RC Lens menjadi kompetitor serius bagi Paris Saint-Germain dengan bercokol di posisi kedua hingga pekan ke-27 Ligue 1 Prancis 2025/2026. Ini menjaga asa mereka untuk kembali menjuarai kasta tertinggi Liga Prancis yang terakhir dimenangkan 28 tahun lalu. Pencapaian impresif ini juga terdapat andil dari empat penyerang tengah berkebangsaan Prancis yang menghuni skuad per 29 Maret 2026. Klub yang ditukangi Pierre Sage ini mengombinasikan pemain muda potensial dan penuh pengalaman demi memperdalam kekuatan ujung tombak.
4 Penyerang Tengah Prancis di Skuad RC Lens 2025/2026

1. Wesley Said lebih sering diplot sebagai penyerang bayangan
Meski posisi aslinya penyerang tengah, Wesley Said lebih sering diplot sebagai penyerang bayangan dalam sistem permainan RC Lens pada Ligue 1 2025/2026. Sebab, pemain yang kini berusia 30 tahun tersebut dibekali naluri membuat gol tajam serta cerdik mengeksploitasi celah kosong barisan pertahanan lawan. Etos kerjanya juga tinggi sehingga membantu melakukan pressing dan rajin bergerak demi menambah opsi umpan. Namun, kinerjanya sedang terhambat cedera hamstring. Hingga pekan ke-27, dirinya mengumpulkan 10 gol dan 2 assist dari 23 pertandingan.
Said sendiri diperkenalkan ke Stade Bollaert-Delelis secara diboyong gratis dari Toulouse FC pada musim panas 2021. Ia bertugas sebagai pelapis. Pemain kelahiran Noisy-le-Grand ini juga sering beristirahat karena mengalami berbagai cedera. Meski begitu, kehadirannya tetap dibutuhkan karena bisa menjalankan semua peran di sektor depan. Sejak Juli 2021, dirinya diturunkan sebanyak 130 pertandingan dengan menciptakan 33 gol dan 6 assist bersama Les Sang et Or.
2. Florian Sotoca berperan sebagai penyerang pelapis
Melakoni musim ketujuh untuk RC Lens, Florian Sotoca mengumpulkan menit bermain sedikit karena bertugas sebagai pelapis pada Ligue 1 2025/2026. Meski begitu, pemain yang kini berusia 35 tahun tersebut mempunyai pengalaman dalam menempati posisi penyerang tengah atau penyerang bayangan. Selain itu, dia tidak ragu melakukan kontak fisik dengan bek, bisa membantu melakukan pressing, cerdik mencari ruang sehingga memudahkan rekan mendistribusikan umpan. Hingga pekan ke-27, dirinya merumput 20 kali (207 menit).
RC Lens mengeluarkan biaya 1,1 juta euro (sekitar Rp21,5 miliar) demi merekrut Sotoca dari Grenoble Foot 38 pada musim panas 2019. Dia merupakan sosok versatile yang bisa menempati beberapa peran di sektor depan dan tengah. Ini membuatnya kerap dipercaya mewarnai starter sehingga mengoleksi banyak menit bermain. Ia juga beberapa kali mengemban jabatan kapten Les Sang et Or. Sejak diperkenalkan ke Stade Bollaert-Delelis, dirinya dipasang 243 pertandingan dengan menghasilkan 41 gol dan 31 assist (16.550 menit).
3. Rayan Fofana lebih sering berperan sebagai penyerang pengganti
Rayan Fofana merupakan lulusan akademi RC Lens. Pemain kelahiran Paris ini telah menunjukkan potensinya dengan merumput di berbagai jenjang umur. Ia menempati peran sebagai penyerang tengah dalam skema taktik. Berkat potensi menjanjikan yang ditunjukkan, Les Sang et Or kemudian mempromosikannya ke skuad senior pada musim panas 2025.
Fofana sendiri memperoleh menit bermain sedikit karena lebih sering memulai pertandingan sebagai penyerang pengganti dalam sistem permainan RC Lens pada Ligue 1 2025/2026. Meski begitu, dia adalah figur potensial yang patut diperhitungkan dengan menggabungkan naluri mencetak gol dan penyelesaian akhir solid untuk mengancam sektor pertahanan lawan. Selain itu, pemain yang kini berusia 20 tahun ini juga dibekali kecepatan dan cerdik melakukan pergerakan tanpa bola. Hingga pekan ke-27, ia menorehkan 5 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan (680 menit). Sejauh ini, ia merumput 28 kali dengan mencetak 6 gol dan 1 assist di berbagai kompetisi.
4. Odsonne Edouard menjelma menjadi sosok krusial di sektor depan
Kesulitan menembus skuad utama Crystal Palace, Odsonne Edouard memilih menjemput kemungkinan lain dengan berseragam RC Lens pada tenggat waktu musim panas 2025. Transfer ini menghabiskan dana 3,7 juta euro (sekitar Rp72,3 miliar). Pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut mengenal atmosfer sepak bola Prancis karena pernah berkarier bersama Paris Saint-Germain dan Toulouse FC. Ini menjadi bekal berharga untuk membuatnya cepat beradaptasi di Les Sang et Or.
Edouard kerap dipasang sejak menit awal sebagai penyerang tengah RC Lens pada Ligue 1 2025/2026. Dia menjelma menjadi sosok krusial di sektor depan karena mempunyai kekuatan fisik solid, cerdik dalam penempatan posisi sehingga memudahkan rekan memberi umpan, dan penyelesaian akhir tajam. Dirinya juga diandalkan saat perebutan bola udara. Pemain kelahiran Kourou tersebut mengemas 12 gol dan 3 assist dari 23 pertandingan (1.476 menit) hingga pekan ke-27. Sejak membela Les Sang et Or, ia merumput 26 kali dengan menyumbang 13 gol dan 3 assist musim ini.
Keempat penyerang tengah Prancis di atas menghuni skuad RC Lens 2025/2026. Said sering dirotasi ke posisi penyerang bayangan serta Edouard langsung menjalankan peran ujung tombak inti. Sementara, Sotoca dan Fofana menempati peran pelapis dalam skema taktik Les Sang et Or.