Harga laptop baru yang terus meroket sering kali membuat kita harus memutar otak demi mendapatkan perangkat penunjang produktivitas. Membeli laptop bekas alias secondhand akhirnya menjadi solusi paling logis bagi pelajar maupun pekerja dengan anggaran terbatas. Namun, perlu diingat bahwa membeli barang bekas bukan sekadar mencari harga termurah, melainkan tentang menemukan perangkat yang masih punya napas panjang untuk digunakan hingga beberapa tahun ke depan.
Kuncinya terletak pada pemilihan lini produk yang memang didesain untuk durabilitas tinggi, seperti seri bisnis atau workstation. Berbeda dengan laptop kelas konsumen biasa, beberapa merek tertentu memiliki standar material bagus yang membuatnya tetap tangguh meski sudah berpindah tangan. Agar kamu gak salah pilih dan malah berakhir dengan biaya servis yang membengkak, berikut adalah lima rekomendasi merek laptop bekas yang terkenal paling awet dan tahan banting.
