Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Komponen HP yang Rawan Rusak, Harus Dijaga Sepenuh Hati
ilustrasi HP (unsplash.com/Vlad R)
  • Artikel menjelaskan lima komponen HP yang paling rawan rusak, yaitu layar, baterai, port USB, tombol fisik, dan kamera yang memerlukan perhatian serta perawatan ekstra.
  • Layar mudah rusak akibat panas atau benturan, baterai rentan karena usia dan pola penggunaan ekstrem, sementara port USB sering bermasalah akibat debu atau air.
  • Tombol bisa macet karena kotoran dan tekanan berlebih, sedangkan kerusakan kamera menyebabkan hasil foto blur hingga video bergoyang sehingga perlu penanganan software atau penggantian hardware.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

HP atau smartphone merupakan barang elektronik yang terdiri atas kabel, baterai, dan mengalirkan listrik. Seperti barang elektronik lain, HP juga bisa rusak dan mengalami masalah. Menariknya, ada beberapa komponen yang rawan rusak sehingga perhatian dan penjagaannya harus lebih ketat dari komponen lain.

Salah satunya adalah panel layar yang rawan rusak karena cahaya matahari atau benturan. Port USB juga bisa rusak jika pola pengecasan kamu tidak teratur. Di dalam bodi HP juga ada baterai HP yang rawan panas dan mengembung jika terjadi overheat atau overused. Mau tahu cara merawat semua komponen tersebut agar HP makin awet? Pembahasannya ada di bawah ini!

1. Panel layar bisa rusak karena panas berlebih

ilustrasi HP (unsplash.com/Amanz)

Panel layar merupakan salah satu komponen yang paling sering bersentuhan dan berinteraksi dengan pengguna. Tiap hari layar akan disentuh, kecerahannya dinaikkan, dan menyala non stop demi menampilkan konten atau informasi. Jadi, tidak mengherankan jika komponen tersebut rawan rusak. Beberapa hal yang bisa merusaknya adalah panas berlebih, benturan, tusukan, hingga sentuhan keras.

Dilansir Bobby Buckner Computer Repair, beberapa masalah atau kerusakan layar smartphone yang sering terjadi adalah ghost touch, munculnya garis hijau, screen ficker, burn in, death pixel, layar tak bisa disentuh, hingga goresan di layar. Semua masalah tersebut punya penanganan yang berbeda. Untuk memperbaikinya kamu bisa membawa HP ke tempat servis agar ditangani oleh tenaga ahli.

2. Baterai yang sudah tua memicu kerusakan

ilustrasi HP (unsplash.com/Jonathan Kemper)

Baterai menjadi penyuplai daya utama bagi smartphone. Sayangnya komponen tersebut menjadi langganan kerusakan, khususnya pada HP lama. Kerusakan baterai bisa dipicu oleh banyak faktor, seperti usia tua, pola penggunaan yang terlalu ekstrem, overheat, hingga siklus pengecasan yang tidak optimal. Jika rusaknya parah kamu harus menggantinya.

Menurut laman Make Use Of, beberapa masalah baterai yang umum terjadi adalah waktu pengecasan tidak normal (terlalu cepat atau lambat), penurunan persentase dengan cepat saat HP tidak digunakan, hingga baterai mengembung. Berbagai masalah tersebut bisa dicegah dengan mengatur pola penggunaan. Kesehatan baterai juga bisa dipantau lewat Pengaturan/Settings di smartphone.

3. Port USB harus selalu bersih agar tidak rusak

ilustrasi HP (unsplash.com/Samuel Angor)

Kesehatan dan kondisi port USB sering diabaikan karena ukurannya yang kecil. Padahal, kerusakan port USB bisa memicu banyak masalah, seperti pengecasan eror hingga tak mampu menghubungkan HP ke perangkat lain lewat kabel. Menurut Pull Up Phone Repair, masalah utama yang memicu kerusakan port USB adalah bug software, debu/kotoran yang masuk ke port USB, atau adanya air yang masuk. Jika masalahnya ringan kamu bisa memperbaikinya dengan membersihkan port. Namun, jika sudah parah maka komponen di port USB harus diganti dengan yang baru.

4. Tombol bisa rusak karena debu atau air yang merembes

ilustrasi HP (unsplash.com/Gavin Phillips)

Semua HP pasti memiliki tombol, khususnya tombol power dan volume. Tombol memang jarang digunakan, tetapi kerusakaannya bisa menjadi momok bagi pengguna. Kerusakan tombol volume akan menyulitkan kamu untuk mengatur output suara di HP. Sementara itu, kerusakan tombol power membuatmu kesulitan mematikan HP, khususnya di keadaan darurat. Secara umum kerusakan tombol dilatarbelakangi oleh debu, air merembes, hingga kebiasaan menekan tombol terlalu keras. Penggantian tombol, pembersihan, atau pengecekan konektor wajib dilakukan untuk mengatasi semua masalah tersebut.

5. Kamera yang rusak membuat foto blur dan bergoyang

ilustrasi HP (unsplash.com/Julien Doclot)

Menjadi komponen kompleks dengan banyak sistem dan hadrware, kamera juga jadi langganan kerusakan. Akibat dari kerusakan kamera juga besar, seperti foto jadi blur, video tidak stabil, foto bergoyang, sampai tidak keluar suara saat merekam video. Masalah pada kamera bisa sangat rumit karena mencakup berbagai aspek, mulai dari kamera itu sendiri, software, hingga komponen lain seperti speaker.

Laman Slashgear menjelaskan kalau ada beberapa cara untuk mengatasi masalah kamera. Jika masalahnya berhubungan dengan software, kamu cukup melakukan force close, restart HP, atau lakukan update software. Sebaliknya, masalah hardware harus diatasi dengan penggantian komponen dan pembongkaran HP. Biayanya juga tak sedikit, bisa mencapai jutaan rupiah.

Perhatian kamu harus lebih ditekankan pada komponen HP yang rawan rusak. Semua komponen tersebut harus diberikan perawatan ekstra, perhatian lebih, hingga penjagaan ketat. Jangan sampai tergores, terkena air, atau kemasukan debu. Pasalnya, kerusakan semua komponen tersebut bisa berakibat fatal dan perbaikannya berpotensi menguras dompet.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team