Piala Dunia 2026 mungkin bisa menjadi perpisahan indah bagi Seamus Coleman di Timnas Irlandia mengingat usianya telah mendekati 40 tahun. Sayangnya, usaha pemain berpostur 1,77 meter itu untuk membawa negaranya merebut satu tempat di putaran final kembali menemui jalan buntu. Padahal, peluang Coleman dan rekan setimnya kali ini cukup terbuka usai lolos ke fase play-off kualifikasi. Coleman sendiri mencatatkan 4 dari total 6 laga di fase grup dan bermain selama 96 menit ketika Irlandia kalah di fase play-off.
Berada di grup F dengan Portugal, Hungaria, dan Armenia, Irlandia finis di peringkat 2, di bawah Portugal, dan layak tampil di fase play-off. Ambisi mereka untuk mendapat satu tempat di Piala Dunia 2026 terbukti dengan perlawanan ketat terhadap Ceko di Fortuna Arena pada 26 Maret 2026. Sayangnya, Irlandia harus kalah lewat adu penalti usai skor imbang 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir. Dari 5 eksekutor Irlandia, 2 di antaranya gagal melakukan tugasnya. Sementara itu, hanya ada 1 eksekutor Ceko yang tak mampu menjebol gawang Irlandia.
Seamus Coleman telah memberikan segalanya demi mampu membawa Irlandia tampil di Piala Dunia. Ia terus menunjukkan dedikasi tinggi, baik sebagai pemain bertahan yang konsisten maupun sebagai pemimpin di dalam dan luar lapangan. Meski impian tampil di panggung sepak bola terbesar dunia belum pernah terwujud, kontribusinya tetap meninggalkan jejak yang mendalam bagi tim nasional. Pada akhirnya, kegagalan tersebut tidak menghapus statusnya sebagai salah satu sosok penting dalam perjalanan sepak bola Irlandia. Statusnya pun kini cukup layak untuk menyandang simbol loyalitas dan perjuangan tanpa henti bagi publik Irlandia.