Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi menendang bola sepak
ilustrasi menendang bola sepak (pexels.com/Oliver Wagenblatt)

Intinya sih...

  • Yeremy Pino berperan sebagai gelandang serang atau penyerang sayap di Crystal Palace

  • Adama Traore diplot sebagai pelapis dari Harry Wilson di Fulham

  • Marc Guiu kesulitan menembus skuad utama Chelsea

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Spanyol menjadi salah satu kekuatan sepak bola sehingga banyak pemainnya mampu melebarkan sayap ke berbagai liga top Eropa, termasuk English Premier League (EPL). Pada 2025/2026, ada total 21 pemain yang sedang meramaikan kasta tertinggi Liga Inggris per 30 Desember 2025. Mereka memperkuat semua sektor, dengan empat di antaranya berperan sebagai penyerang. Para juru gedor La Roja ini tersebar di Chelsea, Fulham, Crystal Palace, dan Sunderland. Siapa saja penyerang asal Negeri Matador yang dimaksud tersebut dan seperti apa andilnya bagi masing-masing klub hingga pekan ke-18?

1. Yeremy Pino bisa berperan sebagai gelandang serang atau penyerang sayap di Crystal Palace

Setelah potensi menjanjikan yang ditunjukkan untuk Villarreal, Yeremy Pino setuju memulai petualangan baru dengan menerima pinangan Crystal Palace pada musim panas 2025. Demi memperlancar transfer ini, The Eagles membayar tebusan kepada El Submarino Amarillo 30 juta euro (sekitar Rp592,5 miliar). Pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut diproyeksikan menjalankan peran Eberechi Eze yang pindah ke Arsenal.

Meski posisi aslinya penyerang sayap kanan, Pino ternyata lebih sering diplot oleh Oliver Glasner sebagai gelandang serang utama Crystal Palace pada 2025/2026. Dia juga pernah dirotasi ke penyerang sayap kiri. Pemain kelahiran Las Palmas de Gran Canaria ini dibekali dengan kecepatan dan kemampuan menggiring bola. Visi bermainnya layak diwaspadai karena berguna untuk menciptakan umpan berbahaya bagi lini pertahanan lawan. Hingga pekan ke-18, dirinya menyumbang 1 gol dan 1 assist dari 16 pertandingan. Sementara di berbagai ajang, ia merumput 24 kali dengan menorehkan 3 gol dan 4 assist musim ini.

2. Adama Traore diplot sebagai pelapis dari Harry Wilson di Fulham

Adama Traore menjalani musim ketiganya membela Fulham. Pemain yang kini berusia 29 tahun ini lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan Fulham pada Premier League 2025/2026. Dirinya ternyata diplot sebagai pelapis dari Harry Wilson di posisi penyerang sayap kanan. Kehadirannya tetap dibutuhkan lantaran mempunyai kecepatan sehingga bisa melakukan pergerakan eksplosif. Selain itu, kekuatan fisik membuatnya tidak ragu melakukan duel dengan bek lawan. Dia merumput 12 kali hingga pekan ke-18.

Traore sendiri didatangkan Fulham secara gratis dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas 2023. Tak berjalan lancar, dia sempat absen lama karena cedera hamstring ketika awal berseragam The Cottagers. Usai sembuh, pemain kelahiran L'Hospitalet de Llobregat ini cukup sering menghuni starter karena memperkaya rotasi di sektor depan dan tengah. Sejak didaratkan ke Craven Cottage Stadium, ia menorehkan 4 gol dan 13 assist dari 75 pertandingan di berbagai kompetisi.

3. Marc Guiu kesulitan menembus skuad utama Chelsea

Singkat menjalani peminjaman di Sunderland, Marc Guiu dipulangkan Chelsea lantaran krisis penyerang pada tenggat waktu musim panas 2025. Dia ternyata masih kesulitan menembus ketatnya persaingan skuad inti The Blues pada Premier League 2025/2026. Enzo Maresca selaku pelatih lebih sering memberikan kesempatan Joao Pedro untuk menghiasi starter ketimbang penyerang kelahiran Granollers tersebut. Ini memengaruhi menit bermain yang didapatkan. Hingga pekan ke-18, ia baru merumput 7 kali dengan menyumbang 1 assist (235 menit).

Chelsea memboyong Guiu secara gratis dari Barcelona pada musim panas 2024. Tak berjalan mulus, pemain yang kini berusia 19 tahun ini tidak tampil reguler lantaran ketika itu kalah bersaing dengan Nicolas Jackson di posisi penyerang tengah. Selain itu, dia juga mengalami cedera hamstring sehingga melewatkan banyak pertandingan. Sejak berseragam The Blues, dirinya mengemas 7 gol dan 1 assist dari 25 pertandingan di berbagai kompetisi.

4. Eliezer Mayenda lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan Sunderland

Sunderland membayar 800 ribu euro (sekitar Rp15,7 miliar) kepada FC Sochaux-Montbeliard demi mendaratkan Eliezer Mayenda ke Stadium of Light pada musim panas 2023. Pemain kelahiran Zaragoza tersebut berkutat dengan cedera otot ketika awal memperkuat The Black Cats sehingga melewatkan banyak pertandingan. Usai pulih, dia kesulitan menjadi pilihan utama di posisi penyerang tengah. Ini membuatnya sempat dipinjamkan ke Hibernian FC agar menambah jam terbang pada musim dingin 2024.

Mayenda kembali memperkuat Sunderland pada musim panas 2024. Pemain yang kini berusia 20 tahun ini sering mendapat kesempatan menghuni starter. Sebab, dirinya menunjukkan fleksibilitas posisi di lini depan dan tengah. Hasilnya, dia ikut serta mengantar The Black Cats meraih tiket promosi ke Premier League 2025/2026.

Pada Premier League 2025/2026, Mayenda lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan Sunderland. Ia belum mampu menggusur Wilson Isidor dari posisi penyerang tengah utama. Pemain bertinggi 180 cm tersebut tercatat baru merumput 9 kali dengan menorehkan 1 gol hingga pekan ke-18. Sejak Juli 2023, dirinya mengumpulkan 11 gol dan 5 assist dari 58 pertandingan di berbagai kompetisi.

Keempat penyerang Spanyol di atas meramaikan Premier League 2025/2026. Pino ternyata lebih sering bertugas sebagai gelandang serang utama Crystal Palace. Sementara, Traore, Guiu, dan Mayenda menjalankan peran penyerang pelapis bagi masing-masing klub.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team