ilustrasi menggunakan smartphone (pexels.com/Mary Taylor)
Apple disebut-sebut tengah meninggalkan pola peluncuran iPhone yang selama ini menjadi tradisi. Selama lebih dari satu dekade, Apple hampir selalu merilis seluruh seri iPhone secara bersamaan setiap September. Namun, laporan terbaru mengindikasikan iPhone 18 akan menjadi pengecualian besar. Model iPhone 18 Pro dikabarkan meluncur pada September 2026 bersamaan dengan iPhone lipat pertama Apple, sementara varian iPhone 18 standar baru menyusul pada musim semi 2027 (sekitar Maret 2027).
Jika benar, langkah ini akan menjadi perubahan paling drastis dalam strategi peluncuran iPhone sejak generasi pertama diperkenalkan. Terakhir kali Apple hanya menghadirkan tiga model iPhone flagship dalam satu periode yakni pada 2019 meliputi iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max. Setelah itu, Apple konsisten merilis empat model iPhone setiap musim gugur sehingga membentuk pola yang stabil, meski semakin kompleks dari tahun ke tahun.
Meski terdengar menarik, informasi tersebut masih bersumber dari bocoran tidak resmi. Apple dikenal sangat tertutup soal rencana internalnya, sehingga rumor awal semacam ini kerap kali tidak sepenuhnya akurat. Bahkan apabila uji produksi memang telah dimulai, belum tentu hal itu menandakan perubahan strategi besar dalam waktu dekat. Apalagi, banyak rumor awal yang berubah menjelang peluncuran resmi.
Untuk saat ini, kabar iPhone 18 mulai diuji produksi dan perubahan jadwal rilisnya lebih tepat dipandang sebagai indikasi awal. Apakah Apple benar-benar sedang merombak strategi manufaktur dan distribusinya, atau sekadar melakukan penyesuaian teknis, masih perlu dibuktikan lebih lanjut. Hingga ada pernyataan resmi, publik sebaiknya tetap bersikap skeptis terhadap setiap bocoran yang beredar. Perkembangan berikutnya akan menjadi penentu apakah rumor ini benar-benar menandai perubahan besar dalam siklus tahunan iPhone. Mari kita tunggu saja.