Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
POCO Pad M1 (kiri) vs Redmi Pad 2 Pro (kanan)
POCO Pad M1 (kiri) vs Redmi Pad 2 Pro (kanan) (mi.co.id)

Intinya sih...

  • POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro sama-sama ditenagai Snapdragon 7s Gen 4, chipset 4 nm yang dirancang untuk menghadirkan performa stabil di kelas menengah.

  • Keduanya sama-sama membawa baterai berkapasitas 12.000 mAh, nyaman digunakan sepanjang hari tanpa perlu sering mencari colokan.

  • POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro sama-sama menawarkan pengalaman visual yang memanjakan lewat layar IPS LCD 12,1 inci beresolusi 2.5K.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

POCO Pad M1 menjadi salah satu tablet yang resmi dirilis secara global pada 26 November 2025 dalam acara yang dihelat di The Meru, Sanur, Denpasar, Bali. Tablet ini diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran POCO F8 series. POCO Pad M1 menawarkan layar luas berukuran 12,1 inci dan baterai jumbo 12.000 mAh sebagai nilai jual utamanya.

Pada bulan yang sama, Xiaomi juga menghadirkan REDMI Pad 2 Pro sebagai salah satu produk andalannya. Tablet ini menjadi perangkat pertama yang dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 4. Menariknya, POCO Pad M1 turut mengadopsi chipset yang sama.

Meski keduanya tampak memiliki banyak kemiripan di hampir semua aspek spesifikasi, perbandingan antara dua tablet ini tetap menarik untuk dibahas. Ulasan ini dapat membantu kamu mencermati detail yang mungkin luput dari perhatian sebelum memutuskan untuk membeli. Berikut perbedaan POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro yang bisa kamu simak lewat artikel berikut!

1. POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro sama-sama membawa kombinasi performa yang sama

POCO Pad M1 dan Redmi Pad 2 Pro sama-sama dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 4 (mi.co.id)

POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro sama-sama ditenagai Snapdragon 7s Gen 4, chipset 4 nm yang dirancang untuk menghadirkan performa stabil di kelas menengah. Konfigurasi octa-core dengan prime core Cortex-A720 2,7 GHz membuat keduanya cukup lincah untuk kebutuhan multitasking sehari-hari. Mulai dari browsing, menyusun dokumen, hingga membuka banyak aplikasi secara bersamaan tanpa hambatan.

POCO menyebut bahwa hasil pengujian benchmark AnTuTu v11 pada POCO Pad M1 mencapai 1,06 juta poin. Namun, pihak POCO sendiri tidak menampilkan skor hasil uji untuk benchmark AnTuTu v10. Jika melihat perangkat kembarannya, REDMI Pad 2 Pro, skor AnTuTu v10 yang diperoleh berada di kisaran 880 ribu poin berdasarkan database Kimovil.

Di sisi grafis, GPU Adreno 810 menawarkan peningkatan yang cukup terasa ketika bermain game. Gim populer, seperti Call of Duty Mobile, PUBG Mobile, dan berbagai judul lainnya dapat dijalankan pada pengaturan grafis tinggi dengan frame rate stabil. Beberapa gim bahkan mampu menyentuh 90 FPS hingga 120 FPS apabila mendukung high refresh rate, sehingga pengalaman bermain di layar 12,1 inci terasa lebih halus. Untuk kebutuhan multitasking, RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan 256 GB UFS 2.2 memberikan ruang yang lapang dan respons cepat, terutama bagi pengguna yang mengandalkan tablet ini sebagai perangkat kerja harian.

2. Keduanya sama-sama membawa baterai berkapasitas 12.000 mAh

POCO Pad M1 dan Redmi Pad 2 Pro sama-sama sama-sama membawa baterai berkapasitas 12.000 mAh (mi.co.id)

POCO Pad M1 membawa kapasitas baterai terbesar di kelasnya, yakni 12.000 mAh. POCO turut menyematkan fitur reverse charging 27W yang memungkinkan tablet berperan sebagai power bank darurat untuk mengisi daya smartphone atau aksesori lain. Di sisi lain, REDMI Pad 2 Pro juga menawarkan daya tahan serupa yang merupakan peningkatan dari pendahulunya. Sebagai informasi, REDMI Pad Pro hanya dibekali baterai 10.000 mAh. Kapasitas besar ini membuat kedua tablet nyaman digunakan sepanjang hari tanpa perlu sering mencari colokan.

Dalam pengujian internal, POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro diklaim mampu bertahan hingga 14,24 jam untuk menonton video nonstop dan mencapai 105,36 jam saat memutar musik. Untuk aktivitas ringan seperti membaca artikel atau e-book, daya tahannya berada di kisaran 16,04 jam. Bahkan dalam mode siaga, tablet disebut mampu bertahan hingga 83,05 hari. Durasi sepanjang ini membuat POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belajar, bekerja, hingga maraton drama Korea di akhir pekan.

