Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260211_150058.jpg
Acara Media Gathering ASUS Indonesia (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Intinya sih...

  • Pentingnya durabilitas dan after sales dalam memilih laptop di Indonesia

  • ASUS mengimplementasikan standar MIL-STD 810H dan uji ketahanan ekstrem pada produknya

  • Peningkatan garansi internasional, Accidental Damage Protection, dan layanan On-Site Service sebagai bagian dari strategi ASUS

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Persaingan laptop di Indonesia tidak lagi hanya berbicara soal spesifikasi prosesor atau kartu grafis. Di tengah mobilitas pengguna yang semakin tinggi, aspek ketahanan fisik dan layanan purna jual menjadi pertimbangan penting sebelum membeli perangkat baru. Dalam konteks ini, ASUS Indonesia memperkenalkan kampanye bertajuk “No.1 Quality & Service”, yang menyoroti standar durabilitas perangkat serta pembaruan layanan purna jualnya.

Dalam acara Media Gathering yang digelar di Jakarta pada Rabu (11/2/2026), ASUS mengajak media dan kreator konten untuk melihat langsung proses pengujian ketahanan laptopnya. Pendekatan ini menjadi cara perusahaan memperlihatkan bagaimana standar militer dan skema perlindungan tambahan diimplementasikan pada lini produknya, mulai dari Zenbook dan Vivobook hingga ROG dan TUF Gaming.

Standar MIL-STD 810H dan Uji Ketahanan Ekstrem

Acara Media Gathering ASUS Indonesia (IDN Times/Fatkhur Rozi)

ASUS menyebut bahwa sejumlah laptopnya telah melalui hingga 26 prosedur pengujian berdasarkan standar militer US MIL-STD 810H. Pengujian ini mencakup uji jatuh, getaran, tekanan, hingga paparan suhu ekstrem, yang dirancang untuk menyimulasikan kondisi penggunaan berat.

Beberapa prosedur yang disorot antara lain shock test dengan toleransi benturan hingga 40G, uji jatuh dari ketinggian 100 cm, serta pengujian suhu tinggi hingga 71°C dan suhu rendah hingga -33°C selama beberapa hari. Tujuannya adalah memastikan struktur sasis dan komponen internal tetap stabil dalam kondisi ekstrem.

Dalam demonstrasi di lokasi acara, peserta diperlihatkan simulasi seperti beban berat di atas laptop dan uji ketahanan terhadap tumpahan cairan pada keyboard. Meski dilakukan dalam kondisi terkontrol, pengujian ini memberi gambaran tentang pendekatan desain yang menitikberatkan daya tahan fisik perangkat.

Pembaruan Garansi dan Accidental Damage Protection

Acara Media Gathering ASUS Indonesia (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Selain aspek hardware, ASUS juga mengumumkan peningkatan standar layanan purna jual mulai 2026. Beberapa lini seperti Zenbook, Vivobook S, dan ProArt kini mendapatkan 3 tahun garansi internasional serta 3 tahun Accidental Damage Protection (ADP), meningkat dari skema sebelumnya yang hanya 1 tahun ADP.

Untuk lini gaming seperti ROG dan TUF Gaming, ASUS memberikan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ADP. Skema ADP mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna, seperti tumpahan cairan atau layar pecah, dengan klaim yang dapat dilakukan tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.

ASUS juga memperluas layanan On-Site Service untuk desktop dan All-in-One, di mana teknisi akan datang langsung ke lokasi pengguna. Model ini dirancang untuk memudahkan pengguna yang kesulitan membawa perangkat berukuran besar ke pusat servis.

Jaringan Layanan dan Dukungan Global

Acara Media Gathering ASUS Indonesia (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Dari sisi infrastruktur layanan, ASUS menyebut memiliki 141 titik pusat layanan di Indonesia, serta cakupan garansi internasional di 113 negara. Seluruh perbaikan dilakukan oleh teknisi bersertifikasi dengan suku cadang resmi, menurut keterangan perusahaan.

Untuk pengguna lini high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt, ASUS juga menghadirkan layanan premium tambahan seperti dukungan pengiriman dua arah, pembersihan profesional, serta jalur prioritas servis (FastLane Priority Handling).

Pendekatan ini menunjukkan bahwa strategi ASUS tidak hanya menekankan daya tahan produk, tetapi juga pengalaman setelah pembelian, sebuah faktor yang semakin diperhatikan di pasar laptop yang kompetitif.

Membaca Strategi di Tengah Pasar Laptop yang Mapan

Acara Media Gathering ASUS Indonesia (IDN Times/Fatkhur Rozi)

ASUS selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai salah satu pemain utama di pasar laptop Indonesia. Dalam situasi pasar yang relatif matang, diferensiasi melalui ketahanan dan layanan menjadi salah satu cara untuk mempertahankan posisi.

Namun, seperti pada umumnya pengujian laboratorium, efektivitas perlindungan di dunia nyata tetap bergantung pada pola penggunaan masing-masing pengguna. Standar militer dan perlindungan ADP memberi lapisan keamanan tambahan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko kerusakan.

Melalui kampanye “No.1 Quality & Service”, ASUS menyoroti dua aspek yang kini semakin relevan untuk laptop konsumer; ketahanan perangkat dan layanan purna jual. Pengujian berbasis standar militer serta pembaruan skema garansi menjadi bagian dari strategi tersebut. Bagi pengguna, faktor-faktor ini dapat menjadi pertimbangan tambahan selain spesifikasi teknis. Di tengah mobilitas tinggi dan penggunaan intensif, daya tahan dan kemudahan servis menjadi elemen yang tak kalah penting dalam memilih laptop untuk jangka panjang.

Editorial Team