ilustrasi produk AIrTag (unsplash.com/Daniel Romero)
Sebagian besar baterai AirTag dapat bertahan sekitar satu tahun dalam pemakaian biasa. Namun, penggunaan fitur seperti Precision Finding, pemutaran suara, atau pembaruan lokasi yang sangat sering dapat memperpendek masa pakainya. Kamu tidak perlu mengganti baterai secara dini, karena iOS akan mengirimkan notifikasi peringatan sebelum baterai benar-benar habis. Pengecualian disarankan jika kamu akan bepergian jauh atau menyimpan AirTag untuk jangka panjang, sehingga penggantian baterai dapat dilakukan sebagai persiapan.
Setelah diganti, baterai kancing bekas tidak boleh dibuang ke tempat sampah rumah tangga. Baterai lithium harus didaur ulang dengan benar. Banyak toko elektronik, supermarket, atau pusat daur ulang yang menerima limbah baterai jenis ini. Untuk lokasi pembuangannya, kamu dapat mengecek panduan daur ulang di daerah tempat tinggal. Sebelum dibawa ke tempat daur ulang, simpan baterai bekas di wadah yang aman dan tertutup untuk mencegah risiko korsleting, kebocoran, atau tertelan secara tidak sengaja.
Mengetahui cara mengganti baterai AirTag dengan mudah adalah salah satu perawatan paling sederhana untuk perangkat Apple, karena hanya membutuhkan baterai CR2032 yang mudah ditemukan dan tidak memerlukan alat khusus. Prosesnya dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit oleh hampir semua pengguna. Dengan memperhatikan notifikasi baterai lemah dari iPhone dan mengikuti langkah penggantian yang tepat serta membuang baterai bekas secara bertanggung jawab, AirTag milikmu akan terus melacak barang-barang penting dengan andal tanpa ribet. Jadi, apakah kamu sudah pernah mengganti baterai AirTag milikmu?