Atletico Madrid menjadi klub Spanyol terakhir yang mengakhiri kiprahnya di Liga Champions 2025/2026. Kekalahan 0-1 di Emirates Stadium (6/5/2026) menggagalkan langkah Los Rojiblancos menuju ke final. Hasil tersebut memastikan Atletico Madrid menyerah dengan agregat 1-2 dari wakil Inggris, Arsenal, pada babak semifinal.
Berbeda dari Barcelona yang mulus, perjalanan Atletico Madrid lebih terlihat tidak konsisten. Mereka harus melewati babak playoff terlebih dulu sebelum lolos ke 16 besar dari fase liga. Pada babak playoff, mereka bertemu wakil Belgia, Club Brugge. Los Rojiblancos bahkan ditahan imbang 3-3 pada leg pertama sebelum menang besar 4-1 dihadapan pendukungnya sendiri pada leg kedua.
Pada babak 16 besar, Atletico Madrid terlihat tidak begitu kesulitan untuk melewati hadangan Tottenham Hotspur. Los Rojiblancos menang agregat 7-5 atas wakil Inggris tersebut pada 16 besar. Julián Alvarez menjadi bintang pada laga tersebut dengan mencetak tiga gol dalam dua pertandingan. Kemenangan tersebut mengantarkan Atletico Madrid menantang Barcelona pada perempat final.
Namun, Los Rojiblancos secara mengejutkan berhasil menyingkirkan Barcelona. Atletico Madrid bahkan mempermalukan Barcelona di hadapan pendukungnya sendiri dengan kemenangan 2-0 pada leg pertama. Meski kalah 1-2 pada leg kedua, mereka tetap menang secara dramatis dengan aggregat tipis 3-2 atas Blaugrana.
Kemenangan dari Barcelona membawa Atletico Madrid melangkah ke semifinal untuk menghadapi Arsenal. Los Rojiblancos dan The Gunners sebenarnya cukup seimbang secara kualitas permainan. Kedua tim bahkan bermain imbang 1-1 pada leg pertama. Sayangnya, gol semata wayang Bukayo Saka pada leg kedua memupuskan jalan Atletico Madrid untuk berada di final UCL 2025/2026.
UCL 2025/2026 bukanlah musim yang baik bagi sepak bola Spanyol. Kelima wakil LaLiga yang dikirimkan semuanya telah gugur dan tidak ada satupun yang sampai babak final. Atletico Madrid menjadi wakil terbaik dengan torehan sampai ke babak semifinal.