Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret Persija melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dalam lanjutan Super League 2025/26
Potret Persija melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dalam lanjutan Super League 2025/26, Minggu (8/2/2026). (Dok. Persija).

Intinya sih...

  • Persija terancam terusir lagi dari Jakarta saat Ramadhan

  • GBK tak bisa digunakan per 20 Februari, Persija mencari alternatif di JIS dan Stadion Patriot

  • Masalah ini pernah dialami Persija pada Oktober dan November 2025, serta ada tiga laga kandang pada akhir Februari 2026

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persija terancam terusir lagi dari Jakarta saat Ramadhan. Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Ferry Indrasjarief menyebut, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tak bisa lagi Macan Kemayoran pakai per 20 Februari.

"Ya, tanggal 20 (Februari) katanya kami sudah tidak bisa menggunakan GBK. Selain itu, masih ada dua pertandingan berikutnya yang juga tidak bisa digelar di GBK," ujar Ferry kepada awak media.

1. SUGBK akan melakukan perbaikan rumput buat Timnas

Potret Persija melawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dalam lanjutan Super League 2025/26, Minggu (8/2/2026). (Dok. Persija).

Ferry menegaskan, SUGBK akan melakoni perbaikan rumput, menyambut FIFA Series yang akan digelar pada Maret mendatang. Hal itu dilakukan agar Timnas Indonesia dan tim-tim dari luar negeri nyaman main di sini.

"GBK akan melakukan perbaikan rumput. Katanya mau dipakai lagi oleh Timnas Indonesia, jadi meskipun kondisinya sudah bagus, tetap akan diperbaiki agar kualitasnya lebih baik lagi," kata Ferry.

2. Opsi JIS dan Patriot, tetapi untuk JIS harus dicek dulu

Laga Persija lawan Malut United di JIS. (Dok. Persija)

Ferry menyebut, ada dua opsi yang akan digunakan Panpel Persija untuk menggelar laga kandang nanti, yakni Jakarta International Stadium (JIS) dan Stadion Patriot Candrabhaga. Namun, khusus JIS, ada perlakuan khusus.

"Rencananya usai lawan Arema, Senin ini (9/2/2026) kami akan bersama-sama kembali ke JIS. Beberapa pemain juga kami harapkan bisa ikut, supaya mereka bisa melihat langsung kondisi JIS," kata Ferry.

"Kalau ternyata memang sampai sekitar tanggal 20 (Februari) JIS belum bisa digunakan, maka alternatif berikutnya adalah Stadion Patriot. Mudah-mudahan nanti ada perubahan di JIS," lanjutnya.

3. Mencuatnya lagi potensi terusir dari Jakarta

Laga uji coba Persija Vs Arema FC di JIS. (Dok. Media Officer Arema FC)

Menilik situasi SUGBK yang tak bisa dipakai, serta tak pastinya JIS dan Patriot, mencuat lagi potensi Persija terusir dari Jakarta dan Jabodetabek. Musim ini, hal serupa pernah mereka alami.

Saat melakoni laga kandang lawan PSBS Biak dan Persik Kediri pada Oktober dan November 2025lal, Persija harus main di Stadion Manahan karena JIS dan SUGBK tak bisa dipakai.

Memasuki Ramadhan pada akhir Februari 2025, ada tiga laga kandang yang bakal Persija lakoni, yakni lawan PSM Makassar, Borneo FC, dan Dewa United. Seiring tak bisanya SUGBK dipakai, serta belum pastinya JIS dan Patriot, akankah mereka terusir lagi dari Jakarta?

Editorial Team