Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Merek HP dengan Desain Paling Khas, Mudah Dikenali
Google Pixel 6 (blog.google)
  • Desain jadi elemen penting dalam identitas merek HP, dengan tiap produsen punya ciri khas visual yang mudah dikenali konsumen.
  • iPhone dikenal lewat kamera boba, Samsung dengan susunan kamera vertikal minimalis, SONY tampil beda tanpa punch hole dan tetap pakai audio jack.
  • Blackberry mempertahankan keyboard fisik QWERTY meski beradaptasi layar sentuh, sementara Google Pixel menonjol lewat desain visor kamera yang ikonik sejak seri Pixel 6.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Chipset, layar, dan kamera bukan satu-satunya aspek penting di HP atau smartphone. Justru, desain juga tak kalah penting karena menjadi hal pertama yang akan dilihat calon konsumen saat hendak membeli HP. Desain juga bisa menjadi identitas, branding, dan ciri khas tersendiri yang menjadi pembeda antar model HP.

Beberapa merek HP juga memiliki desain khas yang sudah bertahan selama bertahun-tahun. Ada Samsung dengan kamera vertikal, iPhone dengan kamera boba, hingga SONY yang desainnya terkesan keluar jalur.

1. iPhone punya ciri khas kamera boba

ilustrasi iPhone (unsplash.com/Denis Cherkashin)

Di Indonesia iPhone terkenal dengan desain kamera boba, yaitu desain kamera belakang dengan lensa bulat yang besar. iPhone non-pro hanya memiliki dua kamera boba. Sementara itu, iPhone seri pro memiliki tiga kamera boba yang disusun membentuk pola segitiga. Desain kamera boba juga sangat terkenal, bahkan berbagai merek HP Android sampet mengikutinya.

Namun, iPhone tak selalu menggunakan desain kamera boba. Desain tersebut pertama kali digunakan pada iPhone 11 series yang dirilis pada 2019. Sebelumnya, desain iPhone nampak sama seperti HP lain, yaitu dengan satu kamera atau dua kamera kecil yang disusun memanjang ke samping atau ke bawah tergantung serinya.

2. Samsung punya kamera yang disusun vertikal

Samsung Galaxy S25 Ultra (unsplash.com/Amanz)

Laman Pocket Lint menjelaskan kalau Samsung Galaxy S21 series membawa pembaruan desain yang terus melekat hingga kini. Desain tersebut adalah kamera belakang yang disusun vertikal. Pada S21 dan S22 kamera belakang tersebut memiliki frame, tapi sejak S23 frame di kamera dihilangkan sehingga memberikan kesan yang lebih minimalis, sederhana, tapi tetap elegan.

Menariknya, pada Galaxy S26 series frame kamera belakang kembali muncul. Bedanya, frame terbaru punya desain lonjong dengan sudut membulat. Desain tersebut bisa kamu temukan pada semua HP Samsung, entah itu Galaxy A yang terjangkau hingga Galaxy S yang merupakan lini HP flagship. Desain layar penuh dengan punch hole juga merupakan estetika yang dipopulerkan oleh HP Samsung.

3. SONY hadir tanpa potongan kamera depan

HP SONY (sony.com.tw)

Salah satu keunggulan dari HP SONY adalah layarnya yang memiliki desain full screen. Jadi, HP SONY tak memiliki punch hole atau potongan kamera depan. SONY lebih memilih untuk mengadaptasi bezel atas bawah yang tebal sebagai tempat kamera depan, speaker, dan berbagai sensor. Namun, bezel sampingnya masih terlihat tipis.

Selain tanpa punch hole, HP SONY juga khas dengan bentuknya yang memanjang, mengotak, dan terkesan tegas berkat frame datar. HP SONY juga masih menghadirkan satu fitur yang hampir punah, yaitu audio jack 3,5 milimeter. Kamera belakang HP SONY serupa dengan Samsung, yaitu disusun vertikal dengan frame panjang bersudut membulat.

4. BlackBerry terus mempertehankan tombol fisik

Blackberry (commons.wikimedia.org/Wojciech30)

BlackBerry sempat menjadi penguasa industri HP pada era 2000-an. Kala itu HP dengan tombol fisik menjadi sesuatu yang umum dan HP dengan layar sentuh masih belum menjamur. BlackBerry sendiri menjadi salah satu pelopor HP dengan tombol fisik, tepatnya keywboard QWERTY yang susunannya mirip dengan keyboard komputer. Desain tersebut terus dipertahankan BlackBerry hingga memasuki era 2020-an.

Namun, laman HUFFPOST menjelaskan kalau pada 2010 BlackBerry mulai mengadopsi navigasi layar sentuh pada BlackBerry Touch. Setelah itu, model lain seperti BlackBerry Z10 dan BlackBerry Z30 juga ikut menggunakan layar sentuh. Pada 2014 produsen tersebut juga merilis BlackBerry Passport yang menggabungkan layar sentuh dan keyboard QWERTY yang menjadi ciri khas mereka.

5. Google Pixel andalkan desain visor

Google Pixel 6 (blog.google)

Desain Google Pixel sempat berubah beberapa kali sejak debutnya pada 2016. Dilansir PhoneArena, model awal seperti Google Pixel, Google Pixel 2, dan Google Pixel 3 punya bezel tebal, fingerprint di bagian belakang, serta aksen dua warna yang nampak klasik. Di Google Pixel 4 dan Google Pixel 5 desainnya berubah dengan frame kamera kotak dan back door satu warna.

Saat perilisan Google Pixel 6 series pada 2021 desainnya berubah drastis dengan mengadopsi layar punch hole dan kamera belakang berbentuk visor yang memanjang dari kanan ke kiri. Desain visor tersebut terus dipertahankan hingga kini. Namun, di berbagai seri modelnya sedikit diubah seperti visor yang membesar dan visor yang ujungnya dibuat membulat pada Google Pixel 9.

Desain khas memberikan sinyal visual yang kuat bagi tiap merek HP. Semua desain khas tersebut juga sudah melekat di benak konsumen sehingga mereka bisa mengenali semua HP tersebut dengan mudah. Desain juga menjadi bagian branding yang membuat posisi merek HP makin kuat. Karena itu, desain khas adalah bagian krusial bagi posititioning dan penjualan HP.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team