Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tim Liga Top Eropa yang Performanya Menurun Drastis pada 2023/2024
potret pemain Union Berlin (fc-union-berlin.de)

Liga-liga top Eropa pada 2023/2024 menghadirkan fenomena menarik. Sejumlah tim berhasil menjelma jadi kuda hitam dan berpeluang meraih gelar juara. Namun, ada juga yang sebaliknya. Beberapa tim yang bersinar pada 2022/2023 justru tak berdaya saat mengarungi musim ini. Bahkan, kinerja yang mereka tampilkan jauh dari kata memuaskan. Ada sedikitnya empat tim liga top Eropa yang performanya menurun drastis pada 2023/2024.

1. Napoli terlempar dari lima besar Serie A dan hampir mustahil untuk mempertahankan gelar

potret pemain Napoli (sscnapoli.it)

Napoli tampil sangat impresif pada 2022/2023. Partenopei berhasil merengkuh gelar juara Serie A Italia usai mengumpulkan 90 poin. Napoli diprediksi bakal mengulangi kesuksesan serupa pada 2023/2024. Pasalnya, komposisi skuad mereka tidak mengalami banyak perubahan. Sejumlah pilar penting masih bertahan.

Sayang, ekspekasi itu gagal terwujud. Napoli justru terdampar ke posisi sembilan klasemen Serie A hingga pekan ke-22. Partenopei baru mengumpulkan 32 poin dan berjarak 22 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Inter Milan. Peluang Napoli untuk mempertahankan gelar juara hampir terbilang mustahil. Jangankan itu, untuk sekedar menembus zona kompetisi Eropa rasanya sulit.

Sejumlah pergantian pelatih menjadi faktor kunci dari menurunnya performa Napoli. Luciano Spaletti, pelatih yang mengantarkan Napoli juara Serie A, hengkang setelah 2022/2023 berakhir. Partenopei kemudian menunjuk Rudi Garcia untuk menukangi tim pada musim ini. Belum setengah musim berjalan, Rudi Garcia dipecat dan digantikan Walter Mazzari.

2. Villarreal tengah berusaha menjauh dari zona degradasi LaLiga

potret pemain Villarreal (twitter.com/VillarrealCF)

Villarreal dikenal sebagai tim penguni papan tengah LaLiga Spanyol yang kerap bersaing di papan atas. Pada 2022/2023, mereka berhasil finis di posisi lima klasemen LaLiga. Nasib Villarreal diprediksi tidak bakal mengalami banyak perubahan pada 2023/2024.

Akan tetapi, performa Villarreal justru menurun drastis sehingga sering meraih hasil minor. Beberapa upaya coba dilakukan agar performa mereka kembali membaik. Salah satunya dengan berganti pelatih. Mereka bahkan sudah ditangani tiga pelatih berbeda sejak 2023/2024 bergulir. Namun, hal tersebut tidak terlalu membuahkan hasil.

Hingga pekan ke-22 LaLiga 2023/2024, Villarreal baru mengemas 23 poin. Tim berjuluk The Yellow Submarine itu harus puas bertengger di posisi 14 klasemen sementara. Fokus Villarreal bukan lagi bersaing di papan atas, melainkan mencoba menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya. Sebab, Villarreal hanya berjarak tujuh poin dari tim yang berada di zona degradasi.

3. Olympique Lyon sedang dalam bayang-bayang degradasi dari Ligue 1

potret pemain Olympique Lyon (twitter.com/OL)

Olympique Lyon sedang dalam tren yang menurun. Pada 2022/2023, mereka hanya menempati posisi tujuh klasemen Ligue 1 Prancis. Capaian tersebut tidak cukup istimewa. Lyon pun berupaya berbenah agar tampil lebih maksimal pada 2023/2024.

Namun, realita yang terjadi justru lebih buruk. Les Gones baru mengumpulkan 16 poin hingga pekan ke-19 Ligue 1 2023/2024. Mereka bertengger di posisi 16 klasemen. Itu artinya, Lyon tengah berada di zona playoff degradasi dan setingkat di atas tim yang akan terdegradasi.

Kendati demikian, Les Gones sedang berjuang keras untuk memperbaiki posisinya. Salah satu aksi nyata yang dilakukan adalah merekrut banyak pemain pada bursa transfer musim dingin 2024. Tercatat, ada lima pemain anyar yang bergabung. Kehadiran mereka diharapkan bisa membuat performa Lyon lebih baik.

4. Union Berlin terjun bebas ke papan bawah klasemen Bundesliga Jerman

potret pemain Union Berlin (fc-union-berlin.de)

Union Berlin merupakan tim yang sedang naik daun dalam beberapa musim terakhir. Puncaknya terjadi saat membuat kejutan pada 2022/2023. Mereka berhasil finis di posisi empat klasemen Bundesliga sehingga lolos ke Liga Champions Eropa untuk pertama kalinya.

Akan tetapi, capaian tersebut seakan membuat Union Berlin terlena. Itu bisa dilihat dari performa mereka yang menurun drastis pada 2023/2024. Habitat Union Berlin bukan lagi di papan atas, tetapi terjun bebas ke papan bawah klasemen Bundesliga.

Union Berlin menduduki posisi 15 dengan raihan 17 poin hingga pekan ke-19 Bundesliga 2023/2024. Mereka hanya unggul 5 poin dari tim yang berada di playoff degradasi dan 6 poin dari tim zona degradasi. Bisa terhindar dari degradasi saja menjadi hal yang sangat bernilai bagi Union Berlin musim ini.

Sepak bola memang memiliki siklus yang tak menentu. Hal itu pun dirasakan oleh empat tim di atas. Sempat tampil cemerlang, performa mereka justru turun drastis dalam waktu yang relatif singkat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team