Sejatinya razr 60 memang sudah lama hadir untuk pengguna di pasar luar negeri. Namun untuk kawasan Indonesia, Motorola Indonesia baru saja membawa masuk smartphone ini pada 26 Februari 2026 lalu. Memang sedikit telat, namun tak apa lantara akhirnya Motorola membawa seri khasnya ini ke pasar Indonesia. Hal ini jadi tanda bahwa mereka memang serius memasuki kembali pasar smartphone tanah air.
Sebagai seri yang sangat ikonis, ada sesuatu yang berbeda ketika pertama kali membuka Motorola razr 60. Sensasinya tidak sekadar membuka smartphone lipat, tetapi seperti membuka perangkat yang memang dirancang untuk menjadi statement gaya sekaligus perangkat produktivitas modern.
Motorola sejak awal mencoba membangun identitas berbeda di lini razr. Jika banyak smartphone foldable fokus pada layar besar dan produktivitas, razr justru menekankan pengalaman yang lebih personal, ringkas, dan stylish. Dengan razr 60, pendekatan itu terasa semakin matang. Dalam beberapa waktu penggunaan, razr 60 menunjukkan bahwa smartphone lipat tidak harus terasa eksperimental. Ia justru terasa semakin dekat dengan pengalaman smartphone biasa, hanya saja dengan fleksibilitas tambahan yang membuatnya lebih menarik.
