners sudah melakukannya lebih dulu.

Tapi, pada akhirnya Caicedo memilih gabung The Blues. Pilihan Caicedo sempat diejek oleh suporter Arsenal. Sebab, dalam musim pertamanya, dia tampil buruk dan kesulitan beradaptasi. Kini, gelandang Kolombia itu menjelma menjadi salah satu yang terbaik di Premier League.

1. Caicedo punya alasan

Memilih Chelsea, Caicedo mengaku memiliki alasannya tersendiri. Dia merasa Chelsea lebih pas buatnya ketimbang Arsenal karena dukungan, ambisi, dan komitmennya yang dianggap lebih besar.

"Setiap hal terjadi karena satu alasan. Saya nyaris melakukannya, tapi sekarang di sini dan bahagia. Waktunya tepat. Saya menunggu Chelsea, orang-orang tertawa. Mereka bilang saya salah pilih tim, tapi Anda perlu beradaptasi dengan tim besar dan saya butuh itu," kata Caicedo dilansir Metro.

2. Chelsea selalu temani Caicedo

Caicedo menyatakan, Chelsea gak meninggalkannya meski berada dalam situasi sulit di musim pertama. Ketika Caicedo susah beradaptasi, manajemen dan tim kepelatihan selalu mendukungnya.

"Saya mau memberikan segalanya karena mereka gak ragu kasih kepercayaan. Chelsea punya ambisi, saya mau meraih trofi, lebih banyak, bersama klub ini," kata Caicedo.

3. Kini, disamakan dengan Declan Rice

Gagal mendapatkan Caicedo pada 2023 lalu, pada akhirnya Arsenal bisa merekrut Declan Rice dari West Ham. Setelah Rice bergabung ke Emirates Stadium, mulai ada komparasi yang dilakukan suporter terhadap Caicedo.

Meski begitu, manajer Chelsea, Enzo Maresca, merasa tak adil membandingkan Caicedo dengan Rice karena gaya mainnya berbeda. Maresca menilai Rice lebih mirip Enzo Fernandez ketimbang Caicedo.

"Dia bukan gelandang bertahan seperti Moises, tapi lebih menyerang, seperti Enzo. Posisinya berbeda, karena evolusi yang dialaminya dan hasil kerja Mikel Arteta. Dia pemain fantastis, komplet, bisa bertahan, menyerang, segalanya," ujar Maresca.

Editorial Team