Di tengah riuh putaran final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Tottenham Hotspur memanfaatkan bursa transfer dengan bergerak agresif. Salah satu pemain baru yang telah datang ialah Sandro Tonali. Gelandang asal Italia itu ditebus mahal dari Newcastle United seharga 108 juta euro (Rp2,23 triliun). Selama 3 musim ke belakang, ia menunjukkan kontribusi krusial bagi The Magpies.
Sepak Terjang Sandro Tonali Bersama Newcastle United dalam 3 Musim

1. Sandro Tonali hanya bermain dalam 12 laga pada musim debut
Sandro Tonali memulai kariernya bersama Newcastle United usai diboyong dari AC Milan dengan biaya mencapai 67,1 juta euro (Rp1,38 triliun) pada musim panas 2023. Ia langsung menjadi sosok penting di lini tengah lewat keunggulan stamina dan akurasi umpan. Dalam 12 laga pertama di berbagai ajang, Tonali mengemas 1 gol yang tercipta pada penampilan pertamanya bersama The Magpies di English Premier League. Kontribusi tersebut berbuah kemenangan telak 5-1 atas Aston Villa pada 12 Agustus 2023.
Sayangnya, kiprah Tonali pada musim debut bersama tim baru harus berakhir lebih cepat. Gelandang asal Italia tersebut menerima sanksi larangan bermain selama 10 bulan pada Oktober 2023 akibat kasus pelanggaran aturan taruhan. Keputusan itu membuat proses adaptasinya bersama Newcastle United terhenti untuk sementara waktu. Meski demikian, pihak klub tetap memberikan dukungan penuh agar Tonali dapat kembali ke lapangan dengan kondisi terbaiknya.
2. Sandro Tonali mempersembahkan trofi pada musim kedua
Sandro Tonali mengakhiri hukuman larangan bermain pada awal 2024/2025. Meski absen lama dalam laga kompetitif, ia kembali ke lapangan dengan kondisi yang baik. Dirinya mampu beradaptasi dengan tim dan strategi pelatih hingga sukses mempersembahkan gelar juara Carabao Cup. Sepanjang musim keduanya, Tonali mencetak 6 gol dan 3 assist dari total 45 kali kesempatan bermain.
Dalam tujuh laga yang dijalani Newcastle United untuk menjuarai Carabao Cup, Tonali hanya absen sekali. Selain itu, ia mengemas dua gol dalam kemenangan 3-1 atas Brentford pada perempat final. Lalu saat mengalahkan Liverpool di partai puncak, Tonali tampil apik selama 90 menit.
Selain itu, peran krusial Tonali juga mewarnai keberhasilan tim finis di peringkat kelima Premier League. Empat golnya selalu berbuah kemenangan bagi The Magpies. Itu termasuk satu gol yang membawa tim mengalahkan Manchester United 4-1 pada pekan 32.
3. Sandro Tonali mengemas 3 gol dan 7 assist pada musim terakhir
Sandro Tonali mengawal lini tengah Newcastle United dalam empat ajang berbeda pada 2025/2026 yang sekaligus menjadi musim terakhirnya. Periode ini memang berakhir tanpa trofi. Namun, ia menunjukkan peran penting sebagai gelandang bertahan sekaligus sosok berbahaya di lini serang dengan torehan 3 gol dan 7 assist dari total 53 kali kesempatan bermain. Statistik itu cukup untuk membuat Tottenham Hotspur memboyongnya dengan dana fantastis.
Gol-gol Tonali hadir di Liga Champions Eropa dan Piala FA. Satu golnya berbuah kemenangan atas Qarabag pada leg kedua fase play-off yang membuat The Magpies lolos ke babak 16 besar. Sementara itu, dua gol lainnya mewarnai kemenangan 3-1 atas Aston Villa pada putaran keempat Piala FA.
Performa konsisten juga sempat membuat pelatih mempercayakan ban kapten kepada Tonali. Momen penting itu terjadi dalam duel kontra Bournemouth pada pekan 33 Premier League. Sayangnya, The Magpies justru menelan kekalahan 1-2 di kandang sendiri.
Selama tiga musim berseragam Newcastle United, Sandro Tonali menunjukkan perkembangan signifikan meski sempat menghadapi masa sulit pada awal kariernya di Inggris. Kemampuan mengatur tempo permainan, agresivitas dalam bertahan, serta kontribusi di lini serang membuatnya menjadi salah satu gelandang terbaik yang dimiliki The Magpies dalam beberapa tahun terakhir. Kini, Tottenham Hotspur berharap investasi besar yang mereka keluarkan dapat dibayar lunas lewat kontribusi Tonali pada musim-musim mendatang.