Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perkara Pemain Baru yang Bikin Pelatih Persija Naik Pitam
Pelatih Persija, Mauricio Souza. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Pelatih Persija, Mauricio Souza, menunjukkan kekesalannya terhadap pertanyaan media soal minimnya menit bermain pemain baru dalam konferensi pers jelang laga melawan PSM Makassar.
  • Sousa menegaskan dirinya paling memahami kondisi para pemain karena berinteraksi langsung setiap hari dan hanya dia yang menentukan waktu debut pemain baru.
  • Ia meminta fans mempercayainya, menekankan bahwa penentuan pemain inti didasarkan pada performa, bukan nama besar atau status sebagai rekrutan baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, sudah kesal dengan pertanyaan soal kenapa pemain baru masih jarang main. Hal itu dia ungkapkan secara nyata dalam sesi jumpa pers sebelum laga lawan PSM Makassar.

Dalam sesi yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) itu, Souza pun mengungkapkan rasa kesalnya itu. Nadanya meninggi ketika menjawab pertanyaan awak media soal pemain baru ini.

"Belakangan kalian cuma bicara soal pemain-pemain baru. Sepertinya semua pemain baru lebih baik dari pemain yang sudah ada. Sepertinya ada kewajiban untuk memasukkan pemain yang baru saja tiba ke lapangan demi memuaskan kalian dan suporter," ujar Souza.

1. Souza klaim lebih tahu soal kondisi pemain baru

Pelatih Persija, Mauricio Souza. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Masih dengan nada kesal, Souza mengeklaim lebih tahu soal kondisi pemain Persija, karena sehari-hari bersama dengan mereka. Dia juga yang menentukan siapa yang bisa bermain, dan kapan pemain baru bisa main.

"Yang bersama mereka (pemain Persija lama dan baru) sehari-hari adalah saya. Yang tahu kondisi saat mereka datang adalah saya. Dan yang akan menentukan momen kapan mereka debut (pemain baru) adalah saya," kata Souza.

2. Berkaca dari Shayne dan Dony Tri

Shayne Pattynama usai Persija melawan Persita di Indomilk Arena, Jumat (30/1/2026). (IDN Times/Tino).

Perkara pemain baru ini, Souza berkaca pada kasus Shayne Pattynama dan Dony Tri Pamungkas. Dia tak mau menuruti keinginan fans dan jurnalis yang ingin Shayne main, sedangkan Dony dalam kondisi ciamik.

"(Shayne) Pattynama adalah pemain hebat. Dony (Tri Pamungkas) juga. Dan tidak ada alasan kenapa saya harus mencadangkan Dony demi memuaskan keinginan kalian melihat pemain baru di lapangan," ujar Souza.

3. Meminta agar fans dan jurnalis percaya padanya

Potret Persija melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dalam lanjutan Super League 2025/26, Minggu (8/2/2026). (Dok. Persija).

Lebih lanjut, meski masih dengan nada tinggi, Souza meminta fans percaya padanya. Dia menegaskan sekali lagi, pemain bisa masuk tim inti jika performanya memang bagus, bukan karena nama besar atau status pemain baru.

"Tidak ada yang akan bermain karena nama besar. Mereka akan bermain karena performa. Jadi, sebelum mengkritik, cobalah hormati juga pemain yang sudah ada di sini. Dan saat mereka (pemain Persija baru) harus main, mereka akan main," ujar Souza.

Editorial Team