Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rekor Buruk Jerman: 3 Edisi Beruntun Gak ke Perempat Final Piala Dunia
Penyerang Jerman, Deniz Undav, merayakan kemenangan timnya di akhir pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Pantai Gading di Stadion Toronto, Toronto, pada 21 Juni 2026. (AFP/Cole Burston)
  • Jerman tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
  • Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Jerman yang belum pernah mencapai perempat final Piala Dunia sejak terakhir juara pada tahun 2014.
  • Dalam empat edisi terakhir, Jerman gagal ke perempat final sebanyak tiga kali berturut-turut, yaitu pada 2018, 2022, dan kini di 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jerman harus mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan tragis. Di babak 32 besar, mereka kalah dari Paraguay.

Bertanding di Boston Stadium, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB, Jerman kalah 3-4 dari Paraguay via adu penalti, usai main imbang 1-1 sepanjang 120 menit. Kekalahan ini melanjutkan tren buruk Jerman.

Squawka mencatat, sejak 2014 atau ketika terakhir juara, Jerman tak pernah melaju hingga perempat final di Piala Dunia. Mereka selalu gugur sebelum mencapai ke sana.

Pada 2018 dan 2022, Jerman kalah di fase grup Piala Dunia. Bahkan, mereka sempat kalah dari dua tim Asia yakni Korea Selatan dan Jepang.

Kini, pada 2026, Jerman kembali gagal melaju ke perempat final, usai kalah dari Paraguay di babak 32 besar. Ini jadi kali keempat sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia, Jerman gagal ke perempat final.

Sebelum 2018, 2022, dan 2026, Jerman pernah gagal ke perempat final Piala Dunia pada 1938. Hanya empat kali, tetapi tiga di antaranya terjadi pasca mereka juara pada 2014.

Jerman pun menyusul Jepang dan Afrika Selatan yang juga sudah gugur di 32 besar Piala Dunia 2026.

Editorial Team

Related Article