Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Premier League
ilustrasi Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)

Intinya sih...

  • Guardiola mengirim ancaman kepada Arsenal setelah kemenangan ManCity atas Liverpool.

  • ManCity siap meneror Arsenal dalam perburuan gelar Premier League yang masih panjang.

  • Silva bersikeras akan berjuang mati-matian untuk mempertahankan trofi, sementara pelatih Liverpool meradang terkait keputusan wasit.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola mengirim ancaman kepada Arsenal usai Manchester City membungkam Liverpool 2-1 di Anfield, Minggu (8/2/2026). Guardiola mengingatkan Arsenal, jika ManCity masih berada dalam arus perburuan gelar Premier League.

Erling Haaland menjadi aktor utama kemenangan ManCity. Dia memberikan assist kepada Bernardo Silva untuk menyamakan kedudukan 1-1, kemudian mencetak gol penalti untuk memastikan kemenangan The Citizens dengan skor 2-1.

Hasil ini sekaligus menjaga asa juara ManCity tetap menyala. Lebih dari itu, kemenangan tersebut sekaligus membuktikan mentalitas baja mereka, khususnya saat bermain di stadion yang terkenal angker.

1. Guardiola siap terkam Arsenal jika terpeleset

Berkat kemenangan di Anfield, ManCity menjaga jarak enam poin dengan Arsenal. Menurut Guardiola, itu adalah jarak yang jauh dari kata aman buat Arsenal di Premier League.

Apalagi, Premier League musim 2025/26 masih panjang, setidaknya ada 13 pekan yang harus dijalani. ManCity memastikan akan terus meneror The Gunners dalam perburuan gelar tersebut.

"Hanya itu yang bisa kami lakukan, mengembuskan napas di leher Arsenal. Kami juga mau mencoba memanfaatkannya jika mereka tergelincir," ujar Guardiola dikutip Daily Mirror.

2. ManCity bakal perjuangkan gelar mati-matian

Sementara, Silva merasa peluang juara timnya bakal tamat jika kalah di Anfield malam itu. Ketertinggalan sembilan poin dari Arsenal menurutnya akan menjadi misi mustahil untuk dikejar.

Silva kini menyatakan akan berjuang mati-matian hingga akhir musim demi mempertahankan trofi. Konsistensi kini menjadi kunci utama ManCity untuk mencoba menyalip Arsenal di tikungan terakhir kompetisi.

"Seluruh tim tahu sebelum laga, perburuan gelar berakhir jika kami kalah dalam pertandingan ini. Kami merasa perlu menang dan ini makin dekat, harapan itu ada," kata Silva.

3. Arne Slot meradang, merasa dicurangi wasit

Sementara pelatih Liverpool, Arne Slot, meradang akibat sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya. Dia menyoroti kartu merah Dominik Szoboszlai dan insiden Marc Guehi yang lolos dari hukuman berat saat melanggar Mohamed Salah.

"Begitu sering tahun ini kami tidak mendapatkan apa yang menurut saya pantas didapatkan, dan ini adalah kejadian lainnya," keluh Slot.

Editorial Team