3. Keduanya hadir menawarkan bentang layar luas yakni IPS LCD 12,1 inci

POCO Pad M1 dan Redmi Pad 2 Pro sama-sama menawarkan pengalaman visual yang memanjakan lewat layar 12,1 inci beresolusi 2.5K (mi.co.id)

POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro sama-sama menawarkan pengalaman visual yang memanjakan lewat layar 12,1 inci beresolusi 2.5K. Dimensi layarnya yang luas membuat berbagai aktivitas seperti bekerja, membaca dokumen, hingga menikmati konten hiburan terasa lebih leluasa. Rasio 16:10 turut mendukung produktivitas karena memberi ruang tampilan ideal saat menjalankan dua aplikasi sekaligus. Dukungan lebih dari 1,07 miliar warna serta teknologi Dolby Vision menghadirkan gambar tajam, cerah, dan memiliki rentang warna yang hidup.

Pada kondisi terang, tingkat kecerahan hingga 600 nits (HBM) menjaga layar tetap mudah dibaca. POCO juga membekali fitur wet touch agar layar tetap responsif meski terkena air, ditambah sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata pengguna. Refresh rate 120 Hz membuat animasi, scrolling, dan perpindahan aplikasi terasa sangat mulus. Perpaduan resolusi tinggi, ukuran besar, dan optimalisasi warna menjadikan layar POCO Pad M1 tampil menonjol untuk kebutuhan harian maupun hiburan.

4. Spesifikasi kamera bukan menjadi fokus utama POCO Pad M1

Redmi Pad 2 Pro (mi.co.id)

Urusan kamera memang bukan fokus utama kedua tablet. Baik POCO Pad M1 maupun REDMI Pad 2 Pro hanya dibekali kamera belakang 8 MP dan kamera depan 8 MP. Untuk kebutuhan ringan seperti memotret dokumen, memindai QR code, atau sekadar melakukan panggilan video, kualitasnya masih cukup dapat diandalkan. Namun, ketika dipakai untuk fotografi yang lebih serius, kemampuan sensornya terasa kurang memadai. Ukuran sensor yang kecil membuat hasil foto di kondisi cahaya redup tampak kurang tajam dan dipenuhi noise.

Hal yang sama berlaku untuk kamera depan. Penempatan kamera di sisi horizontal memang ideal untuk keperluan meeting online, tetapi absennya fitur seperti autofocus atau face tracking membuat pengalaman rapat di Zoom atau Google Meet terasa standar saja. Kemampuan perekaman video 1080p@30fps di kedua kamera tetap memberi fleksibilitas bagi pengguna yang hanya membutuhkan fungsi video dasar tanpa ekspektasi kualitas profesional.

5. Performa audio yang mumpuni berkat konfigurasi empat speaker

POCO Pad M1 dibekali empat speaker yang ditempatkan simetris (mi.co.id)

POCO Pad M1 tidak hanya mengandalkan layar besar sebagai nilai jual, tetapi juga memberikan perhatian serius pada kualitas audio untuk kebutuhan hiburan. Tablet ini dilengkapi empat speaker yang ditempatkan secara simetris, sehingga menghasilkan suara stereo yang lebih luas, stabil, dan seimbang. Konfigurasi empat speaker tersebut membuat audio terdengar lebih bertenaga saat digunakan menonton film, streaming konten favorit, hingga memutar musik. Suaranya terasa lebih penuh dan menyeluruh dibandingkan tablet dengan setup speaker standar.

Kualitas audio POCO Pad M1 juga semakin mantap berkat dukungan Dolby Atmos. POCO Pad M1 menawarkan pengalaman audio yang berada di atas standar di kelasnya. Ketika dipakai untuk menonton film atau mendengarkan musik, efek surround yang dihasilkan terasa seimbang, dinamis, dan kaya detail. Sensasi mendengarkan pun semakin menyerupai pengalaman layaknya di bioskop.

Sistem operasi HyperOS juga menyediakan pengaturan audio bawaan yang membantu memaksimalkan karakter suara tablet ini. Pengguna dapat memilih mode audio yang sesuai (mode film atau musik) untuk mendapatkan performa speaker terbaik tanpa perlu perangkat tambahan. Sementara itu, REDMI Pad 2 Pro membawa fitur peningkatan volume hingga 300 persen untuk menghasilkan suara yang jauh lebih keras. Namun, kualitas detail audio cenderung menurun ketika berada di atas 100 persen, sehingga fitur ini lebih cocok digunakan pada kondisi tertentu atau situasi darurat saja.

