Sektor depan Leeds United tercatat dihuni 6 pemain pada 2025/2026 per 18 April 2026, dengan 5 di antaranya merupakan penyerang asing. Para ujung tombak non-Inggris ini berkewarganegaraan Swiss, Wales, Italia, Jerman, dan Suriname. Mereka sedang berupaya mengeluarkan The Peacocks dari persaingan papan bawah lantaran bertengger di posisi ke-15 hingga pekan ke-32 English Premier League (EPL) musim ini.
5 Penyerang Asing di Skuad Leeds United 2025/2026

1. Noah Okafor (Swiss) bisa menempati beberapa posisi di area depan dan tengah
Noah Okafor kesulitan menembus skuad utama AC Milan. Dia bahkan sempat dipinjamkan kepada Napoli. Tak masuk rencana Massimiliano Allegri, dirinya lantas pergi permanen dari I Rossoneri untuk berlabuh ke Inggris demi memulai tantangan baru bersama Leeds United pada musim panas 2025. Demi mewujudkan transfer ini, klub yang berbasis di West Yorkshire tersebut menggelontorkan (sekitar R383,5 miliar). Ia diplot untuk memperkaya rotasi sektor depan The Peacocks.
Selain penyerang sayap kiri, Okafor sendiri pernah bertugas sebagai penyerang tengah atau gelandang serang dalam skema taktik Leeds United pada Premier League 2025/2026. Ini membuat namanya cukup sering mewarnai starter. Pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut menggabungkan kecepatan dan kemampuan menggiring bola untuk mengancam pertahanan lawan. Dia juga aktif melakukan pergerakan tanpa bola demi membuka ruang. Hingga pekan ke-32, ia mengemas 6 gol dari 25 pertandingan, termasuk brace saat melawan Manchester United. Sejak diboyong ke Elland Road Stadium, dirinya merumput 29 kali dengan menyumbang 6 gol dan 2 assist di berbagai ajang musim ini.
2. Wilfried Gnonto (Italia) mempunyai fleksibilitas di posisi penyerang
Wilfried Gnoto kesulitan menembus skuad utama Leeds United pada Premier League 2025/2026. Selain itu, cedera betis membuatnya harus absen beberapa pertandingan. Meski begitu, pemain yang kini berusia 22 tahun ini mempunyai fleksibilitas di posisi penyerang. Kehadirannya dibutuhkan untuk melakukan pergerakan eksplosif lantaran ditopang dengan kecepatan serta keterampilan menggiring bola solid. Dirinya juga rajin membantu untuk menekan pergerakan lawan. Ia mencetak 2 assist dari 17 pertandingan hingga pekan ke-32.
Gnoto merapat ke Leeds United setelah diboyong seharga 4,5 juta euro (sekitar Rp91 miliar) dari FC Zurich pada tenggat waktu musim panas 2022. Pemain kelahiran Verbania ini cukup sering dipasang sejak menit awal lantaran memperkaya rotasi sektor depan dan tengah. Dia ikut menemani pasang surut perjalanan The Peacocks. Sejauh ini, dirinya mencetak 23 gol dan 16 assist dari 140 pertandingan (6.986 menit) di berbagai kompetisi.
3. Daniel James (Wales) lebih sering absen karena cedera pada Premier League 2025/2026
Leeds United membayar 29,1 juta euro (sekitar Rp588 miliar) kepada Manchester United pada musim panas 2021. Pemain asal Wales ini cepat beradaptasi sehingga sering dipercaya mewarnai starter. Dia memiliki kecepatan dan etos kerja tinggi sehingga rajin membantu melakukan pressing. Tak selalu berjalan mulus, dirinya sempat tidak masuk sistem permainan sehingga dipinjamkan kepada Fulham. Usai kembali, ia memberikan dampak penting lagi dengan memperkaya rotasi sektor depan dan tengah.
Daniel James mengumpulkan menit bermain minim bersama Leeds United pada Premier League 2025/2026. Dia sempat berkutat dengan cedera hamstring sehingga harus absen panjang dan kini mengalami cedera adductor. Hingga pekan ke-32, pemain kelahiran Beverley ini dipasang 15 pertandingan (409 menit). Sejak diperkenalkan ke Elland Road Stadium, dirinya merumput 140 kali dengan menorehkan 29 gol dan 22 assist di berbagai kompetisi.
4. Joel Piroe (Suriname) kalah bersaing dengan Dominic Calvert-Lewin di penyerang tengah
Setelah kurang lebih 2 tahun membela Swansea City, Joel Piroe pergi ke West Yorkshire untuk berkarier bersama Leeds United pada musim panas 2023. Dirinya didatangkan dengan mahar 14 juta euro (sekitar Rp283 miliar). Selain penyerang tengah, pemain kelahiran Wijchen ini pernah dirotasi ke penyerang sayap kanan, penyerang bayangan, dan gelandang serang sehingga sering dipercaya mewarnai starter. Sama seperti Gnoto dan James, dia ikut membawa The Peacocks promosi ke Premier League 2025/2026.
Berbeda dari sebelumnya, Piroe tidak tampil reguler bersama Leeds United pada Premier League 2025/2026. Dia kalah bersaing dengan Dominic Calvert-Lewin di posisi penyerang tengah. Pemain yang kini berusia 26 tahun ini kemudian sering menjadi penghangat bangku cadangan. Ia mengalami paceklik gol dari 13 pertandingan hingga pekan ke-32. Sejak Agustus 2023, dirinya mengemas 34 gol dan 10 assist dari 115 pertandingan di berbagai kompetisi.
5. Lukas Nmecha (Jerman) lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan
Sama seperti Piroe, Lukas Nmecha bertugas sebagai pelapis Calvert-Lewin dalam menempati penyerang tengah utama Leeds United pada Premier League 2025/2026. Hal ini membuatnya lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Meski begitu, pemain kelahiran Hamburg ini tetap dibutuhkan karena mempunyai naluri menciptakan gol dan didukung dengan kekuatan fisik sehingga tidak takut berduel. Selain itu, rajin bergerak demi mengacaukan struktur area pertahanan lawan dan menambah opsi umpan bagi kawan. Hingga pekan ke-32, ia menghasilkan 6 gol dan 1 assist dari 25 pertandingan. Di berbagai kompetisi, dirinya mengoleksi 7 gol dan 3 assist dari 30 pertandingan musim ini.
Nmecha diperkenalkan ke Elland Road Stadium setelah Leeds United memboyongnya gratis dari VfL Wolfsburg pada musim panas 2025. Pemain yang kini berusia 27 tahun ini mempunyai pengalaman dalam menjalankan beberapa peran di sektor penyerangan. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkaya rotasi. Dirinya juga telah mengenal atmosfer sepak bola Inggris lantaran berkarier untuk Manchester City, Preston North End, dan Middlesbrough.
Kelima penyerang asing di atas menghuni skuad Leeds United pada 2025/2026. Piroe, Nmecha dan Gnoto berperan sebagai pelapis dalam skema taktik. Sementara, James sedang istirahat karena mengalami cedera adductor.