Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret jersey Brasil
potret jersey Brasil (unsplash.com/whodunelson)

Intinya sih...

  • Ilan membawa West Ham United bertahan di Premier League

  • Wellington Paulista tidak pernah memainkan pertandingan bersama West Ham United

  • Felipe Anderson kehilangan tempat setelah David Moyes menjadi pelatih West Ham United

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Brasil dikenal kerap menghasilkan penyerang berkualitas. Tidak heran klub-klub English Premier League (EPL) sering mendatangkan penyerang Negeri Samba. Salah satu klub Premier League yang menggunakan jasa penyerang Brasil adalah West Ham United. Hingga 19 Januari 2026, berikut lima penyerang Brasil yang pernah direkrut West Ham United.

1. Ilan membawa West Ham United bertahan di Premier League

Ilan bergabung dengan West Ham United pada jendela transfer musim dingin 2010. Ia datang dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Saint-Etienne berakhir. Saat itu, West Ham United di bawah asuhan Gianfranco Zola sedang berjuang keras di papan bawah klasemen Premier League. Ilan didatangkan sebagai opsi untuk mempertajam lini serang.

Awalnya, Ilan kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Ia harus bersaing dengan nama-nama seperti Carlton Cole dan Benni McCarthy. Dalam kurun waktu singkat, Ilan berhasil mencetak 4 gol dari 11 penampilan. Meskipun jumlahnya terlihat sedikit, gol-gol tersebut mampu membawa The Hammers bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris. Ilan hanya memperkuat West Ham United selama setengah musim sebelum akhirnya kembali ke Brasil dengan bergabung Internacional.

2. Wellington Paulista tidak pernah memainkan pertandingan bersama West Ham United

West Ham United merekrut Wellington Paulista pada Januari 2013. Dirinya didatangkan dari klub Brasil, Cruzeiro, dengan status pinjaman selama setengah musim disertai opsi kontrak permanen. Sebelum memperkuat The Hammers, Paulista memiliki reputasi sebagai mesin gol bagi Cruzeiro. Selain itu, dirinya juga sempat membela klub besar Brasil, yaitu Botafogo dan Palmeiras.

Meski sudah berlatih bersama tim utama dan masuk dalam skuad, Paulista kesulitan mendapatkan kesempatan bermain. Sepanjang masa pinjamannya, ia tidak pernah memainkan satu pertandingan bersama West Ham United. Namanya hanya sempat muncul di bangku cadangan dalam dua pertandingan Premier League melawan Southampton dan Reading. Pada akhirnya, West Ham United memutuskan untuk tidak mempermanenkan pemain kelahiran Sao Paulo tersebut.

3. Felipe Anderson kehilangan tempat setelah David Moyes menjadi pelatih West Ham United

Felipe Anderson diboyong West Ham United pada musim panas 2018. Untuk menebus Anderson dari Lazio, The Hammers harus mengeluarkan 38 juta euro atau Rp746 miliar. Nominal tersebut pada saat itu merupakan rekor transfer termahal sepanjang sejarah klub. Ia direkrut oleh Manuel Pellegrini untuk menambah kreativitas serangan.

Tahun pertama Anderson di London Stadium berjalan menjanjikan. Sepanjang 2018/2019, dirinya tampil dalam 40 pertandingan di semua ajang dengan kontribusi 10 gol dan 6 assist. Namun, memasuki musim kedua, Anderson kehilangan tempat setelah kedatangan David Moyes di kursi kepelatihan West Ham United. The Hammers sempat meminjamkan Anderson kepada FC Porto sebelum akhirnya dilepas kembali ke Lazio secara permanen pada musim panas 2021.

4. Luis Guilherme lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan

Luis Guilherme diperkenalkan sebagai pemain baru West Ham United pada musim panas 2024. Biaya kepindahannya dari Palmeiras menyentuh angka 23 juta euro atau Rp451 miliar. Guilherme diboyong saat usianya baru menginjak 18 tahun. Ia menjadi proyek jangka panjang bagi The Hammers.

Kiprah Guilherme bersama West Ham United tidak berjalan mulus. Dirinya lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan. Ia hanya bermain dalam 18 pertandingan tanpa membukukan gol maupun assist. Pada Januari 2026, Guilherme berlabuh ke Sporting CP secara permanen dengan biaya transfer 14 juta euro atau Rp274 miliar.

5. Pablo dapat dimainkan di berbagai posisi di lini depan

Performa impresif Pablo bersama Gil Vicente FC mampu menarik perhatian West Ham United. Pada bursa transfer Januari 2026, The Hammers berhasil mendapatkan tanda tangan pemain berusia 22 tahun tersebut. Pablo ditebus dengan mahar 23 juta euro atau Rp451 miliar. Ia menyepakati kontrak berdurasi 4,5 musim yang berlaku hingga Juni 2030 mendatang.

Posisi utama Pablo adalah penyerang tengah. Namun, dirinya dapat ditempatkan sebagai second striker maupun penyerang sayap. Sejauh ini, Pablo telah memperkuat West Ham United dalam tiga pertandingan. Namun, dirinya belum mencatatkan kontribusi gol dan assist.

Para pemain di atas merupakan penyerang Brasil yang pernah direkrut West Ham United. Dari daftar tersebut, Pablo menjadi pemain yang baru bergabung. Ia tentu diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi permainan The Hammers.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team