Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fitur Charging HP yang Wajib Kamu Tahu, Bikin Baterai Awet
ilustrasi HP (unsplash.com/Andreas Haslinger)
  • Teknologi fast charging, bypass charging, reverse charging, auto cut off, dan wireless charging hadir untuk mempercepat serta menjaga efisiensi dan keamanan proses pengisian daya smartphone modern.
  • Fast charging menawarkan kecepatan tinggi tanpa merusak baterai, sementara bypass charging membantu gamer menjaga daya tahan baterai saat bermain dalam waktu lama.
  • Reverse charging memungkinkan HP mengisi perangkat lain, auto cut off mencegah overcharge, dan wireless charging memberi kemudahan tanpa kabel dengan kecepatan bervariasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pengecasan bukan sekadar memasang kabel charger ke port USB yang ada di HP. Saat ini, ada banyak teknologi dan fitur charging di HP yang membuat pengecasan makin cepat, aman, efisien, dan nyaman bagi pengguna. Berbagai fitur tersebut juga hadir di banyak HP, entah itu flagship, mid-range, hingga entry level.

Beberapa fitur charging di HP yang wajib kamu tahu adalah wireless charging, fast charging, hingga bypass charging. Tiap fitur punya cara penggunan, metode pengecasan, fungsi, dan teknologi yang berbeda. Mau tahu seluk peluknya agar kamu bisa memanfaatkannya dengan baik? Simak artikel berikut, yuk!

1. Fast charging bikin baterai cepat penuh

ilustrasi HP (unsplash.com/Steve Johnson)

Salah satu teknologi pengecasan yang paling populer adalah fast charging atau pengecasan cepat. Dilansir HONOR, kecepatan fast charging sangat beragam, mulai dari 15 hingga 100 watt. Kecepatan setinggi itu jauh melebihi pengecasan konvensional yang umumnya sekitar 5-10 watt. Jenis fast charing juga ada banyak, seperti USB Power Delivery, Qualcomm Quick Charge, dan Pump Express buatan MediaTek. Walau kecepatannya tinggi, fast charging tetap aman bagi smartphone dan tak akan merusak baterai.

2. Bypass charging cocok buat gamer

ilustrasi HP (unsplash.com/Kamil Feczko)

Dilansir Android Authority, bypass charging merupakan teknologi di mana daya pengecasan langsung masuk ke komponen tanpa melewati baterai terlebih dahulu. Metode tersebut membuat daya baterai tak akan berkurang atau bertambah saat bypass charging dinyalakan. Teknologi ini juga mulai umum, entah di HP murah seperti Infinix Note 50 Pro atau flagship macam Samsung Galaxy S24.

Pengaplikasian bypass charging sangat berguna untuk gamer, khususnya mereka yang sering bermain game dalam waktu lama. Pasalnya, bypass charging memungkinkan HP untuk memberikan daya maksimal tanpa adanya pengurangan kapasitas baterai. Setelah bermain dalam waktu yang lama, baterai HP tetap awet serta tidak mengalami degradasi signifikan.

3. Reverse charging bisa mengisi perangkat lain

ilustrasi HP (unsplash.com/Firoj Ali)

Sama seperti namanya, reverse charging adalah teknologi yang memungkinkan smartphone mengisi daya perangkat lain, mirip dengan power bank. Laman resmi OUKITEL menerangkan kalau terdapat dua jenis reverse charging, yaitu reverse wired charging (dengan kabel) dan reverse wireless charging (tanpa kabel). Kecepatan pengisiannya juga sangat beragam, mulai dari 7.5 watt (Infinix Note 60 Pro), 4.5 watt reverse wireless (Samsung Galaxy S26 Ultra), hingga 22.5 watt reverse wired (REDMI Note 15 Pro Plus).

4. Auto cut off bisa menghentikan daya pengecasan

ilustrasi HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

Smartphone modern memiliki fitur pengaman auto cut off. Fitur tersebut memungkinkan HP menghentikan transfer daya saat baterai sudah penuh. Jadi, saat kapasitas baterai sudah mencapai 100 persen ketika dicas maka daya pengecasan akan berhenti agar baterai tetap sehat. Auto cut off sendiri merupakan fitur yang secara otomatis aktif di smartphone. Beberapa smartphone juga bisa menghentikan pengecasan di persentase tertentu, seperti 70, 80, atau 90 persen tergantung dari pengaturan pengguna.

5. Wireless charging memudahkan pengecasan

ilustrasi HP (unsplash.com/Joshua Oluwagbemiga)

Wireless charging bisa menjadi solusi bagi kamu yang malas mengecas smartphone dengan kabel. Sebab, wireless charging merupakan teknologi yang memungkinkan perangkat dicas tanpa dihubungkan ke kabel lewat port USB. Kamu hanya perlu menaruh smartphone di perangkat wireless charger dan secara otomatis baterai akan terisi.

Laman Android Police menerangkan kalau wireless charging bekerja dengan cara mentransfer daya listrik lewat sinyal bertenaga rendah. Transfer daya tersebut bisa terjadi berkat adanya transmitter coil di wireless charger dan smartphone. Kecepatan wireless charging juga beragam, mulai dari 15 hingga 50 watt tergantung dari smartphone dan wireless charger yang digunakan.

Kehadiran berbagai fitur charging di HP memberikan gambaran terkait perkembangan industri smartphone secara luas. Tak hanya berfokus ke layar, baterai, atau kamera, produsen smartphone juga mengembangkan aksesori dan fitur pengecasan untuk mendukung penggunaan smartphone. Teknologi pengecasan juga akan terus berkembang dan terus memberikan inovasi di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team