Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pemain
ilustrasi pemain (unsplash.com/Emilio Garcia)

Intinya sih...

  • Orang tua Job Ochieng meminjam uang untuk membayar biaya akademi di Spanyol

  • Job Ochieng bergabung dengan CD Maspalomas dan membuat klub menjalin kerja sama dengan Real Sociedad

  • Job Ochieng akhirnya debut bersama tim utama Real Sociedad pada 7 Februari 2026 dan mendapat kontrak baru

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Real Sociedad mengorbitkan satu pemain akademi saat mengalahkan Elche dengan skor 3-1 pada 7 Februari 2026. Sang pelatih, Pellegrino Matarazzo, memainkan Job Ochieng pada menit 65. Winger setinggi 1,85 meter ini masuk ke lapangan Estadio de Anoeta dengan nomor 47. Ia menggantikan Goncalo Guedes pada laga pekan ke-23 LaLiga Spanyol 2025/2026 itu.

Ochieng tidak mencetak gol atau assist pada debutnya di level senior. Namun, itu tidak sedikit pun mengurangi makna momen yang baru saja ia lewati. Sebab, Ochieng menempuh jalan yang begitu terjal untuk bisa tiba di titik tersebut. Salah satunya, orang tuanya sampai harus meminjam uang dari banyak orang demi merealisasikan mimpi sang anak menjadi pemain profesional.

1. Job Ochieng hampir menjadi gelandangan di Spanyol karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya akademi

Job Nguono Ochieng lahir di Nairobi, Kenya, pada 17 Januari 2003. Terinspirasi oleh bintang seperti Cristiano Ronaldo, Eden Hazard, hingga Victor Wanyama sebagai salah satu pemain Kenya tersukses, Ochieng pun bermimpi menjadi pesepak bola profesional sejak kecil. Ia mulai mengusahakan cita-cita tersebut dengan bergabung bersama sebuah akademi lokal, Express, pada usia 12 tahun. Usai sebuah turnamen pada Mei 2020, Ray Omosh, kenalan ayah Ochieng yang berprofesi sebagai pelatih, menyebut talenta Ochieng cukup istimewa sehingga ia berpotensi berkarier di Eropa.

Omosh, yang berkuliah di Inggris, lantas memberitahu kepada ayah Ochieng bahwa terdapat sebuah akademi berkualitas di wilayah Gran Canaria, Spanyol. Ayah Ochieng langsung mengontak tempat yang dimaksud dan mendapati kenyataan bahwa biaya per bulannya mencapai 1.200 euro (Rp24 juta). Orang tua Ochieng terhitung mapan. Ayahnya adalah insinyur dan sang ibu bekerja di kantor perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kenya. Ditambah dengan tabungan yang mereka miliki, Ochieng pun akhirnya resmi menjadi siswa di akademi tersebut pada Oktober 2020.

Namun, orang tua Ochieng kesulitan membayar tagihan pada bulan berikutnya. Mereka lantas meminjam kepada saudara hingga para kenalannya dan berjanji akan mengembalikannya ketika Ochieng sukses. Nahas, akhirnya terdapat bulan ketika orang tua Ochieng tidak bisa memenuhi kewajibannya. Menurut pengakuan Ochieng, ia sampai diusir dari akademinya pada momen itu. Beruntung, Ochieng mendapat bantuan dari Ricky Santana, orang yang berperan layaknya keluarga di Spanyol setelah terpukau dengan kemampuannya usai menyaksikannya secara langsung dalam sebuah kesempatan.

2. Job Ochieng bergabung dengan CD Maspalomas

Ricky Santana lantas menyarankan kepada orang tua Job Ochieng agar sang anak keluar dari akademi tempatnya berlatih dan mulai mencari klub profesional. Ochieng dan ayahnya sepakat. Ochieng lantas tinggal di sebuah apartemen bersama anak-anak muda lain yang juga bermimpi menjadi pesepak bola. Santana terus membantu Ochieng hingga akhirnya kesempatan tersebut datang, bahkan sebelum 2020 selesai. Klub peminatnya adalah CD Maspalomas yang masih berbasis di Gran Canaria.

Carlos Gaumet, pelatih di Maspalomas, menyadari potensi spesial Ochieng setelah mendapat rekomendasi dari Javi Martel yang merupakan pemain yang pernah membela klub paling populer di Gran Canaria, Las Palmas. Tidak hanya melatihnya sepak bola, Maspalomas bahkan memberi pekerjaan kepada Ochieng demi membantunya secara finansial. Gaumet menyebut, Ochieng awalnya kesulitan untuk bersosialisasi. Namun, ia secara perlahan mulai mampu terbuka.

Situasi berbeda terjadi di lapangan. Ochieng tidak pernah malu menunjukkan kemampuannya. Menurut Gaumet, Ochieng begitu menonjol, bahkan bersama tim senior. Ia membantu mereka menjuarai ajang di level regional. Hasil tersebut membuat Maspalomas mendapat tiket mengikuti play-off promosi ke Tercera Division alias kompetisi kasta keempat di Spanyol. Maspalomas memang gagal lolos. Namun, Ochieng bertahan selama 2 tahun bersama mereka hingga akhirnya mencuri perhatian Real Sociedad.

