Snapdragon 685 dan MediaTek Helio G99 sama-sama dibuat dengan proses fabrikasi 6 nanometer (6nm). Helio G99 diproduksi oleh TSMC menggunakan teknologi FinFET 6nm, sedangkan Snapdragon 685 memakai proses 6nm milik Qualcomm. Fabrikasi ini membuat keduanya lebih efisien dalam konsumsi daya dan mampu menekan panas dibanding chipset generasi sebelumnya.
Meski sama-sama berkonfigurasi octa-core, desain CPU keduanya berbeda. Helio G99 mengusung arsitektur big.LITTLE dengan 2 core Cortex-A76 hingga 2,2 GHz dan 6 core Cortex-A55 hingga 2,0 GHz yang lebih efisien. Sementara itu, Snapdragon 685 menggunakan arsitektur Kryo 265 dengan 4 core Kryo Gold berbasis Cortex-A73 hingga 2,8 GHz dan 4 core Kryo Silver berbasis Cortex-A53 hingga 1,9 GHz. Jadi, bisa dibilang Snapdragon unggul dari sisi clockspeed dan jumlah core besar, sedangkan Helio G99 menawarkan arsitektur CPU lebih baru.