Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Timnas Futsal Bidik Status Elite Global Usai Tembus 14 Besar Dunia
Timnas Futsal Indonesia vs Iran di final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)
  • Timnas Futsal Indonesia naik ke peringkat 14 dunia usai performa apik di Piala Asia 2026, menjadi pencapaian besar yang disambut dengan optimisme untuk menembus 10 besar.
  • Michael Victor Sianipar menegaskan persaingan makin ketat karena kini Indonesia bersaing dengan tim elite global seperti Brasil, Argentina, Rusia, Portugal, dan Prancis.
  • Agar bisa sejajar dengan elite dunia, futsal Indonesia harus berbenah serius serta memperkuat keterkaitan antara futsal dan sepak bola seperti yang dilakukan negara-negara top.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia (AFI), Michael Victor Sianipar, menyebut peringkat 14 FIFA Futsal tak membuat Timnas Futsal Indonesia besar kepala. Masih ada target yang harus disabet, demi bisa menyandang status sebagai elite global.

Selepas performa impresif di Piala Asia 2026, peringkat FIFA Timnas Futsal Indonesia melonjak drastis. Dari posisi 20-an, posisi mereka naik ke peringkat 14. Dengan begitu, hanya tinggal selangkah lagi Timnas Futsal masuk ke jajaran 10 besar.

"Jadi, kami sangat bangga sekali lagi, pencapaian Timnas mencapai peringkat 14 dunia. Tentu, kami berharap dan optimis bisa lebih tinggi lagi dengan kerja keras," ujar Michael kepada awak media.

1. Persaingan makin ketat di peringkat FIFA

Timnas Futsal Indonesia vs Iran di final Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Michael menyebut, seiring posisi Indonesia yang naik ke peringkat 14 FIFA Futsal, persaingan jadi makin ketat. Sebab, lawan Indonesia kini adalah elite global futsal dunia macam Prancis, Portugal, Rusia, Brasil, dan Argentina.

"Saya juga perlu realistis menyampaikan kalau sudah di 15–20 besar dunia, push rank itu makin susah. Kenapa? Karena ini persaingannya sudah di level elite. Elite global ini macam Brasil, Argentina, Rusia, sampai Portugal," ujar Michael.

2. Keseriusan berbenah jadi poin utama

Timnas Futsal Indonesia lawan Brunei Darussalam di Piala AFF 2026. (Dok. FFI)

Michael mengungkapkan, agar bisa masuk posisi 10 besar dunia, pembenahan dalam organisasi, Timnas, dan ekosistem futsal Indonesia tak boleh sekadar wacana. Harus ada langkah nyata yang dilakukan.

"Jadi, kalau kita mau masuk 10 besar dunia, harus geser Prancis. Gimana caranya geser Prancis? Kecuali, kita serius berbenah. Strategi yang kami terapkan harus berbeda," kata Michael.

3. Cara agar bisa bersaing dengan elite global

Potret Timnas Futsal Indonesia vs Brunei di Piala AFF Futsal 2026, Senin (6/4/2026). (Dok. FFI).

Lebih lanjut, Michael menyebut agar bisa bersaing dengan elite global, ada satu hal yang harus dilakukan futsal Indonesia. Futsal dan sepak bola harus berkaitan erat, sama seperti Brasil, Argentina, dan Spanyol.

"Elite global kan ada Brasil, Argentina, Spanyol, Portugal. Kemiripan mereka apa? Yakni, sepak bolanya maju, futsalnya juga. Timnas Futsal Indonesia juga harus seperti itu," kata Michael.

Editorial Team