Pasar gadget di Indonesia selalu terlihat ramai, terutama ketika berbicara soal smartphone atau HP. Setiap bulan, ada saja model baru dengan desain, fitur, dan segmentasi harga yang beragam. Semuanya tersedia dan mudah ditemukan di pasar. Kondisi ini secara tidak langsung membuat smartphone terasa jauh lebih hidup dibandingkan laptop.
Sebaliknya, saat kamu melihat pasar laptop Indonesia, pilihannya cenderung itu-itu saja. Model yang beredar sering kali hanya berputar di seri yang sama dengan penyegaran spesifikasi kecil. Inilah yang membuat banyak konsumen merasa laptop di Indonesia kurang variatif dibandingkan smartphone. Padahal, dari sisi fungsi, laptop masih memegang peran penting dalam dunia produktivitas. Lantas, apa yang menjadi penyebab pasar laptop di Indonesia kurang variatif dibanding HP?
