Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi berbagai pilihan aplikasi di ponsel android
ilustrasi berbagai pilihan aplikasi di ponsel android (unsplash.com/Amanz)

Intinya sih...

  • Hapus cache dan data browser untuk membersihkan virus yang tersembunyi di peramban ponsel

  • Nyalakan ponsel dalam Safe Mode dan hapus aplikasi mencurigakan yang menjadi sumber masalah

  • Reset setelan awal pabrik sebagai upaya terakhir untuk menghapus seluruh data dan membersihkan malware di ponsel

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jika ponsel menunjukkan gejala yang tidak wajar seperti baterai boros, mudah panas, atau muncul aplikasi asing yang tidak kamu unduh, mungkin saja ponsel milikmu terkena virus. Bahkan, kamu perlu waspada jika ternyata hal tersebut merupakan tanda-tanda ponselmu sedang diretas. Malware atau virus pada ponsel biasanya dirancang untuk mencuri data pribadi, menambah biaya langganan secaara diam-diam, atau mengacaukan kinerja perangkat.

Namun demikian, jangan langsung panik atau tergesa-gesa untuk membeli aplikasi antivirus berbayar. Umumnya, virus pada ponsel bisa diatasi dengan langkah pembersihan sederhana yang hanya memakan waktu beberapa menit. Meski ponsel Android lebih rentan karena sistemnya yang terbuka, iPhone juga bisa terinfeksi. Lantas, bagaimana cara menghapus virus di HP tanpa pakai aplikasi berbayar? Yuk, simak cara menghapus virus tanpa perlu mengeluarkan uang berikut ini!

1. Hapus cache dan data browser

ilustrasi ponsel diretas (freepik.com/pressfoto)

Tidak semua virus di ponsel tampak berbentuk aplikasi. Sering kali, masalah utamanya berasal dari peramban (browser) yang kamu gunakan. Iklan berbahaya atau situs web penipu dapat menyimpan data jahat yang terus-menerus memicu iklan pop-up, pengalihan halaman, atau peringatan virus palsu. Membersihkan cache dan data situs di peramban dapat menghapus sampah tersebut dan mengatur ulang sistem penjelajahan web browser di ponselmu.

Untuk perangkat Android, buka Pengaturan, lalu Aplikasi, pilih peramban kamu (misalnya Chrome atau Firefox), ketuk Penyimpanan, lalu pilih Hapus Cache dan Hapus Data. Jika kamu menggunakan lebih dari satu peramban, ulangi langkah yang sama. Sementara itu, untuk iPhone, kamu dapat menghapus data Safari melalui Pengaturan > Safari > Hapus Riwayat dan Data Situs.

Selain itu, periksa juga folder unduhan di ponsel. Hapus semua berkas yang tidak kamu kenali. Pada ponsel Android, segera hapus juga semua berkas APK (Android Package Kit) yang tidak diperlukan. Berkas APK dapat diunduh di luar Play Store dan sering kali menjadi jalan masuk malware ke dalam ponsel.

2. Nyalakan ponsel dalam Safe Mode dan hapus aplikasi yang mencurigakan

ilustrasi kunci keamanan layar ponsel (freepik.com/freepik)

Jika membersihkan data peramban ternyata belum bisa memperbaiki masalah di ponselmu, kemungkinan penyebabnya adalah terdapat aplikasi yang bermasalah. Sebagian besar virus di ponsel sebenarnya berasal dari aplikasi berbahaya yang menyamar sebagai alat yang bermanfaat, sering kali dengan nama yang tidak jelas. Aplikasi semacam ini dapat mengganggu kinerja dan keamanan perangkat.

Pengguna Android dapat me-restart ponsel ke Mode Aman. Mode ini akan menonaktifkan semua aplikasi pihak ketiga dan hanya menjalankan perangkat lunak inti sistem ponsel. Jika perilaku aneh pada ponsel menghilang di Mode Aman, maka sumber masalahnya ada di aplikasi pihak ketiga tersebut. Untuk itu buka Pengaturan, tinjau daftar aplikasi yang terpasang, dan hapus instalasi aplikasi yang tidak dikenal atau tidak diperlukan. Setelah itu, restart ponsel seperti biasa.

Meski iPhone tidak memiliki Mode Aman, proses pembersihan tetap dapat dilakukan dengan mudah. Pertama, instal pembaruan iOS terbaru melalui Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak untuk menutup celah keamanan yang mungkin dimanfaatkan oleh malware. Selanjutnya, periksa aplikasi yang terpasang di Pengaturan > Umum > Penyimpanan iPhone dan hapus aplikasi yang tidak kamu kenali. Sebagai langkah tambahan, periksa juga Pengaturan > Umum > VPN & Manajemen Perangkat dan hapus profil atau VPN yang tidak kamu pasang sendiri.

3. Reset setelan awal pabrik sebagai upaya terakhir

ilustrasi layar ponsel terkunci secara tidak wajar (freepik.com/freepik)

Jika ponsel kamu masih bermasalah setelah semua upaya sebelumnya, opsi terakhir adalah melakukan reset pabrik. Tindakan ini akan menghapus seluruh data dan mengembalikan perangkat ke pengaturan perangkat lunak bawaan. Hal ini dapat memberantas malware yang berada di ponselmu.

Sebelum mereset, pastikan untuk mencadangkan data penting seperti foto dan kontak ke Claud. Namun, hindari mencadangkan aplikasi, karena memulihkannya dapat mengembalikan masalah yang sama. Setelah reset, atur ponsel kamu seperti baru, instal ulang aplikasi satu per satu hanya dari toko aplikasi resmi, dan perhatikan jika ada perilaku mencurigakan setelah pemasangan.

Meskipun tidak disarankan sebagai langkah awal, reset pabrik merupakan solusi yang hampir selalu berhasil apabila cara-cara sebelumnya tidak membuahkan hasil. Pastikan untuk mempertimbangkan langkah ini sebagai upaya terakhir dalam membersihkan ponsel dari gangguan yang serius.

Sekarang kamu sudah tahu cara menghapus virus di HP tanpa pakai aplikasi berbayar. Cukup dengan bersihkan data peramban, hapus aplikasi mencurigakan, atau lakukan reset pabrik sebagai langkah terakhir. Kuncinya adalah rajin memeriksa aplikasi asing, menjaga pembaruan sistem, serta bersabar dalam menjalankan setiap langkah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team