Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Manajer Liverpool, Juergen Klopp (Instagram @liverpoolfc)
Manajer Liverpool, Juergen Klopp (Instagram @liverpoolfc)

Jakarta, IDN Times - Manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengakui telah melakukan blunder saat menurunkan starting XI dalam laga melawan Wolverhampton Wanderers, Sabtu (16/9/2023). Ada satu pemain yang seharusnya tak dimainkan sebagai starter, tapi dipaksakan hingga berbuah petaka.

Pemain itu adalah Alexis Mac Allister. Klopp mengakui keputusan memainkan Mac Allister salah besar.

Sebab, dia terlihat kelelahan usai main membela Argentina sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Apalagi, Mac Allister baru saja main melawan Bolivia di La Paz, kota yang ketinggiannya cukup ekstrem dan kadar oksigennya terbatas. Benar saja, Mac Allister kalah dalam urusan intensitas di lini tengah.

"Level energi yang rendah, Macca, sama seperti lainnya. Lihat, mereka kesulitan," kata Klopp dilansir Metro.

1. Mac Allister diganti, Liverpool kian ganas

Alexis Mac Allister (Instagram.com/alemacallister)

Pada akhirnya, Klopp melakukan pergantian di awal babak kedua dengan menarik Mac Allister dan memasukkan Luis Diaz. Keputusan yang tepat. Sebab, dengan masuknya Diaz, permainan Liverpool berubah.

"Kami gak bisa ganti lima orang di jeda babak. Alhasil, kami berpikir mengubah sistem dan satu pemain yang masuk, membuat kecepatan tim di lini depan meningkat, secara natural," ujar Klopp.

2. Gak marah saat diganti

Alexis Mac Allister (Instagram.com/alemacallister)

Rapor Mac Allister yang buruk memang sempat mendulang hujatan dari warganet di media sosial. Mereka menilai The Reds sudah salah membelinya.

Performa buruk di laga melawan Wolves, disadari oleh Mac Allister. Makanya, Klopp salut kepada gelandang Argentina itu karena bisa menyadari kesalahannya.

"Sebenarnya, dia punya momen bagus di babak pertama. Tapi, dia tak kecewa ketika ditarik. Justru, dia lega," kata Klopp.

3. Liverpool jadi raja comeback?

Darwin Nunez saat merayakan gol ke gawang Newcastle United di Premier League 2023/2024. (liverpoolfc.com)

Kemenangan atas Brighton menjadi kali kedua buat Liverpool yang dicetak sepanjang musim ini lewat skenario comeback. Media di Inggris mulai menyebut mental monster Liverpool telah kembali dan dirasa bisa menjadi salah satu pesaing Manchester City dalam perebutan gelar juara.

Tapi, Klopp merasa semua masih terlalu dini. Comeback yang dicetak memang penting, tapi lebih baik menang dengan mencatatkan start bagus.

"Kami harus main lebih baik di babak pertama secara general. Kami belum stabil, itu tak mungkin. Masih banyak hal baru. Saya harus bekerja dengannya. Namun, mereka tak mau mengibarkan bendera putih sudah sangat bagus. Pemain bereaksi dengan sangat baik," ujar Klopp.

Editorial Team