Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Respons Satire Carlos Pena Soal Gol Persita yang Dianulir Wasit
Potret Persita lawan Persib, Minggu (22/2/2026). (Dok. Persita)
  • Gol Persita Tangerang ke gawang Persib Bandung dianulir wasit karena terjadi miskomunikasi sebelum eksekusi sepak pojok, memicu protes keras dari para pemain.
  • Pelatih Carlos Pena menanggapi insiden itu dengan sindiran halus dan enggan berkomentar lebih jauh soal keputusan wasit yang dianggap janggal.
  • Pena mengapresiasi semangat timnya dan meminta fokus dialihkan untuk laga berikutnya melawan Dewa United demi meraih kemenangan di kandang sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wasit Super League kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, kontroversi muncul usai keputusan yang menganulir gol Persita Tangerang ke gawang Persib Bandung pada Minggu (22/2/2026) malam WIB.

Insiden itu terjadi pada menit ke-81. Lewat skema sepak pojok, Pendekar Cisadane berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah Matheus Alves menyambar umpan akurat dari Pablo Ganet.

1. Kronologi gol Persita tidak disahkan

Potret Persita lawan Persib, Minggu (22/2/2026). (Dok. Persita)

Namun, Persita harus gigit jari lantaran gol Alves tidak disahkan imbas salah komunikasi di atas lapangan. Para pemain yang tidak terima pun mengampiri wasit Candra.

Wasit sebenarnya sudah meniup peluit terlebih dahulu sebelum Ganet mengeksekusi sepak pojok. Para pemain Persita yang merasa benar karena mengikuti aba-aba dari wasit pun tak terima.

Mereka menghampiri wasit dan melontarkan protes keras. Wasit kemudian berdiskusi dengan asistennya, dan memutuskan untuk mengulang sepak pojok.

"Janggal jujur," tulis akun Instagram Persita di kolom komentar video tayangan ulang yang diunggah @sports.indosiar.

2. Apa komentar Carlos Pena?

Pelatih Persita, Carlos Pena. (Dok. Persita)

Pelatih Persita, Carlos Pena, ternyata bungkam ketika ditanya insiden janggal tersebut. Pena hanya menjawabnya dengan sindiran halus. Ia tidak terkejut melihat momen seperti itu.

"Saya tidak mau berkomentar soal wasit. Ini bukan pertama kalinya kami punya masalah dengan mereka, tapi saya tidak mau berkomentar," kata Pena selepas laga.

3. Alihkan fokus ke Dewa United

Potret Persita lawan Persib, Minggu (22/2/2026). (Dok. Persita)

Terlepas dari kontroversi wasit, Pena menyanjung kinerja dan daya juang yang dipertontonkan anak-anak asuhnya sepanjan laga. Pena meminta Persita segera bangkit dan mengalihkan fokusnya untuk menjamu Dewa United pada Kamis (26/2/2026).

"Motivasi kami selalu sangat tinggi. Setelah kalah, kami tentu ingin menang. Kami bermain di kandang di depan suporter kami. Kami akan menghadapi Dewa dan ingin kembali meraih tiga poin," ujar Pena.

Editorial Team