Google baru saja membuat suatu gebrakan baru yang menarik perhatian publik teknologi karena berhasil memperkenalkan perangkat barunya bertajuk Googlebook. Nama Googlebook memang terdengar sangat dekat dengan Chromebook. Karena itu, banyak pengguna langsung menganggap keduanya hanyalah perangkat yang sama dengan nama berbeda. Namun, kalau kamu telusuri lebih dalam, perbedaan Googlebook dan Chromebook cukup besar, terutama dari sisi konsep dan pengalaman penggunaan.
Chromebook sendiri sejak awal dibuat untuk kebutuhan cloud computing. Fokusnya adalah browsing, produktivitas ringan, Google Workspace, serta penggunaan aplikasi berbasis web. Karena ChromeOS terkenal ringan, Chromebook bisa berjalan lancar meski menggunakan prosesor entry level. Sebaliknya, Googlebook bukan Chromebook biasa karena Google merancangnya untuk Gemini Intelligence, yaitu integrasi AI yang jauh lebih dalam ke seluruh sistem operasi. Bahkan, Google menyebut Googlebook sebagai laptop pertama yang dibangun dari awal untuk pengalaman AI modern. Untuk Mengetahui perbedaannya lebih lanjut, langsung simak artikel berikut!
