Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pertandingan sepak bola
ilustrasi pertandingan sepak bola (pixabay.com/planet_fox)

Paris FC melakukan gebrakan pada bursa transfer musim dingin 2026. Klub promosi di Ligue 1 Prancis 2025/2026 itu sukses mendatangkan seorang striker berpengalaman dari Bologna, Ciro Immobile. Bomber berusia 35 tahun didapatkan secara gratis dan diikat kontrak yang berdurasi hingga musim panas 2027 mendatang.

Immobile menjadi 1 dari 4 rekrutan baru Paris FC pada pertengahan musim ini per 2 Februari 2026. Kehadiran para penggawa baru diharapkan membawa tim tampil lebih baik hingga kompetitif di Ligue 1 dan Coupe de France. Langkah agresif ini juga menunjukkan ambisi Paris FC untuk tidak sekadar numpang lewat di kasta tertinggi, tetapi benar-benar membangun fondasi skuad yang mampu bersaing dengan tim-tim mapan.

1. Diego Coppola dipinjam dari Brighton & Hove Albion sebagai benteng di pertahanan

Paris FC mendapat amunisi baru di jantung pertahanan dengan kedatangan Diego Coppola. Bek tengah berpaspor Italia itu dipinjam dari Brighton & Hove Albion hingga penghujung musim ini. Transfer ini membuat Coppola berkesempatan merumput di Prancis untuk pertama kali dalam kariernya.

Kesepakatan ini sekaligus menumbuhkan harapan Coppola untuk mendapat menit bermain lebih serta peran yang lebih sentral di Paris FC. Pasalnya, ia kesulitan bersaing hingga hanya bermain dalam sembilan laga pada paruh pertama musim ini. Padahal, pemain berusia 22 tahun itu sempat menunjukkan progres yang begitu signifikan bersama Hellas Verona di Serie A Italia pada 2022–2025.

2. Paris FC mendatangkan Marshall Munetsi sebagai pemain pinjaman dari Wolverhampton Wanderers

Marshall Munetsi menjadi salah satu kekuatan di lini tengah Wolverhampton Wanderers pada paruh pertama 2025/2026. Meski demikian, manajemen memilih untuk melakukan perubahan dalam tim hingga meminjamkannya kepada Paris FC selama paruh kedua. Sebelum kepindahan ini terjadi, ia telah memainkan 15 laga untuk Wolves dengan kontribusi 2 gol dan 1 assist

Gelandang berpaspor Zimbabwe itu telah memainkan tiga laga untuk Paris FC hingga kini, seluruhnya di Ligue 1. Ia telah merumput selama 51 menit dan selalu berbuah poin bagi tim barunya. Dirinya bahkan sempat mencatatkan sebuah assist dalam duel kontra Marseille.

3. Luca Koleosho dipinjam dari Burnley dengan opsi pembelian permanen

Selain Marshall Munetsi dan Diego Coppola, Paris FC juga meminjam Luca Koleosho pada musim dingin 2026. Winger berusia 21 tahun itu dipinjam dari Burnley dengan opsi pembelian secara permanen pada penghujung musim. Paris FC menjadi klub kedua yang meminjamnya pada musim ini setelah Espanyol memakai jasanya pada paruh pertama.

Koleosho menunjukkan kiprah awal yang menarik di Paris FC. Ia telah mencetak 1 gol dalam 4 penampilan pertama di 2 ajang berbeda. Menariknya, gol itu tercipta pada penampilan pertama di Ligue 1 musim ini dan langsung menjadi penentu kemenangan atas FC Nantes.

4. Ciro Immobile direkrut secara gratis untuk menambah amunisi di lini serang

Ciro Immobile menjadi rekrutan istimewa Paris FC pada musim dingin 2026 seiring statusnya sebagai striker dengan jam terbang tinggi di liga top Eropa. Ia pindah dari Bologna secara gratis dan disodori kontrak yang akan bertahan hingga musim panas 2027 mendatang. Kehadirannya diiringi ekspektasi tinggi untuk menambah daya gedor di lini serang. 

Keputusan ini berpotensi menjadi momentum bangkit Immobile. Pasalnya, ia gagal mencetak 1 gol pun dalam 9 laga di berbagai ajang bersama Bologna pada paruh musim pertama. Hal tersebut menjadi penurunan dalam kariernya lantaran sempat mencetak 15 gol pada musim sebelumnya di Super Lig Turki untuk Besiktas.

Dengan kedatangan empat amunisi baru tersebut, Paris FC menunjukkan tekad kuat untuk tampil lebih stabil di berbagai ajang. Kehadiran Ciro Immobile sebagai sosok senior di lini depan diharapkan memberi efek instan, sementara energi muda dari Coppola dan Koleosho serta keseimbangan Munetsi di lini tengah bisa membuat permainan tim lebih solid. Kombinasi pengalaman dan potensi ini menjadi modal penting bagi Paris FC untuk menjaga konsistensi performa, menjauh dari tekanan papan bawah, sekaligus memberi kejutan di sisa perjalanan Ligue 1 dan Coupe de France musim ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy