Hat-trick yang ditorehkan Harry Kane saat Inggris menghajar lawannya Panama dengan skor telak 6-1, pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Minggu (24/6/2018), menempatkannya untuk sementara menjadi topskorer di turnamen yang digelar empat tahunan.
Torehan impresif itu tentunya sedikit mengejutkan publik sepak bola Inggris. Pasalnya, khalayak sedikit meragukan ketajamannya kala berseragam Pasukan Tiga Singa. Ditambah, statusnya sebagai kapten diprediksi menjadi beban berat, karena dianggap belum cukup matang mengemban posisi tersebut, apalagi jika menilik nama besar Inggris.
Meski sempat diragukan, Kane langsung membuktikan kualitasnya bersama Inggris pada Piala Dunia 2018. Terlepas dari sentimen yang ditujukan kepadanya, publik Inggris sudah selayaknya berterima kasih kepada Kane.
Berkat dirinya, taring The Three Lions yang mulai ompong lantaran kemampuan Rooney menurun akibat dimakan usia, kini berpotensi bertaji kembali.
Tapi, Kane tak mau disebut sebagai aktor utama keberasilan timnas Inggris dalam dua laga awalnya. Ia lebih memilh merendah. Menurtnya, semua hasil yang diraih merupakan kerja seluruh tim, tak terkecuali para pendukung The Three Lions yang tak kenal lelah mendukung.
"Saya tetap memijakkan kaki saya di tanah. Yang akan saya lakukan setelah ini adalah bekerja lebih keras, bermain lebih baik, dan berusaha mencetak gol lebih banyak," ujar eks penggawa Norwich City.
