Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola resmi mengumumkan masa depannya di Manchester City, Jumat (22/5/2026). Dalam keputusannya, juru taktik asal Spanyol itu akan meninggalkan Etihad Stadium setelah menuntaskan roda kompetisi musim 2025/26.
"Pep Guardiola akan mundur dari jabatannya sebagai manajer Manchester City pada musim panas ini," bunyi pernyataan klub di Instagram resminya.
Keputusan tersebut membuat Guardiola mengakhiri cerita manisnya bersama The Citizens yang telah tertulis selama satu dekade. Ia menuliskan tinta emas dalam sejarahnya bersama ManCity.
Di bawah arahan Guardiola, ManCity berhasil mendominasi kompetisi domestik. Total enam gelar Premier League berhasil direngkuh, dan pernah memenangkannya empat kali secara beruntun, pada musim 2020/21 hingga 2023/24.
ManCity racikan Guardiola juga menyabet tiga gelar Piala FA, dan lima trofi Piala Liga Inggris. Di level internasional, mereka sukses menyegel gelar Liga Champions sekali (2022/23) UEFA Super Cup (2023/24), dan Piala Dunia Antarklub (2023/24.
Kendati meninggalkan kursi manajer, Guardiola tetap menjadi bagian ManCity. Eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu diangkat menjadi Global Ambassador klub, dan menjadi penasihat teknis kepada klub-klub di bawah naungan City Football Group (CFG).
"Pep tetap melanjutkan hubungannya dengan City Football Group dengan mengambil peran sebagai Global Ambassador. Dalam peran tersebut, ia akan memberikan masukan teknis kepada klub-klub di bawah naungan grup, sekaligus terlibat dalam berbagai proyek dan kolaborasi khusus," bunyi keterangan ManCity.