6. Keduanya benar-benar serasi dan identik dari segi desain

Redmi Pad 2 Pro (mi.co.id)

Dari sisi desain, POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro tampil sangat mirip. Keduanya membawa bodi metal unibody yang terasa solid saat digenggam sekaligus membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil ketika digunakan dalam waktu lama. Kesannya premium dan kokoh sehingga jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Secara dimensi, tampilannya cukup mengesankan. Meski membawa baterai besar 12.000 mAh, ketebalannya tetap berada di angka 7,5 mm. Bobot 610 gramnya didistribusikan dengan baik sehingga nyaman dipakai dalam posisi landscape tanpa terasa berat ke satu sisi.

Di bagian belakang, desain modul kamera berbentuk pil memberi tampilan yang lebih bersih dan modern. Pendekatan ini terlihat lebih rapi dibanding model lama yang menggunakan modul kamera lingkaran besar. Pilihan warnanya pun menarik. REDMI Pad 2 Pro hadir dalam tiga opsi yakni Silver, Graphite Gray, dan Lavender Purple yang seluruhnya memiliki tampilan polos tanpa pola khusus. Sementara POCO Pad M1 menawarkan warna biru dan abu-abu

Perbedaan minor dari pendahulu REDMI Pad 2 Pro terletak pada desain kameranya. REDMI Pad Pro memakai modul kamera berbentuk lingkaran besar yang langsung ditempatkan di permukaan bodi. Sementara REDMI Pad 2 Pro menggunakan lingkaran lebih kecil yang ditempatkan di dalam modul berbentuk pil yang membuatnya tampak lebih minimalis.

7. POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro tidak memiliki sensor sidik jari

Redmi A5 hadir memakai sensor sidik jari fisik yang menyatu di tombol power pada sisi samping bodi (mi.co.id)

Kekurangan yang cukup menonjol dari POCO Pad M1 dan REDMI Pad 2 Pro adalah tidak adanya sensor sidik jari. Di saat banyak smartphone harga sejutaan sudah menyertakan fitur ini, ketiadaannya pada tablet ini membuat pengalaman penggunaan terasa kurang praktis. Sebagai alternatif, kamu hanya bisa mengandalkan Face Unlock untuk membuka layar. Namun, sistem pengenalan wajah yang dipakai masih menggunakan kamera 2D, sehingga tingkat keamanannya tidak sekuat pemindai sidik jari.

Dalam kondisi minim cahaya atau saat kamu memakai masker, fitur tersebut juga lebih mudah gagal mendeteksi wajah. Jika Face Unlock tidak berfungsi, mau tak mau kamu harus memasukkan PIN atau pola secara manual. Untuk aplikasi penting seperti mobile banking atau password manager, metode ini jelas kurang efisien. Selain membuat kamu perlu mengetik berulang kali, memasukkan PIN di tempat umum juga berisiko terlihat oleh orang lain.

8. POCO Pad M1 minus di pengisian daya yang masih terasa lambat

POCO Pad M1 hanya mendukung pengisian daya cepat 33W (mi.co.id)

POCO Pad M1 dibekali baterai jumbo 12.000 mAh yang sangat awet. Namun, sisi pengisian dayanya terasa kurang gesit. Tablet ini hanya mendukung fast charging 33W, yang secara teknis tergolong rendah untuk kapasitas baterai sebesar itu.

Dalam penggunaan harian, proses pengisian dari hampir habis hingga penuh dapat memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Durasi ini akan terasa panjang, terutama jika kamu sering memakai tablet untuk kerja atau hiburan dalam waktu lama. Karena itu, opsi paling praktis adalah mengisi daya pada malam hari agar perangkat siap digunakan keesokan harinya.

Memang, tablet ini mendukung reverse charging hingga 27W, tetapi fitur tersebut hanya berguna untuk mengisi perangkat lain. Jadi, tidak membantu mempercepat pengisian baterainya sendiri. Meskipun daya tahannya sangat baik, proses mengisinya butuh sedikit kesabaran.

Melihat perbandingan spesifikasi di atas, POCO Pad M1 dan Redmi Pad 2 Pro sebenarnya hampir identik di berbagai aspek. Namun, pilihan tetap bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pembeli. POCO Pad M1 dijual lebih terjangkau, yakni Rp3.999.000 untuk konfigurasi memori 8/256 GB.

POCO Indonesia juga menggelar periode pemesanan awal pada 26 November–15 Desember 2025, lengkap dengan potongan harga Rp200.000 sehingga harganya turun menjadi Rp3.999.000. Sementara itu, REDMI Pad 2 Pro dibanderol Rp4.499.000 untuk varian serupa. Keduanya sudah tersedia melalui situs resmi mi.com dan marketplace rekanan Xiaomi. Jadi, kamu tertarik dengan POCO Pad M1 yang harganya hampir menyentuh Rp4 jutaan, atau memilih sedikit menambah bujet untuk membeli REDMI Pad 2 Pro?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team