Job Nguono Ochieng lahir di Nairobi, Kenya, pada 17 Januari 2003. Terinspirasi oleh bintang seperti Cristiano Ronaldo, Eden Hazard, hingga Victor Wanyama sebagai salah satu pemain Kenya tersukses, Ochieng pun bermimpi menjadi pesepak bola profesional sejak kecil. Ia mulai mengusahakan cita-cita tersebut dengan bergabung bersama sebuah akademi lokal, Express, pada usia 12 tahun. Usai sebuah turnamen pada Mei 2020, Ray Omosh, kenalan ayah Ochieng yang berprofesi sebagai pelatih, menyebut talenta Ochieng cukup istimewa sehingga ia berpotensi berkarier di Eropa.
Omosh, yang berkuliah di Inggris, lantas memberitahu kepada ayah Ochieng bahwa terdapat sebuah akademi berkualitas di wilayah Gran Canaria, Spanyol. Ayah Ochieng langsung mengontak tempat yang dimaksud dan mendapati kenyataan bahwa biaya per bulannya mencapai 1.200 euro (Rp24 juta). Orang tua Ochieng terhitung mapan. Ayahnya adalah insinyur dan sang ibu bekerja di kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kenya. Ditambah dengan tabungan yang mereka miliki, Ochieng pun akhirnya resmi menjadi siswa di akademi tersebut pada Oktober 2020.
Namun, orang tua Ochieng kesulitan membayar tagihan pada bulan berikutnya. Mereka lantas meminjam kepada saudara hingga para kenalannya dan berjanji akan mengembalikannya ketika Ochieng sukses. Nahas, akhirnya terdapat bulan ketika orang tua Ochieng tidak bisa memenuhi kewajibannya. Menurut pengakuan Ochieng, ia sampai diusir dari akademinya pada momen itu. Beruntung, Ochieng mendapat bantuan dari Ricky Santana, orang yang berperan layaknya keluarga di Spanyol setelah terpukau dengan kemampuannya usai menyaksikannya secara langsung dalam sebuah kesempatan.