Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi stadion Manchester City, Etihad Stadium
ilustrasi stadion Manchester City, Etihad Stadium (unsplash.com/Jonny Gios)

Intinya sih...

  • Manchester City imbang dengan Stoke City, Liverpool, dan Arsenal pada pekan ke-28—30 EPL 2016/2017

  • Manchester City ditahan Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur pada pekan ke-12—14 EPL 2023/2024

  • Manchester City seri kontra Sunderland, Chelsea, dan Brighton & Hove Albion pada pekan ke-19—21 EPL 2025/2026

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Manchester City kembali mengalami kemunduran setelah meraih lima kemenangan beruntun di English Premier League (EPL) 2025/2026 pada pekan ke-13—18. The Cityzens melewati tiga pertandingan berikutnya dengan imbang. Ini merupakan kali ketiga ketika mereka seri tiga laga beruntun di EPL selama dilatih Pep Guardiola sejak Juli 2016.

1. Manchester City imbang dengan Stoke City, Liverpool, dan Arsenal pada pekan ke-28—30 EPL 2016/2017

Momen pertama Manchester City era Pep Guardiola menelan tiga seri beruntun di Premier League terjadi pada pekan ke-28—30 EPL 2016/2017. Sergio Aguero dan kolega mengawalinya dengan berbagi poin tanpa gol melawan Stoke City pada 8 Maret 2017. Padahal, mereka bermain di kandang, Etihad Stadium.

Manchester City kembali imbang di Etihad Stadium pada 19 Maret 2017 setelah bermain 1-1 dengan Liverpool. Tertinggal oleh penalti James Milner (51'), Manchester City menyamakan kedudukan lewat Aguero (69'). Manchester City lantas seri 2-2 dengan Arsenal di Emirates Stadium pada 2 April 2017. Mereka memimpin dua kali melalui Leroy Sane (5’) dan Aguero (42’), tetapi kehilangan tiga poin akibat aksi Theo Walcott (40’) dan Shkodran Mustafi (53’).

Ironisnya, tren negatif Manchester City tidak hanya berhenti pada tiga seri beruntun. Mereka melanjutkannya dengan kekalahan 1-2 dari Chelsea pada pekan ke-31 (5/4/2017). Guardiola akhirnya membawa timnya meraih kemenangan dengan mengalahkan Hull City 2-1 pada pekan ke-32 (8/4/2017). Periode buruk tersebut ikut menyebabkan mereka gagal menjadi juara dan cuma berakhir di posisi ketiga.

2. Manchester City ditahan Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur pada pekan ke-12—14 EPL 2023/2024

Setelah pada musim debutnya, Pep Guardiola kembali merasakan tiga seri beruntun di Premier League bersama Manchester City pada pekan ke-12—14 EPL 2023/2024. Imbang pertama pada periode ini berakhir dengan hujan gol. Mereka dan Chelsea sama-sama mencetak empat gol di Stamford Bridge pada 12 November 2023. Manchester City mencetak gol melalui Erling Haaland (25’, 47’), Manuel Akanji (45+1’), dan Rodri (86’). Sementara, Chelsea membobol gawang Ederson lewat Thiago Silva (29’), Raheem Sterling (37’), Nicolas Jackson (67’), dan Cole Palmer (90+5’).

Dua pekan berselang, Manchester City imbang 1-1 dengan Liverpool di Etihad Stadium (25/11/2023). Sempat unggul lewat gol Haaland (27’), Manchester City kecolongan oleh sepakan Trent Alexander-Arnold (80’). Pada 3 Desember 2023, Manchester City ditahan Tottenham Hotspur di Etihad dengan skor 3-3. Mereka mencetak gol lewat bunuh diri Son Heung Min (9’) dan sentuhan Phil Foden (31’) serta Jack Grealish (81’). Sementara, Spurs membawa pulang satu poin berkat gol Son (6’), Giovani Lo Celso (69’), dan Dejan Kulusevski (90’).

Nahas, seperti pada musim debutnya, Guardiola juga menelan kekalahan setelah tiga seri beruntun di EPL. Mereka menyerah 0-1 dari Aston Villa di Villa Park pada 6 Desember 2023 akibat gol Leon Bailey (74’). Manchester City kembali ke jalur kemenangan 4 hari berselang usai menaklukkan tim promosi, Luton Town, dengan skor 2-1. Setelahnya, Manchester City bangkit. Mereka tidak pernah menelan kekalahan dalam 22 pertandingan tersisa dengan catatan 18 menang dan 4 seri. Hasilnya, Manchester City menyalip Arsenal dan mengakhiri musim sebagai juara.

3. Manchester City seri kontra Sunderland, Chelsea, dan Brighton & Hove Albion pada pekan ke-19—21 EPL 2025/2026

Tiga seri beruntun teranyar Manchester City di Premier League pada era Pep Guardiola terjadi pada pekan ke-19—21 EPL 2025/2026. Setelah menunjukkan kebangkitan dengan lima kemenangan beruntun, mereka memulai hari pertama pada 2026 dengan seri tanpa gol. Manchester City ditahan tim promosi, Sunderland, di Stadium of Light.

Tiga hari berselang, Manchester City gagal menang ketika menjamu Chelsea di Etihad Stadium. Tijjani Reijnders membawa mereka memimpin pada menit 42. Namun, Manchester City kecolongan pada menit 90+4 setelah Enzo Fernandez menuntaskan rebound. Manchester City gagal memanfaatkan krisis yang tengah dialami Chelsea yang baru saja memecat Enzo Maresca.

Pada 7 Januari 2026, Manchester City kembali terkena comeback di Etihad Stadium. Mereka berhadapan dengan Brighton & Hove Albion. Erling Haaland membuka papan skor melalui tendangan penalti pada menit 41. Namun, Brighton mencuri satu poin setelah mencetak gol lewat Kaoru Mitoma pada menit 60.

Derbi Manchester City menjadi pertandingan selanjutnya Manchester City di EPL 2025/2026. Mereka bakal melawat ke Old Trafford pada 17 Januari 2026 untuk menghadapi Manchester United. Pada dua periode sebelumnya, Manchester City selalu menelan kekalahan setelah mengalami tiga seri beruntun di EPL. Apakah ini akan kembali terjadi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team