Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cyrus Margono resmi menjadi WNI
Pemain keturunan, Cyrus Margono resmi menjadi WNI (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Intinya sih...

  • Cyrus Margono resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi DKI Jakarta pada Kamis (21/3/2024).

  • Cyrus Margono lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat pada 9 November 2001. Cyrus mempunyai darah Indonesia dari ayahnya, Johan Margono yang berasal dari Bali.

  • Pada 5 Februari 2025, Cyrus Margono sempat bergabung dengan klub Kosovo, KF Dukagjini. Namun, kontraknya berakhir pada akhir Desember 2025 lalu.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cyrus Margono resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengambil sumpah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi DKI Jakarta pada Kamis (21/3/2024). Cyrus mengikuti proses pengambilan sumpah didampingi ayahnya, Johan Margono dan staf ahli Kemenpora, Hamdan Hamedan.

Menariknya, Cyrus tidak menjalani naturalisasi, melainkan hanya diberikan status WNI karena dia sudah pernah memiliki KTP Indonesia. Namun, setelah resmi menjadi WNI, dirinya tak kunjung dipanggil oleh timnas.

Baru-baru ini, beredar kabar bahwa dirinya tengah dilirik menjadi kiper Persib Bandung. Berikut profil Cyrus Margono dan perjalanan kariernya yang menarik diketahui.

1. Profil Cyrus Margono

Cyrus Margono lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat pada 9 November 2001. Cyrus mempunyai darah Indonesia dari ayahnya, Johan Margono yang berasal dari Bali. Sedangkan ibunya merupakan keturunan Iran.

Sebelumnya, Cyrus sudah pernah memiliki KTP Indonesia. Namun, status KTP miliknya ditangguhkan karena dia merupakan orang dengan darah campuran dan lahir di luar Indonesia serta belum menentukan kewarganegaraan hingga melewati batas usia maksimal 21 tahun.

Cyrus Margono resmi menjadi warga negara Indonesia pada 21 Maret 2024.

2. Perjalanan karier Cyrus Margono

Melansir Transfermarkt, Cyrus Margono memulai karier sepak bolanya dengan menimba ilmu di Met Oval Academy, akademi sepak bola yang berbasis di Queens, New York.

Pada 2019, kiper setinggi 191 cm ini bergabung ke klub sepak bola di University of Denver bernama Denver Pioneers. Kemudian, Cyrus kembali membela tim kampus, yaitu UK Wildcats dari Universitas Kentucky.

Pada musim 2021/2022, Cyrus resmi bergabung ke klub kasta kedua Liga Yunani, Panathinaikos B dengan status bebas transfer. Kontraknya dengan Panathinaikos B berakhir pada Juli 2024.

Pada 5 Februari 2025, Cyrus Margono diketahui bergabung dengan klub Kosovo, KF Dukagjini, seperti dilansir Transfermarkt. Namun, kontraknya berakhir pada akhir Desember 2025 lalu. Per 2026, Cyrus Margono berstatus tanpa klub.

3. Kenapa Cyrus Margono tidak dipanggil Timnas Indonesia?

Sepanjang 2025, beberapa kali beredar berita bergabungnya Cyrus Margono dengan Timnas Indonesia. Salah satunya pada Juni 2025, setelah pelatih kiper Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg mengunggah postingan di Instagram pribadinya. Dalam postingan tersebut, ia berfoto dengan Cyrus pada saat sesi latihan bersama KF Dukagjini.

Alhasil, banyak netizen yang menebak bahwa Cyrus tengah dilirik PSSI. Pasalnya, sudah satu tahun berlalu sejak dirinya memutuskan untuk menjadi WNI. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari PSSI terkait status Cyrus Margono.

Yang terbaru, Cyrus Margono dikabarkan dilirik oleh Persib Bandung untuk mengisi posisi kiper. Kabar ini tentu mengundang banyak respons pencinta sepak bola, khususnya suporter Persib Bandung. Hadirnya Cyrus Margono diharapkan dapat menambah amunisi klub asuhan Bojan Hodak.

Nah, demikianlah profil Cyrus Margono, kiper keturunan Bali-Iran yang resmi menjadi WNI pada 2024 lalu.

FAQ seputar Cyrus Margono

Cyrus Margono keturunan mana?

Ayah Cyrus Margono berasal dari Bali. Sedangkan ibunya merupakan keturunan Iran.

Siapa ayah Cyrus Margono?

Ayah Cyrus Margono bernama Johan Margono keturunan Bali.

Berapa tinggi Cyrus Margono?

Menurut Transfermarkt, tinggi Cyrus Margono mencapai 191 cm.

Editorial Team