Bilbao, IDN Times - Di pusat kebudayaan sepak bola Eropa, ada tradisi unik yang hampir selalu muncul di tribune stadion. Bukan hanya sorak-sorai para penggemar, yel-yel, atau bendera yang berkibar, tetapi juga bunyi “crack–crack” saat para suporter memecahkan biji bunga matahari di mulut mereka.
Camilan sederhana yang dikenal dengan nama pipas ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman menonton sepak bola di Spanyol. Lebih dari sekadar makanan ringan, Pipas seolah menjadi ritual tak terpisahkan yang menemani penggemar untuk terus semangat menonton pertandingan.
Namun, di balik popularitasnya, Pipas juga telah memicu perdebatan sengit antara nostalgia budaya dan tantangan kebersihan modern. Saat banyak suporter merasa kehilangan “ritual” mereka, beberapa klub mulai mengambil langkah drastis untuk mengatur konsumsi camilan tersebut di stadion.
