Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persija lawan Persijap di Super League
Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija)

Intinya sih...

  • Kehilangan pemain kunci juga persulit PersijaSouza menyebut kehilangan pemain kunci dan bermain dengan 10 orang membuat situasi sulit.

  • Optimistis Persija tetap bisa bersaingMeski ada kekurangan, Souza optimistis Persija bisa bersaing memperebutkan gelar juara Super League.

  • Persija masih bertengger di papan atasPersija menutup paruh pertama di peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan 35 poin, serta mencatatkan 32 gol.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, membeberkan kekurangan timnya usai melakoni paruh pertama Super League 2025/26. Dia menyebut, kekurangan itu ada di lini pertahanan.

"Mungkin ada sedikit kekurangan dalam hal bertahan selama paruh pertama. Ada beberapa pertandingan di mana kita kehilangan pemain kunci kita," ujar Souza dalam sesi jumpa pers jelang lawan Madura United.

1. Kehilangan pemain kunci juga persulit Persija

Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija)

Souza juga menyebut, kehilangan pemain kunci di beberapa laga penting juga kerap mempersulit Persija. Tak jarang juga, mereka main dengan 10 orang saat pertandingan, dan itu bikin situasi tim jadi sulit.

"Lalu juga kita beberapa kali bermain dengan kekurangan satu pemain di lapangan. Karena kita punya tim dengan penguasaan bola, hal itu berpengaruh pada kesempatan untuk mencetak gol," kata Souza.

2. Optimistis Persija tetap bisa bersaing

Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija)

Terlepas dari kekurangan yang masih ada, Souza optimistis Persija bisa bersaing memperebutkan gelar juara Super League. Dia puas dengan apa yang dipertontonkan para pemainnya selama paruh pertama liga.

"Saya puas dengan apa yang kita lakukan di putaran pertama. Jadi, kompetisi saat ini terbuka lebar, ada beberapa tim yang bisa menjadi juara di tahun ini. Tapi, sehabis putaran pertama semakin dekat dengan target kita," ujar Souza.

3. Persija masih bertengger di papan atas

Persija lawan Persijap di Super League. (Dok. Persija)

Persija menutup paruh pertama dengan hasil yang tidak terlalu buruk. Mereka bertengger di peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan 35 poin, selisih tiga poin dengan Persib di puncak klasemen.

Tidak cuma itu, Persija juga jadi salah satu tim yang produktif di paruh pertama Super League. Mereka sukses mencatatkan 32 gol, dan hanya kebobolan 14 gol saja dari 17 laga yang sudah dijalani.

Editorial Team