ilustrasi baterai iQOO Neo 10 (iqoo.com)
iQOO Neo 10 menggunakan baterai berteknologi BlueVolt Silikon Gen 3 yang berkapasitas 7000mAh. Pengecasannya FlashCharge 120W yang dapat mengisi baterai dari 1% hingga 100 persen hanya dalam waktu 36 menit. Ada fitur Bypass Charging, pengisian PPS, PD Dua Arah 100W, Antena Surround 360, speaker ganda, inframerah, NFC, sensor sidik jari di layar, penerjemah panggilan, AI Note Assist, Gemini, Circle to Search, dan mendukung peningkatan Android hingga 3x serta pembaruan keamanan hingga 4 tahun. Ada 4 pilihan memori, mulai dari 8/256GB yang dihargai Rp6 juta, 12/256GB yang dijual Rp6,5 juta, 12/512GB yang dijual Rp7 juta, dan 16/512GB yang dijual Rp7,5 juta.
Baterai Redmi Note 15 Pro+ 5G juga sudah menggunakan teknologi silikon karbon dengan kapasitas 6500mAh. Pengecasan dengan 100W HyperCharge dapat mengisi baterai hingga 100% dalam waktu 40 menit dan juga mendukung reverse charge 22,5W. Fiturnya ada NFC, sensor sidik jari dalam layar, Dolby Atmos, dual speakers, 400% volume, Xiaomi Offline Communication, Xiaomi HyperAI, inframerah, dan mendukung 6 tahun pembaruan keamanan. Untuk harganya, varian 8/256GB dijual Rp6 juta dan varian 12/512GB dijual Rp6,8 juta.
Secara harga smartphone, Redmi Note 15 Pro+ 5G lebih terjangkau daripada iQOO Neo 10. Namun, karena selisihnya tidak terlalu jauh dan iQOO Neo 10 punya keunggulan di sektor prosesor dan baterai serta lebih siap digunakan untuk bermain game, iQOO Neo 10 bisa menjadi pilihan yang lebih tepat untuk pemain game mobile. Redmi Note 15 Pro+ 5G lebih seimbang di semua sektor, cocok untuk yang mencari smartphone all rounder.