Dunia konsol game dikuasai oleh beberapa konsol fenomenal seperti Nintendo Switch, PlayStation 2 dan Xbox 360 yang mendominasi pasar pada masanya. Tapi di balik kesuksesan konsol-konsol itu, tersembunyi beberapa konsol gagal yang dibatalkan sebelum rilis, entah karena spesifikasi terlalu mahal, timing buruk atau kalah saing. Banyak di antaranya bukan hanya sekadar konsep, melainkan prototipe nyata, lengkap dengan gamepad uniknya sendiri, chipset internal yang canggih dan rencana besar untuk game-game yang bakal dihadirkan. Berikut daftarnya.
7 Konsol Game Batal Rilis yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Intinya sih...
Infinium Labs Phantom, konsol game masa depan dengan streaming game PC tanpa disc atau cartridge.
Atari Game Brain, konsol murah berisi 10 game bawaan yang dibatalkan untuk fokus ke Atari 2600.
Sega Pluto, upgrade Saturn dengan modem NetLink yang tidak pernah diumumkan secara resmi.
1. Infinium Labs Phantom
Pada 2003, Infinium Labs sempat mengumumkan Phantom sebagai konsol masa depan. Konsol ini berbentuk box kecil yang bisa mengunduh dan streaming game PC sehingga pemain tidak perlu lagi menggunakan disc atau cartridge. Konsepnya terdengar modern di mana katalog game-nya sangat masif, ada opsi bayar per game atau langganan dan gamepad wireless. Sayangnya meski sempat ramai diberitakan, Phantom tidak pernah benar-benar jadi produk yang bisa dibeli publik. Jadwal rilis yang terlalu optimistis terus meleset karena masalah pendanaan, lalu situasinya makin rumit pasca pergantian pimpinan perusahaan dan persoalan hukum.
2. Atari Game Brain
Atari Game Brain merupakan konsol Atari di akhir 1970-an yang dibuat untuk menghabiskan stok hardware konsol yang tidak laku dengan cara mengemasnya ulang menjadi konsol murah berisi sekitar 10 game bawaan via kartrid ROM sederhana. Idenya bukan membuat sistem kartrid yang lengkap, melainkan memanfaatkan ulang kode game dan CPU yang sudah ada agar pemain yang hanya butuh hiburan sederhana bisa membeli konsol yang lebih terjangkau. Namun sayang, ketika Game Brain sudah siap, Atari membatalkannya diam-diam dan memilih memfokuskan sumber daya mereka ke Atari 2600.
3. Sega Pluto
Sega Pluto direncanakan sebagai versi upgrade dari Saturn yang kabarnya bakal menanamkan modem NetLink untuk memangkas biaya produksi agar Saturn lebih siap menyambut era internet. NetLink sendiri merupakan aksesori online resmi Saturn dan lewat Pluto, Sega ingin membuat fitur aksesori itu jadi fitur bawaan. Menariknya, konsol ini lebih banyak beredar di internal dan tidak pernah diumumkan secara resmi. Publik baru mengetahui keberadaannya pada 2013 setelah informasinya dibocorkan oleh mantan karyawan Sega. Sejauh ini hanya ada dua prototipe yang diketahui pernah ada dan keduanya sempat dilelang.
4. Sega Neptune
Sega Neptune sering dijadikan contoh bahwa timing bisa menentukan nasib sebuah produk. Sebaik apa pun idenya, tetap bisa gugur jika bertabrakan dengan rencana besar perusahaan. Konsep yang diusung Neptune sendiri cukup menarik yaitu menggabungkan Sega Genesis/Mega Drive dengan add-on 32X untuk menjadi satu konsol yang lebih murah dan praktis. Namun menjelang perilisan di sekitar 1995, Sega khawatir jika konsol ini malah membuat pemain bingung dan mengurangi penjualan Saturn. Akhirnya, Neptune berhenti di tahap prototipe dan tidak pernah dijual resmi di pasaran.
5. Atari Jaguar 2
Setelah Jaguar kurang laku, Atari sempat merancang penerus yang disebut Jaguar 2 (atau yang punya codename “Midsummer”). Konsol ini dikabarkan akan mengemas chipset baru dengan kemampuan visual dan audio yang lebih mumpuni, CPU lebih kencang dan fitur multimedia yang lebih lengkap. Namun karena penjualan Jaguar sudah terlanjur mengecewakan, Atari menilai konsol ini tidak sepadan untuk terus dibiayai, apalagi prototipenya butuh pendinginan ekstra dan konfigurasi daya yang tidak biasa. Akhirnya, pengembangan Jaguar 2 dihentikan pada 1995, tak lama sebelum Atari bekerja sama dengan JTS Corporation.
6. Widescreen Gizmondo
Gizmondo yang meluncur pada 2005 dikenal sebagai salah satu kegagalan konsol handheld terbesar sepanjang sejarah. Penjualannya seret, pemasarannya membingungkan dan perusahaan di baliknya yaitu Tiger Telematics, terseret masalah keuangan dan skandal. Sebelum itu, mereka sempat menyiapkan penerus Gizmondo bernama Widescreen Gizmondo yang dijanjikan bakal jadi perbaikan total dengan layar lebih besar, resolusi lebih tajam, CPU lebih cepat dan Wi‑Fi bawaan. Sayangnya, rencana itu keburu kandas karena utang menumpuk hingga akhirnya Tiger Telematics bangkrut dan seluruh proyek Gizmondo dibatalkan.
7. Panasonic M2
Panasonic M2 sering disebut sebagai salah satu konsol paling canggih yang gagal rilis di era tahun 1990-an. Konsol ini awalnya diposisikan sebagai penerus 3DO dan dirancang menggunakan chipset kustom yang pada masanya tergolong maju. Usut punya usut, chipset tersebut mampu menampilkan visual 3D yang mulus dengan tekstur rapi dan pencahayaan lebih baik dibanding banyak konsol yang sudah beredar saat itu. Sayangnya, pengembangannya tersendat karena biaya membengkak, sementara peta persaingan berubah cepat karena PlayStation dan Nintendo 64 semakin mendominasi pasar konsol.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa konsol game batal rilis yang jarang diketahui banyak orang. Dari 7 konsol di atas, konsol mana yang menurutmu berpotensi sukses jika benar-benar dirilis?