3. Job Ochieng juga membuat Maspalomas menjalin kerja sama dengan Real Sociedad

Tidak ingin talentanya terbuang, Carlos Gaumet memperkenalkan Job Ochieng kepada Mikel Aramaio yang bekerja di sebuah agensi pemain bernama Global Ases. Gaumet menjual Ochieng dengan cara sederhana. Ia menunjukkan kompilasi permainan Ochieng melalui sebuah video. Namun, itu tenyata sudah cukup memikat hati Aramaio. Ia lantas melanjutkan video tersebut kepada kenalannya di Real Sociedad. La Real yang sama tertariknya pun mengundang Ochieng untuk melakukan trial.  

Sociedad akhirnya mengontrak Ochieng pada Juli 2022. Mereka melakukannya tanpa keraguan sama sekali. Ini terkuak dari fakta bahwa Ochieng sebetulnya mengikuti trial dalam kondisi cedera. Ia bahkan baru melakoni debut bersama tim C mereka pada Februari 2023. Itu menunjukkan Sociedad yang memang sangat terkesan dengan kemampuan Ochieng. Tidak berhenti di situ, Ochieng juga menjadi penyebab di balik kerja sama yang kini terjalin antara Maspalomas dan Sociedad.

Berkat Ochieng, Sociedad menetapkan Maspalomas sebagai salah satu klub yang menyediakan pemain muda bertalenta untuk mereka. Kerja sama tersebut awalnya berlangsung selama 3 tahun sampai 2025. Sociedad melanjutkannya selama 3 tahun berikutnya. Beberapa produk Maspalomas yang diangkut Sociedad setelah Ochieng di antaranya Pablo Santana, Dario Ramirez, hingga yang teranyar Ruben Matos, kiper yang bergabung pada 2025 saat masih berusia 13 tahun.

4. Job Ochieng akhirnya debut bersama tim utama Real Sociedad pada 7 Februari 2026

Setelah pulih dari cedera, Job Ochieng bermain delapan kali bersama Real Sociedad C hingga 2022/2023 berakhir. Meski minim, klub memutuskan untuk mempromosikannya ke tim B pada musim berikutnya. Progres Ochieng terus meningkat. Ia bermain 19 kali pada 2023/2024 dan 23 kali pada 2024/2025 dengan tambahan 1 gol serta 3 assist. Pada 2025/2026, Ochieng menyumbang 2 gol dan 2 assist dari 17 penampilan pertamanya bersama tim B Sociedad.

Performa tersebut membuat Pellegrino Matarazzo yakin untuk memanggilnya ke tim utama mulai 18 Januari 2026. Terlebih, Sociedad memang kekurangan personel di lini depan akibat cedera yang menimpa Takefusa Kubo dan Arsen Zakharyan. Setelah hanya duduk di bangku cadangan saat menang 2-1 atas Barcelona (18/1/2026), 3-1 kontra Celta Vigo (25/1/2026), dan imbang 1-1 dengan Atheltic Club (1/2/2026), Ochieng akhirnya mendapat debutnya pada 7 Februari 2026.

Ochieng menggantikan Goncalo Guedes pada menit 65. Saat itu, Sociedad sudah unggul 2-1 atas Elche. Meski tidak terlibat secara langsung, kehadiran Ochieng ikut membuat Sociedad menambah satu gol melalui Orri Oskarsson sebelum laga berakhir. Setelah pertandingan, Matarazzo menyatakan, ia memainkan Ochieng bukan karena ingin memberi hadiah cuma-cuma. Pelatih asal Amerika Serikat tersebut menegaskan, dirinya memang membutuhkan pemain dengan tipe seperti Ochieng, winger cepat yang bukan hanya kuat secara fisik, melainkan juga berkualitas dari sisi teknik.

5. Job Ochieng mendapat banyak apresiasi setelah melakoni debut, termasuk menerima kontrak baru

Banyak pihak yang menyampaikan selamat kepada Job Ochieng setelah melakoni debutnya bersama tim utama Real Sociedad. Klub, misalnya, mengunggah sejumlah konten khusus terkait momen tersebut. Nacho Monreal, mantan pemain Sociedad yang kini bekerja sebagai salah satu agen di Global Ases, ikut membagikan kebahagiaannya lewat media sosialnya.

Salah satu ucapan paling menarik datang dari Deputi Perdana Menteri Uganda, Rebecca Alitwala Kadaga. Ia menyampaikan selamat, tetapi menyebut Ochieng sebagai salah satu warganya. Padahal, Ochieng bahkan sudah mengoleksi empat caps bersama Timnas Kenya senior sebelum debutnya bersama tim utama Real Sociedad.

Namun, Ochieng tidak akan memedulikan hal tersebut karena mendapat kabar baik susulan yang luar biasa besar setelah momen debutnya. Menurut laporan El Diario Vasco, Sociedad telah memperpanjang kontrak Ochieng selama 2 tahun. Ia pun kini terikat dengan klub sampai 2028. Sebelumnya, masa bakti Ochieng memang bakal habis pada 30 Juni 2026.

Gaji Ochieng dari kontrak anyarnya selama 2 tahun mungkin tidak seberapa dibanding pemasukan yang dimiliki rekan-rekan setimnya yang lebih senior. Meski begitu, itu jelas lebih dari cukup untuk membayar pinjaman yang diambil orang tuanya untuk mendukungnya mengejar mimpi menjadi pesepak bola profesional. Kini, Ochieng sudah mencapai cita-citanya. Namun, momen debut di tim utama tentu bukan akhir. Ini justru awal dari perjalanan yang sesungguhnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team