Keputusan Apple untuk menghentikan lini Mac Pro menandai akhir dari sebuah era panjang di dunia workstation profesional. Selama lebih dari dua dekade, Mac Pro dikenal sebagai perangkat paling fleksibel dengan kemampuan ekspansi tinggi. Namun, di tengah perubahan teknologi sekarang yang semakin cepat, posisi Mac Pro mulai terlihat kehilangan relevansinya.
Buat kamu yang mengikuti perkembangan ekosistem Apple, langkah ini sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak transisi ke Apple Silicon. Alih-alih mempertahankan produk lama dengan pendekatan modular klasik, Apple kini makin fokus membangun lini produk yang lebih efisien, terintegrasi, dan powerful dalam bentuk ringkas. Lantas, apakah strategi Apple saat ini bisa mempertajam posisi perangkat terbarunya?
