Atletico Madrid merupakan salah satu klub yang disegani di LaLiga Spanyol. Klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut dihuni deretan pemain berkualitas. Tidak heran mereka kerap melepas pemainnya dengan harga mahal. Atletico Madrid menjual pemainnya ke berbagai kompetisi, tidak terkecuali English Premier League (EPL). Hingga 24 Januari 2026, berikut enam penjualan termahal Atletico Madrid ke klub Premier League.
6 Penjualan Termahal Atletico Madrid ke Klub EPL per 24 Januari 2026

Intinya sih...
Penjualan termahal Atletico Madrid ke klub Premier League mencapai Rp1,3 triliun untuk Rodri, Rp1 triliun untuk Joao Felix, dan Rp990 miliar untuk Thomas Partey.
Rodri langsung diandalkan di lini tengah Manchester City dengan kontribusi 27 gol dan 32 assist. Joao Felix hanya bertahan setengah musim bersama Chelsea sebelum dipinjamkan ke AC Milan.
Thomas Partey sering absen membela Arsenal karena cedera, sementara Matheus Cunha menjadi pemain kunci di lini depan Wolverhampton Wanderers sebelum pindah ke Manchester United dengan biaya transfer mencapai Rp1,4 triliun.
1. Rodri (Rp1,3 triliun) diandalkan di lini tengah Manchester City
Kiprah Rodri bersama Atletico Madrid hanya berlangsung selama semusim. Performa yang ditunjukkan pemain asal Spanyol tersebut selama memperkuat Los Rojiblancos mampu menarik minat Manchester City. Pada musim panas 2019, Manchester City resmi mendatangkan Rodri dengan biaya transfer 70 juta euro atau Rp1,3 triliun.
Tidak butuh waktu lama, Rodri langsung diandalkan di lini tengah The Citizens. Pemain berusia 29 tahun tersebut mencatatkan 280 penampilan dengan kontribusi 27 gol dan 32 assist. Ia juga berhasil mengantarkan Manchester City memenangkan berbagai gelar juara, termasuk treble winner pada 2022/2023.
2. Joao Felix (Rp1 triliun) tidak lama berkiprah bersama Chelsea
Chelsea membeli Joao Felix pada musim panas 2024. Untuk menebus Felix dari Atletico Madrid, The Blues harus mengeluarkan 52 juta euro atau Rp1 triliun. Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun ini pernah bermain untuk Chelsea pada paruh kedua 2022/2023. Namun, saat itu dirinya didatangkan dengan status pinjaman.
Periode kedua Felix di Stamford Bridge tidak berlangsung lama. Ia hanya bertahan selama setengah musim sebelum dipinjamkan kepada AC Milan pada jendela transfer musim dingin 2025. Pada musim panas 2025, Al-Nassr menebus pemain berkebangsaan Portugal tersebut secara permanen dari Chelsea dengan harga 30 juta euro atau Rp594 miliar.
3. Thomas Partey (Rp990 miliar) sering absen membela Arsenal karena cedera
Thomas Partey bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2020. Ia diboyong dari Atletico Madrid dengan mahar 50 juta euro atau Rp990 miliar. Partey datang dengan harapan untuk menambah kekuatan di lini tengah The Gunners.
Pada awal kariernya di Emirates Stadium, Partey menjadi pilihan utama. Sayangnya, pemain asal Ghana tersebut sering absen karena cedera. Kehadiran Declan Rice pada musim panas 2023 membuat posisinya semakin tersisihkan. Selama membela Arsenal, Partey bermain dalam 167 pertandingan dengan menyumbang 9 gol dan 7 assist.
4. Matheus Cunha (Rp990 miliar) menjadi pemain kunci di lini depan Wolverhampton Wanderers
Matheus Cunha merupakan pemain Brasil yang berposisi sebagai penyerang. Atletico Madrid meminjamkan Cunha kepada Wolverhampton Wanderers pada Januari 2023. Pemain berusia 26 tahun tersebut kemudian dipermanenkan Wolves dengan mahar 50 juta euro atau Rp990 miliar.
Bersama Wolves, Cunha menjadi pemain kunci di lini depan. Ia mencatatkan 33 gol dan 15 assist dari 92 penampilan. Pada musim panas 2025, dirinya memutuskan untuk meninggalkan Wolves dan berlabuh ke Manchester United dengan biaya transfer mencapai 74,2 juta euro atau Rp1,4 triliun.
5. Sergio Aguero (Rp792 miliar) memegang rekor sebagai top skor sepanjang masa Manchester City
Manchester City memboyong Sergio Aguero dari Atletico Madrid pada musim panas 2011. Biaya yang harus dikeluarkan The Citizens saat itu sebesar 40 juta euro atau Rp792 miliar. Selama berseragam Manchester City, Aguero sangat diandalkan dalam urusan mencetak gol.
Aguero berhasil membukukan 260 gol dan 65 assist dari 390 penampilan di semua ajang. Torehan gol tersebut menjadikan dirinya sebagai top skor sepanjang masa bagi Manchester City hingga saat ini. Aguero menghabiskan 10 musim di Etihad Stadium dengan mempersembahkan 5 trofi Premier League, 1 trofi Piala FA, 6 trofi Piala Liga Inggris, dan 2 trofi Community Shield.
6. Conor Gallagher (Rp792 miliar) didatangkan Tottenham untuk menambah kekuatan di lini tengah
Conor Gallagher kembali ke Inggris pada jendela transfer Januari 2026 dengan bergabung Tottenham Hotspur. Sebelumnya, pemain berusia 25 tahun tersebut berkiprah di Spanyol selama 2 musim bersama Atletico Madrid. Gallagher ditebus Spurs dengan biaya transfer 40 juta euro atau Rp792 miliar.
Gallagher didatangkan untuk menambah kekuatan di lini tengah. Ia melakoni laga debut bersama Spurs dalam pertandingan Premier League menghadapi West Ham United. Sayangnya, The Lilywhites harus menelan kekalahan dengan skor 1-2 pada pertandingan tersebut.
Para pemain di atas dijual Atletico Madrid dengan harga mahal. Hal tersebut tidak terlepas dari kualitas yang mereka miliki. Menarik untuk menantikan pemain berikutnya yang akan dijual Los Rojiblancos ke klub Premier League.